alexametrics
33.7 C
Jayapura
Wednesday, May 18, 2022

Polisi Temukan Alat Hisap Sabu

Dari Deteksi Dini Peredaran Narkoba di Jayawijaya

WAMENA—Untuk mencegah peredaran Narkotika di Kota Wamena, Polres Jayawijaya bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua melakukan pemeriksaan urin dengan uji sampel di beberapa tempat atau rumah kost yang ada di Kota Wamena. Dalam pemeriksaan itu, didapati di salah satu kamar, ada sebuah bong (alat hisap Narkotika jenis sabu ) sehingga dilakukan penyelidikan.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Muh Safei, AB, SE membenarkan adanya uji sampel di beberapa rumah kost guna mendeteksi dini narkoba dengan melakukan pemeriksaan urin terhadap kelompok wanita dan remaja.
“Dari hasil pemeriksaan urin, di mana ada 20 sampel yang diambil tidak ditemukan adanya indikasi pengguna narkoba,”ungkapnya, Jumat (25/2) kemarin.
Meskipun tidak ada penggunaan narkoba, kata Kapolres, namun dalam pemeriksaan itu, ada satu kamar yang ditemukan salah satu alat bukti yang diduga adalah bong, yang merupakan salah satu peralatan yang digunakan untuk menggunakan jenis narkoba, sehingga ditemukan dan dilakukan penyelidikan .
“Kita melakukan peningkatan penyelidikan dengan membawa penghuni kamar itu untuk melakukan pemeriksaan mendalam, dengan adanya bong itu, berarti pernah digunakan atau akan digunakan,” kata Safei.
Menurutnya, saat ini Sat Narkoba Polres Jayawijaya sedang melakukan pengembangan penyelidikan terkait dengan satu alat hisap sabu, sementara untuk penghuni kamar itu dilakukan setelah tes urin yang relevan atau tidak ditemukan penggunaan narkoba.
“Memang yang punya kamar itu negatif, namun kita menemukan alat hisap Narkotika jenis sabu itu di dalam kamar, sehingga kita melakukan pemeriksaan untuk mengetahui siapa yang menggunakan atau akan menggunakan alat tersebut,”jelasnya.
Ia menyatakan, ingin mengetahui dari mana bong yang ditemukan, siapa pemiliknya, siapa yang membuat dan siapa yang menggunakan, ini sekarang masuk dalam penyelidikan Polres Jayawijaya.
Kapolres menambahkan, pemeriksaan urin ini untuk mendeteksi deteksi peredaran narkoba di Jayawijaya, sebab selain jenis ganja yang ditemukan, banyak peredaran Narkoba jenis sabu, ini akan ditindaklanjuti oleh Polres Jayawijaya.
“Di Wamena ini tak hanya ganja yang beredar, tap juga ada sabu yang pernah kita temukan, namun tak bertuan,”tutupnya.(jo/tho)

Baca Juga :  Pekan Depan Agenda Tuntutan

 

Dari Deteksi Dini Peredaran Narkoba di Jayawijaya

WAMENA—Untuk mencegah peredaran Narkotika di Kota Wamena, Polres Jayawijaya bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua melakukan pemeriksaan urin dengan uji sampel di beberapa tempat atau rumah kost yang ada di Kota Wamena. Dalam pemeriksaan itu, didapati di salah satu kamar, ada sebuah bong (alat hisap Narkotika jenis sabu ) sehingga dilakukan penyelidikan.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Muh Safei, AB, SE membenarkan adanya uji sampel di beberapa rumah kost guna mendeteksi dini narkoba dengan melakukan pemeriksaan urin terhadap kelompok wanita dan remaja.
“Dari hasil pemeriksaan urin, di mana ada 20 sampel yang diambil tidak ditemukan adanya indikasi pengguna narkoba,”ungkapnya, Jumat (25/2) kemarin.
Meskipun tidak ada penggunaan narkoba, kata Kapolres, namun dalam pemeriksaan itu, ada satu kamar yang ditemukan salah satu alat bukti yang diduga adalah bong, yang merupakan salah satu peralatan yang digunakan untuk menggunakan jenis narkoba, sehingga ditemukan dan dilakukan penyelidikan .
“Kita melakukan peningkatan penyelidikan dengan membawa penghuni kamar itu untuk melakukan pemeriksaan mendalam, dengan adanya bong itu, berarti pernah digunakan atau akan digunakan,” kata Safei.
Menurutnya, saat ini Sat Narkoba Polres Jayawijaya sedang melakukan pengembangan penyelidikan terkait dengan satu alat hisap sabu, sementara untuk penghuni kamar itu dilakukan setelah tes urin yang relevan atau tidak ditemukan penggunaan narkoba.
“Memang yang punya kamar itu negatif, namun kita menemukan alat hisap Narkotika jenis sabu itu di dalam kamar, sehingga kita melakukan pemeriksaan untuk mengetahui siapa yang menggunakan atau akan menggunakan alat tersebut,”jelasnya.
Ia menyatakan, ingin mengetahui dari mana bong yang ditemukan, siapa pemiliknya, siapa yang membuat dan siapa yang menggunakan, ini sekarang masuk dalam penyelidikan Polres Jayawijaya.
Kapolres menambahkan, pemeriksaan urin ini untuk mendeteksi deteksi peredaran narkoba di Jayawijaya, sebab selain jenis ganja yang ditemukan, banyak peredaran Narkoba jenis sabu, ini akan ditindaklanjuti oleh Polres Jayawijaya.
“Di Wamena ini tak hanya ganja yang beredar, tap juga ada sabu yang pernah kita temukan, namun tak bertuan,”tutupnya.(jo/tho)

Baca Juga :  Pekan Depan Agenda Tuntutan

 

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/