Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

BKN Diminta Beri Perhatian Khusus

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menerima ratusan tenaga K2 asli Port Numbay dalam pertemuan yang berlangsung di Abepura, Kamis (28/5). Pertemuan tersebut dihadiri sebanyak 314 orang asli Port Numbay yang ingin mempertanyakan kejelasan status mereka dalam proses seleksi tenaga K2 yang saat ini masih berproses di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa proses yang telah berjalan cukup lama belum memberikan kepastian terhadap nasib mereka.  Mereka berharap Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Abisai Rollo yang juga tokoh adat/Ondoafi dapat memberikan perhatian serius agar seluruh anak-anak asli Port Numbay yang memenuhi syarat bisa diakomodir dalam proses pengangkatan kepegawaian tersebut.

Baca Juga :  Ada Hutan Mangrove yang Harus Dijaga

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Abisai Rollo menjelaskan bahwa persoalan tenaga K2 asli Port Numbay ini sebenarnya sudah mulai sejak masa Penjabat Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait dan Pj, Frans Pekey.

Saat itu, pemerintah mengarakan mereka untuk membentuk tim khusus untuk mengawal sekaligus melakukan verifikasi data tenaga K2 asli Port Numbay di Badan Kepegawaian Pemerintah Kota Jayapura.

BKN Diminta Beri Perhatian Khusus

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menerima ratusan tenaga K2 asli Port Numbay dalam pertemuan yang berlangsung di Abepura, Kamis (28/5). Pertemuan tersebut dihadiri sebanyak 314 orang asli Port Numbay yang ingin mempertanyakan kejelasan status mereka dalam proses seleksi tenaga K2 yang saat ini masih berproses di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa proses yang telah berjalan cukup lama belum memberikan kepastian terhadap nasib mereka.  Mereka berharap Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Abisai Rollo yang juga tokoh adat/Ondoafi dapat memberikan perhatian serius agar seluruh anak-anak asli Port Numbay yang memenuhi syarat bisa diakomodir dalam proses pengangkatan kepegawaian tersebut.

Baca Juga :  Efisiensi Anggaran, Pemprov Prioritaskan Program Strategis 

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Abisai Rollo menjelaskan bahwa persoalan tenaga K2 asli Port Numbay ini sebenarnya sudah mulai sejak masa Penjabat Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait dan Pj, Frans Pekey.

Saat itu, pemerintah mengarakan mereka untuk membentuk tim khusus untuk mengawal sekaligus melakukan verifikasi data tenaga K2 asli Port Numbay di Badan Kepegawaian Pemerintah Kota Jayapura.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya