Ada yang bingung, namun ada juga yang biasa biasa saja ketika Sirene Tsunami milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang berlokasi di belakang Gedung MRP APO dibunyikan pada Jumat (26/5) kemarin.
Plh Gubenur Papua, Ridwan Rumasukun, dalam sambutanya mengungkapkan, ada beberapa tugas utama yang harus dilakukan oleh penjabat bupati dan penjabat wali kota dalam melaksanakan tugasnya ke depan, sebagai mana yang sudah ditegaskan pasca pelantikan di Jakarta pada 27 Mei 2022 lalu.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon tak menampik bahwa hingga kini angka kecelakaan lalu lintas yang berujung korban tewas jumlahnya tak sedikit.
 “Pendaftaran Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota dimulai 29 Mei sampai 7 Juni 2023 mendatang. Pendafaran dan tahapan seleksi tidak dipungut biaya," tegas Ketua Timsel Bawaslu Kabupaten Kota, Jakson Yumame, saat Jumpa Pers dengan awak media di Jayapura, Kamis (25/5) kemarin.
  Ketua PMI Kota Jayapura, Rustan Saru mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan darah ini, pihaknya melakukan penandatanganan kerjasama atau MoU dengan sejumlah pihak. Mulai dari sekolah dari jenjang SMP, SMA, Perguruan Tinggi, Paguyuban, Perhotelan, perusahaan daerah yang ada di Kota Jayapura.
Penjabat Wali Kota Jayapura, Dr Frans Pekey sudah dipastikan akan diperpanjang masa jabatannya sebagai penjabat Wali Kota Jayapura sesuai dengan keputusan dari Kementerian Dalam Negeri.
  Kepala bidang pendidikan dasar Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Ellen Montolalu mengatakan, sejak diberlakukan pada tahun 2022, implementasi kurikulum merdeka belajar bagi setiap satuan pendidikan di Kota Jayapura sudah berjalan, meskipun belum semua satuan pendidikan melaksanakannya.
Di era tehnologi informasi yang semakin canggih saat ini, menuntut adanya perubahan paradigma tentang keberadaan perpustakaan dan peran para pustakawan. Kini perpustakaan harus mulai bertransformasi berbasis inklusi sosial.Â
Kegiatan sosialisasi ini melibatkan KPU Papua, bersama Bawaslu dan juga  Guru Besar Sosiologi Uncen sebagai Narasumber. Ratusan perserta baik siswa, mahasiswa maupun organisasi kepemudaan lainnya yang telah tergabung dalam forum IJPN Papua, antusias mengikuti kegiatan ini.
 Saat ditanya Cenderwasih Pos, Senin (22/5), Frans Pekey mengaku tidak mempermasalahkan dirinya jika harus diganti dari kursi Penjabat Wali Kota. "Saya ini menunggu saja, kita inikan bekerja saja, sebagai birokrasi, aparatur sipil negara, kita menunggu saja tidak masalah dengan tinggal satu minggukah, satu dua harikah, itu tidak masalah, biasa saja," kata Frans Pekey, Senin (22/5).