Kapolres Jayawijaya AKBP. Muh Safei, AB, SE membenarkan adanya uji sampel di beberapa rumah kost guna mendeteksi dini narkoba dengan melakukan pemeriksaan urin terhadap kelompok wanita dan remaja.
Lama tak tersentuh hukum membuat seorang pemuda berinisial AH (21) jumawa. Banyak aksi pencurian motor dilakukan silih berganti hingga akhirnya langkahnya terhenti setelah tim gabungan Reskrim Polrsta Jayapura Kota membuatnya tak berkutik. Warga Polimak II ini berkutik ketika diamankan usai aktifitasnya tercium.
Kapolsek Jayapura Utara AKP Jahja Rumra menyampaikan, kedua remaja tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencurian yang dilakukan di rumah milik korban bernama Denny, tepatnya di Jalan Nimboran Dok VIII Bawah, Distrik Jayapura Utara.
Nasib naas dialami Sugiyanto (42). Warga jalan Laban Felubun, Seringgu Jaya Merauke ini mengalami luka tikam di leher belakang sebelah kanan dengan 8 jahitan dari dua pelaku yang identitasnya belum diketahui saat akan merampas sepeda motornya tersebut, Rabu (23/2) sekitar pukul 23.30 WIT.
Spesialis pencurian bermotor yang beroperasi di wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura ditangkap Tim Gabungan Reskrim Polresta Jayapura Kota di seputaran APO Camat, Selasa (22/2).
Togel yang semakin marak di Kota Jayapura, di Pasar pasar hingga sebagian bibir jalan di kota ini pasti ada saja aktivitas togel. Beberapa pejabat sudah berbicara terkait dengan togel, mulai dari DPRD Kota Jayapura hingga Wali Kota Jayapura. Bahkan Wali kota sendiri menegaskan untuk tindak tegas para pelaku judi.
Pelaku ditangkap anggota Opsnal Unit Reskrim Polsek Abepura dipimpin Kanit Reskrim Polsek Abepura Ipda Nunut Rivaldo Simanjuntak tanpa perlawanan. Ia ditangkap saat sedang duduk di teras rumah.
Kasat Narkoba Anugrah menjelaskan bahwa barang bukti (BB) tersebut akan segera dibawa ke Jayapura untuk dilakukan pemeriksaan uji laboratorium terkait kandungan Narkoba dari ganja ini apakah masuk dalam golongan I atau bukan.
Empat wanita korban tindak pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Papua tiba di Sentani, Selasa 22/2 kemarin. Empat orang itu rencananya dipulangkan ke kampung halamannya Kabupaten Sukabumi, yang akan dijemput langsung oleh pihak Polres Sukabumi bekerjasama dengan Polres Paniai.Â
Belum diketahui kapan tepatnya kabel-kabel tersebut raib dari tempat penyimpanannya dan dengan cara apa pelaku membawa kabel yang dinyatakan hilang itu. Atas kehilangan tersebut, dari pihak PLN mengadukan kasus ini ke Polres Merauke. Atas dasar itu, dari Polres Merauke langsung melakukan pengecekan lapangan terkait dengan pengaduan ini.