Sebanyak 19 petani kakao di Kampung Wailebet, Kepulauan Batanta, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, mengikuti pelatihan budidaya kakao dan manajemen koperasi yang digelar Yayasan EcoNusa untuk meningkatkan produktivitas kebun serta mem
Sementara suplay air yang diharapkan dari Sungai Maro belum dapat dilakukan secara optimal dikarena saluran drainase atau pengairan yang ada belum sepenuhnya dinormalisasi. Akibatnya, ratusan hektar tanaman padi petani di SP 4 dan SP 8 Tan
Menanggapi aspirasi para petani, Menteri Pertanian langsung menghubungi pihak Pertamina untuk mencari solusi atas keterbatasan pasokan solar subsidi bagi sektor pertanian.
Program penanaman kakao dan kopi ini merupakan implementasi visi-misi strategis Bupati Tolikara. Program lintas sektor tersebut dirancang untuk memperkuat ekonomi masyarakat, mendukung ketahanan iklim melalui sistem agroforestri, serta men
Aksi demo damai besar-besaran ini, lanjut Aloysius Dumatubun terkait dengan proses hukum terhadap pengurus Gapoktan Unit Usaha Pelayanan Jasa Alsintan, SP 8 Kampung Amunkay, Distri Tanah Miring Merauke terkait dengan BBM subsidi baik Bio So
‘’Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Gapoktan tersebut lebih bisa dipertanggung jawabkan ketimbang Pertamini. Pertamini ini secara kasat mata menjamur di Kota Merauke dan tempat-tempat lain. Padahal tidak ada aturan dari UU Migas maupun dar
Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Papua dan Papua Barat telah menyerap beras dari petani di Merauke, Papua Selatan, hingga April 2026 mencapai 1.678 ton atau sekitar 6 persen dari target tahunan sebesar 27.000 ton. Kepala Perum B
Menurutnya, perhatian yang diberikan kepada petani karet tersebut tidak bisa lagi hanya melalui pelatihan yang berlangsung 2-4 hari. Tapi yang harus dilakukan adalah pendampingan secara langsung kepada petani karet bagai
Menurut Jimmy, oleh sebab itu pihaknya mengajak kerja sama yang kuat antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna mengembangkan potensi sagu di Papua. "Untuk itu pada 2026, kami mulai melakukan langkah konkret un
Aryoko Rumaropen menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jayapura, dinas teknis, serta para petani penerima manfaat program tersebut. Ia menegaskan bahwa program cetak sawah sejalan dengan kebijakan Presiden Republ
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menjelaskan bahwa lahan yang telah disiapkan dalam program tersebut seluas 100 hektare. Dari total luas sawah tersebut, sekitar 25 hektare telah ditanami padi, sementara sisanya akan dil
Ia menjelaskan, dari total 42 hektare lahan yang direncanakan untuk penanaman jagung, hingga kini 17 hektare telah berhasil ditanami. Luasan tersebut belum termasuk lahan tambahan yang saat ini masih dalam proses pengola
Kapolres Sarmi AKBP Ruben Palayukan mengatakan hingga kini pihak kepolisian telah mengamankan empat orang untuk kepentingan penyelidikan. Dari jumlah tersebut, dua orang masing-masing berinisial M (22) dan Z (23) telah m
Kepala Balai Wilayah Sungai Papua Merauke, Nonce Saman, ST., MT., menjelaskan bahwa pembangunan jaringan irigasi dilakukan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), yang terdiri dari 52 kelompok tani penerima program ta
Ketua Kelompok Tani Kaptar Doyo Lama, Efendi Tirake, mengatakan produksi minyak kayu putih di wilayah Doyo Baru baru mulai dilakukan pada tahun 2025. Selama ini, masyarakat mengolah kayu putih secara mandiri tanpa pendam
Menurutnya, setiap komoditas pertanian yang ditanami di wilayah ini tidak perlu memerlukan pupuk kimia, namun akan tumbuh secara alami dengan subur, oleh karena itu yang perlu dimanfaatkan bagi para petani saat ini sebab
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP usai melakukan panen raya padi di Kampung Moai mengakui sejak dulu beras Moai ini sangat terkenal di pasaran Wamena, namun sampai saat ini mulai berkurang, sehingga pemer
Kasat Binmas Polres Jayapura AKP Yonias Purwanto menyampaikan bahwa penanaman jagung telah dilakukan sejak Juni 2025 dan kini memasuki tahap panen. Lanjutnya, Polres Jayapura tidak hanya mendukung keamanan kegiatan perta
Mulai dari pengendalian kemiskinan, pengendalian inflasi, pengembangan UMKM dan membangkitkan kewirausahaan bagi masyarakat. “Aksi-aksi yang dilakukan upaya pembangunan sumber daya manusia dan juga produktivitas masyarak
Dikatakan, jika Bulog tidak lagi membeli beras tersebut maka tentunya petani akan kesulitan untuk memasarkan hasil panen mereka. Sebab, selama ini Bulog masioh menjadi andalan dalam menyerap hasil panen petani melalaui u
Karennu menjelaskan, bahwa pihaknya terus menyerap baik beras maupun gabah untuk menambah stok beras di Gudang Bulog Merauke. ‘’Stok kita yang ada di gudang-gudang bulog saat ini sebanyak 4.000 ton. Dan itu untuk ketahan
Bupati Yoseph Bladib Gebze mendatangi langsung Gudang Bulog yang ada di Transito Kelurtahan Maro Merauke untuk memastikan penyerapan kembali beras oleh Bulog tersebut. Ia didampingi Satuan Tugas (Satgas) Pangan yang khus
‘’Tapi setahu saya, bulog itu tetap menyerap baik beras maupun gabah dari petani. Kebetulan Kepala Bulog Merauke kemarin ada di Jayapura dan kalau tidak salah hari ini ke Asmat. Tapi nanti kami akan koordinasi dengan Bul
Kepala Pimpinan Cabang Bulog Merauke Karennu saat dihubungi media ini lewat telpon selulernya mengaku jika saat ini pihaknya tidak lagi melakukan penyerapan beras, kecuali gabah giling kering.
Bupati Mansnembra memuji keberhasilan para petani dalam mengembangkan komoditas semangka dengan menggunakan dana desa. Ia menilai bahwa semangat para petani ini sungguh luar biasa dan menjadi bagian dari upaya pemerintah
Luna juga mengatakan bahwa dengan peningkatan produksi pertanian yang dilakukan petani, maka bisa meningkatkan atau menaikkan nilai tukar petani. Sehingga bisa mencapai kesejahteraan petani.
Wabup Haris menekankan bahwa keikutsertaan kontingen ini bukan sekadar seremonial, tetapi harus membawa manfaat nyata, baik bagi peserta maupun bagi pembangunan sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Jayapura.
Menurutnya, kelompok tani (Poktan) yang mendapatkan bantuan ini antara lain, poktan Anugrah Jaya Distrik Asologaima, Poktan Jinonggame, Distrik Pyramid, Poktan Weiregem Distrik HUbikosi dan Poktan Pulau Disreik Pyramid.
Kepala Kampung Lapua, Okto Lambe, mengatakan program ini bukan sekadar kegiatan bercocok tanam, tetapi langkah nyata untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. “Dana Desa tahap pertama ini kami fokuskan untuk pengembangan pa
Bantuan yang disalurkan berupa 10 botol racun rumput, bahan bakar bensin, serta sejumlah kebutuhan pokok. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Kelompok Tani Dorba, Frederik Tabuar, dan akan digunakan untuk membu
Salah satu petani lokal Asal Jayawijaya Herlin Huby menyatakan, beberapa tahun teralhir ini pemerintah terus menggairahkan masyarakat untuk membuka lahan pertanian, namun selalu saja lahan itu dikerjakan apabila ada peng
Kepala Seksi Ekspor Impor Disnakerindag Jayawijaya Sammy Rumbino mengaku dari penelusuran kami di beberapa pasar kemarin ada beberapa pedagang di pasaran Wamena yang kini sudah mulai mengambil bawang merah dari petani lo
Kepala Seksi Ekspor Impor Disnakerindag Jayawijaya Sammy Rumbino mengakui jika pengawasan tingkatan harga dipasaran dilakukan tiap hari Senin dan Kamis mendapati adanya kenaikan harga cabai rawit dan tomat dipasaran wame
Bupati Jayawijaya Athenius Murib, SH, MH menyatakan biasanya di Jayawijaya dari bulan November sampai dengan awal Maret itu biasanya menjadi musim penghujan tiap tahun dan intensitasnya juga bervariasi, untuk tahun ini d
Penyerahan Alsintan ini bertujuan untuk percepatan olah tanah dalam mendukung kegiatan Optimalisasi Lahan ()opla) seluas 45.000 Ha di beberapa distrik diantaranya Semangga, Tanah Miring, Kurik, Malind, Jagebob, Muting, U
Karennu menjelaskan, meski telah menyerap 8.300 ton beras dari petani namun pihaknya melihat masih banyak gabah yang dijemur oleh petani maupun gabah yang masih dalam antrian untuk dijemur untuk digiling. Artinya, belu
‘’Saya mau jelaskan pertama bahwa yang bapak ibu kerjakan disini dengan menanam padi itu adalah salah satu contoh untuk memenuhi hak asasi manusia. Jadi tanpa sadar bapak ibu sekalian, tanpa sadar bapoak ibu menjalankan hak asasi manusia. Karena apa? Karena pangan adalah hak asasi manusia,’’ tandas Wamen HAM Mugiyanto.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Pertanian Kabupaten Merauke Josefa Rumaseuw menjelaskan bantuan alsintan yang diberikan pemerintah pusat bagi setiap Brigade Pertanian di 6 distrik di Merauke dalam rangka mendukung ketahanan pangan yang telah diprogramkan pemerintah, dimana Merauke akan menjadi salah satu lumbung pangan nasional kedepan. Josefa Rumaseuwe menyebut, panen yang dilakukan saat ini merupakan panen yang terbaik.
Hal itu terjadi saat BUMD Aneka Usaha Malind Kanamin mengirim beras petani ke Surabaya tepatnya ke Kabupaten Sragen, Jawa Timur dengan menggunakan tol laut tahun 2020. Saat itu, beras dipesan dan dibeli oleh seorang pengusaha setempat. Namun setelah berasnya sampai, pihak BUMD tidak dibayar.
Menurutnya, program ini sejalan dengan tugas TNI AL dalam hal pemberdayaan wilayah pertahanan laut berupa pembinaan potensi martim sebagai wujud kemanunggalan TNI AL bersama rakyat.
Salah satu petani penanaman daun betatas untuk pakan ternak babi, di Arso 6, Kabupaten Jayapura, Paulus Toding mengaku permintaan daun betatas untuk makanan campuran ternak babi mengalami penurunan.
Pj Sekda Provinsi Papua Pegunungan Wasuok Demianus Siep mengakui jika pihaknya tetap akan memberikan bantuan kepada Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) tiga distrik di Kabupaten Jayawijaya sesuai janji Penjabat Gubernur Papua Pegunungan Velix V Wanggai saat kunjungan kerja di wilayah itu.
Ia berharap program itu tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga berdampak positif terhadap pengurangan tingkat pengangguran dan kriminalitas di Kota Jayapura. "Kami berencana mengundang lebih banyak kelompok tani dan pemuda asli Kota Jayapura untuk terlibat. Harapannya, program ini dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat dan menciptakan kesejahteraan yang lebih baik," tuturnya.
Karennu mengungkapkan pada tahun 2024, pihaknya telah menyerap hasil panen petani di Merauke sebanyak 16.000 ton. Meski berhasil menyerap hasil panen petani sebanyak 16.000 ton, namun Perum Bulog Merauke masih mendatangkan beras dari luar Papua untuk memenuhi kebutuhan ASN dan TNI Polri serta bantuan beras pemerintah ke masyarakat kurang mampu. Jumlahnya, 11.000 ton yang didatangkan dari Surabaya dan Makassar. Saat ini, yang masih tersisa dari 27.000 ton tersebut sebanyak 8.000 ton.
PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd, MM menyebutkan bantuan meskipun banyak kelompok tani yang meminta alat pertanian kepada pemerintah namun Dinas Pertanian juga harus melakukan seleksi dan kajian yang lebih dalam lagi untuk menentukan siapa yang berhak untuk menerima bantuan -bantuan ini.
Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kota Jayapura, Jean Hendrik Rollo menjelaskan untuk lokasi lahan tanam padi sawah masih tetap dilakukan di wilayah Koya Timur dan Koya Barat. Sementara untuk lokasi pengembangan padi ladang akan difokuskan di daerah Skouw.
Kegiatan itu melibatkan tim TAPD Kota Jayapura, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah dan forkompimda di Kota Jayapura dan kegiatan itu juga dipimpin langsung PJ Walikota Jayapura, Christian Sohilait.
Ahmad Mustari mengungkapkan, sampai awal bulan November 2024, Perum Bulog telah menyerap hasil panen petani di Merauke sebanyak 13.000 ton. Jumlah ini akan terus bertambah sepanjang hasil panen dari Petani di Merauke masih ada. Apalagi, kata dia, gudang Bulog masih tersedia cukup untuk menampung hasil panen petani di Merauke. Dimana kapasitas gudang yang dimiliki Bulog saat ini 14.000 ton.
Beras petani Merauke tersebt lanjut Kannu diserap dari 20 mitra penggilingan Bulog Merauke. Iapun optimis, serapan beras dari petani di Merauke akan terus bertambah karena sampai saat ini sebagian petani di Merauke masih panen.
Petani di Keerom ini mengeluh soal jalan, dimana menurut mereka kendala utama bagi mereka selama ini, jalan yang tidak memadai sehingga kadang hasil panen mereka tidak dapat dijual kepada distributor di Kota Jayapura.
Jika masyarakatnya disebut miskin, apalagi sampai masuk kategori kemiskinan ekstrim itu tak beralasan karena masyarakat asli memiliki lahan luas yang bisa dikelola untuk memberikan keuntungan bagi keluarga.
PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd, MM menyatakan pemerintah daerah melalui Disnakerindag dan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya telah menemukan solusi yang tepat untuk membantu pertanian di Jayawijaya, dengan memberikan motor roda tiga kepada kelompok tani agar bisa mengangkut hasil kebunnya dari lokasi perkebunan sampai ke rumah atau pasar.
Meski harga cabai yang cukup ‘melangit’ tersebut namun berbeda dengan harga tomat dan sayur-sayuran justru saat ini cukup murah. Untuk tomat, rata-rata dijual dengan harga Rp 5.000 perkilo.
Hal ini berkaitan dengan pemerintah yang telah menambah alokasi dan jenis pupuk subsidi untuk petani. Melalui Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 249 Tahun 2024 tentang penetapan alokasi dan harga eceran tertinggi pupuk subsidi tahun anggaran 2024, petani yang berhak menebus pupuk subsidi bisa menebus pupuk organik.
Asisten II Setda Jayawijaya Lekius Yikwa menyatakan, pelatihan ini dapat menambah pendapatan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi produktif keluarga khususnya masyarakat di kampung – kampong yang ada di Kabupaten Jayawijaya, sehingga target pemerintah Kabupaten guna merubah dari petani tradisional berubah menjadi Petani Modern dapat dicapai.
PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd, MM menyebutkan pemerintah Kabupaten Jayawijaya sangat mendukung kelompok tani khususnya yang berherak mengembangkan komuditi pertanian Kacang kedelai, meskipun ini merupakan prodak pertanian dari luar Papua namun saat dicoba di Wamena cukup punya potensi kedepan.
“Saya mengucapkan terimakasih, karena itu para petani-petani yang sudah tanam merupakan pahlawan-pahlawan pertanian yang telah menjaga inflasi di kota Jayapura,"ujarnya.
Mama Yosephina mengaku, pohon sagu yang ia tebang kali ini usianya sudah sekitar 15 tahun sehingga secara ukuran dan hasilnya juga banyak. Untuk satu pohon sagu ia mengaku bisa olah menjadi sagu sekira 100 kg atau 10 sak beras ukuran 10 kg.
“Awalnya kami mendapat informasi bahwa akan ada transaksi jual beli senjata api di daerah Depapre, tim lalu bergerak mengikuti terduga pelaku MO. Informasinya senpi tersebut akan di jual kepada SK yang adalah anggota KKB dengan jabatan sebagai Kepala Staf Kodap I Tabi,” beber Bayu, Rabu (5/6).
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Faturachmat menjelaskan, pembelajaran GAP selama tiga hari dimaksud bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas produksi serta mendukung pengendalian inflasi. Perwakilan petani/PPL berasal dari Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Tengah.
Kepala Stasiun Klimatologi Papua, Sulaiman mengatakan SLI merupakan amanat dari pusat bertujuan membagikan pengetahuan dan pemanfaatan informasi BMKG khususnya bagi iklim untuk produktivitas pertanian.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Merauke Josefa Rumaseuw, ditemui media ini mengungkapkan, klaim pembayaran asuransi ini akan dilakukan bagi petani yang sudah terdaftar dan membayar asuransi tersebut sebelumnya. Besarnya asuransi setiap hektar sebesar Rp 360.000.
‘’Jadi kita di Merauke mendapat kuota asuransi kurang lebih 10.000 hektar bagi petani yang gagal panen. Tapi, asuransi ini akan ada hitungan tehnisnya. Jadi yang betul-betul gagal panen seperti apa ini yang sementara disosialisasikan kepada petani.
‘’Dengan dikeluarkannya flexibilitas harga oleh Badan Pangan Nasional, kami sudah mulai melakukan penyerapan. Karena dengan harga Rp 11.000 perkilo diterima di gudang Bulog, menurut para pengusaha penggilingan sudah cocok harganya dan sudah masuk,’’ kata Firman Mando.
Sebagai langkah nyata, Mentan mengatakan saat ini pemerintah tengah menggarap lahan seluas 20 ribu hektare dari total yang ditargetkan 500 ribu hektare. Perlahan tapi pasti, target tersebut dalam waktu dekat akan tercapai mengingat Indeks Pertanaman (IP) di Merauke rata-rata 2 kali dalam semusim dan bisa ditingkatkan menjadi 3 kali dalam semusim.
Menurutnya, penggunaan pupuk organik memiliki banyak manfaat bagi para petani. Salah satunya untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan menyumbang keseimbangan karbon dalam tanah.
Selain karena padi yang rebah tersebut belum masak atau menguning juga sebagian besar terendam air sehingga cepat membusuk jika tidak segera dipanen. Meski belum waktunya panen, sebagian petani di Merauke berusaha menyelamatkan padinya yang sudah rebah tersebut dengan memanen lebih awal secara manual.
Menurut Siriwa, penggunaan pupuk organik ini memiliki banyak manfaat. Salah satunya mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan menyumbang keseimbangan karbon dalam tanah.
Agustinus Yoga menjelaskan bahwa luas tanam di sentra-sentra pertanian pada musim tanam rendengan tahun ini sebanyak 25.000 hektar. Jika dikalikan dengan 30 persen yang rebah tersebut maka diperkirakan sekitar 7.000 hektar lahan padi yang rusak akibat rebah. ‘’Rata-rata yang rebah itu adalah padi yang bulirnya berisi padat,’’ katanya.
Menanggapi aspirasi warga tersebut, anggota DPRP, Dr. Kristhina RI Luluporo, SIP.,MAP., menyampaikan akan melakukan komunikasi dengan instansi terkait di jajaran Pemkot Jayapura maupun Pemprov Papua dalam mencarikan solusi mengatasi kesulitan pupuk di tingkat petani.