JAYAPURA–Menyikapi rencana aksi demonstrasi yang akan digelar oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Senin (3/8) hari ini, Polda Papua mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai ajakan demonstrasi maupun informasi yang beredar di media sosial termasuk WhatsApp.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengajak masyarakat untuk selalu bersikap bijak dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi, khususnya yang berkaitan dengan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Masyarakat kami imbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Pastikan setiap informasi diperoleh dari sumber resmi dan media massa yang kredibel agar tidak mudah terpengaruh oleh isu maupun provokasi yang dapat mengganggu situasi kamtibmas,” ujar Kombes Pol. Cahyo, Minggu (2/8)
Cahyo menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara yang dijamin undang-undang. Namun, pelaksanaannya harus tetap mematuhi ketentuan hukum yang berlaku serta menjaga keamanan, ketertiban, dan menghormati hak-hak masyarakat lainnya.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Papua agar tetap aman, damai, dan kondusif. Jangan mudah terpancing oleh ajakan-ajakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun memecah persatuan,” lanjutnya.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, termasuk narasi provokatif, foto, maupun video yang dapat memperkeruh situasi. Apabila menemukan informasi yang meragukan, masyarakat diharapkan segera melakukan verifikasi melalui kanal resmi Polda Papua atau media massa yang terpercaya.
JAYAPURA–Menyikapi rencana aksi demonstrasi yang akan digelar oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Senin (3/8) hari ini, Polda Papua mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai ajakan demonstrasi maupun informasi yang beredar di media sosial termasuk WhatsApp.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengajak masyarakat untuk selalu bersikap bijak dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi, khususnya yang berkaitan dengan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Masyarakat kami imbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Pastikan setiap informasi diperoleh dari sumber resmi dan media massa yang kredibel agar tidak mudah terpengaruh oleh isu maupun provokasi yang dapat mengganggu situasi kamtibmas,” ujar Kombes Pol. Cahyo, Minggu (2/8)
Cahyo menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara yang dijamin undang-undang. Namun, pelaksanaannya harus tetap mematuhi ketentuan hukum yang berlaku serta menjaga keamanan, ketertiban, dan menghormati hak-hak masyarakat lainnya.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Papua agar tetap aman, damai, dan kondusif. Jangan mudah terpancing oleh ajakan-ajakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun memecah persatuan,” lanjutnya.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, termasuk narasi provokatif, foto, maupun video yang dapat memperkeruh situasi. Apabila menemukan informasi yang meragukan, masyarakat diharapkan segera melakukan verifikasi melalui kanal resmi Polda Papua atau media massa yang terpercaya.