Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon, mengungkapkan kasus tersebut bermula ketika para pelaku mengonsumsi minuman keras sejak malam 30 Januari 2025 hingga dini hari 31 Januari 2025 di sekitar Expo Waena.
Dalam pertemuan itu, Kapolres meminta kepada masing-masing tim pemenangan dari tiga pasangan calon (Paslon), yakni Paslon nomor urut 1, Johannes Rettob – Emanuel Kemong (JOEL), Paslon nomor urut 2 Maximus Tipagau – Peggi Patrisia Pattipi (MP3) dan Paslon nomor urut 3 Alexander Omaleng – Yusuf Rombe Pasarrin (AIYE) agar dapat membersamai seluruh stakeholder menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Mimika.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kaur Bin Ops Reskrim Ipda Sewang kepada wartawan membenarkan kasus yang menimpa korban itu. Kejadiannya, kata Ipda Sewang berawal pada pagi itu, sekitar pukul 06.30 WIT, korban datang ke panti pijat itu. Namun saat datang panti pijat belum buka. Lalu, sekitar pukul 07.15 WIT, korban kembali ke panti pijat itu.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo membenarkan adanya aksi saling serang dan saling membakar honai yang terjadi sejak kami kemarin dan berlanjut dengan pembalasan di hari ini, namun saat saat ini situasi sudah bisa di kendalikan usai aparat kepolisian mendatangi Kampung Nenagaima untuk melarai kedua pihak.
Kapolres menerangkan, awalnya ada warga dari salah satu kelompok yang sedang memetik pinang di sekitaran lokasi kejadian. Warga yang sedang memetik pinang tersebut kemudian dipanah oleh oknum dari salah satu kelompok lainnya yang terlibat bentrok.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, SIK mengaku jika pihaknya telah menyiapkan 150 personil gabungan untuk melakukan pengamanan malam pergantian tahun di tugu salib Wamena, sebab ini menjadi bagian dari operasi lilin cartenz 2024 yang masih terus berjalan.
Kapolres Jayawijaya melalui Plt. Kasi Humas Ipda M. Suryanto menyatakan bahwa pelaku pemilik minuman keras tersebut diketahui berinisial LP (32) dimana saat ini yang bersangkutan sedang berada diluar daerah namun tetap mengendalikan bisnis miras tersebut di Kota Wamena
“Saya sudah perintahkan para Kapolres dan Kapolsek, bersama rekan-rekan TNI dan instansi terkait agar aktif melakukan imbauan dan pencegahan. Bila perlu lakukan penegakan hukum bagi yang adakan pesta-pesta miras yang berpotensi terjadinya konflik atau bentrok fisik,” pintanya.
Kapolres Jayawijaya melalui kasi Humas Ipda M Suryanto ketika dikonfirmas membenarkan adanya insiden kebbakaran tersebut namun hingga kini kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kebakaran dari satu unit rumah dan satu unit ruko yang berada di Jalan thamrin Wamena.
Kapolres Lanny Jaya Kompol Nursalam Saka membenarkan informasi tersebut. Nursalam menyampaikan bahwa kebakaran tersebut diduga berasal dari kompor milik salah satu warga yang berada dalam jejeran kios tersebut.
Hasilnya, ratusan sajam kembali diamankan oleh Polres Jayawijaya, parang, samurai, pisau, tulang kasuawi dan busur serta anak panah, aksi mobilisasi massa yang membawa alat tajam ini dipicu oleh adanya pemindahan Pleno rekapitulasi tingkat Kabupaten untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tolikara di Wamena oleh KPU Papua pegunungan kemarin.
Namun yang terlihat di lapangan antrean BBM ini masih terus terjadi seperti ada kelangkaan atau kekurangan stok. Hal ini pun telah menjadi perhatian pemerintah kota Jayapura. Di mana PJ Walikota Jayapura Christian Sohilait, sebelumnya juga menyampaikan keprihatinannya dan berharap kepada aparat kepolisian untuk mengusut masalah itu.
Dihubungi dari Jayapura, Kapolres Puncak mengatakan, setelah dilakukan pembayaran kemudian ke 16 pekerja bangunan itu kemudian dilepas dan kini sudah berada di Polsek Sinak. Kondisi para pekerja itu dalam keadaan sehat dan baik-baik karena selama beberapa hari mereka tetap beraktivitas seperti biasa namun hanya di sekitar puskesmas.
Kapolres menegaskan, pada intinya masyarakat diminta tidak boleh berspekulasi terhadap kejadian kebakaran di pasar phaara sentani karena jangan sampai penyebabnya tidak dari hal tersebut, dan sudah menyebar ke masyarakat tentu ini bisa membuat resah masyarakat khususnya pedagang yang mengalami musibah kebakaran di pasar itu.
Kapolres menjelaskan tentunya Patroli rutin ini merupakan suatu bentuk komitmen sebagai aparat kemanan dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di Kota Wamena, sehingga harus semangat dan siap sedia dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, namun selalu berhati-hati dalam melakukan pemeriksaan maupun razia terhadap masyarakat yang di curigai membawa Sajam maupun miras.
Chriatian Aer membantah tudingan terhadap dirinya yang dianggap mengarahkan para personilnya untuk memenangkan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 2 dan paslon Bupati dan Wakil Bupati Keerom nomor urut 2 pada Pilkada 2024.
Yang pertama, Kapolres mengimbau kepada seluruh jajaran personel baik dari Polres Mimika, Brimob Batalyon B Pelopor maupun TNI yang terlibat agar senantiasa menjaga kesehatan. Kedua, mengamankan kotak suara dan surat suara dengan memastikannya tiba dengan aman di tempat tujuan saat pendistribusian nanti.
Kapolres menyebutkan, hal ini telah dikoordinasikan bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika. Rencananya, hari ini KPU akan melaksanakan pleno untuk pergeseran TPS dari Distrik Alama ke Distrik Jila.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasi humas Ipda M Suryanto ketika di konfirmasi membenarkan adanya dua pelaku pembuat miras jenis CT yang telah diamankan sat Narkoba Polres Jayawijaya dimana salah satunya adalah seorang wanita berinisial CT (47) diamankan di Sinakma Wamena
Kapolres juga mengingatkan bahwa kepolisian akan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas yang melanggar hukum, termasuk judi online. Ia mengajak masyarakat untuk menghindari bentuk perjudian yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga.
Kemudian, terkait kampanye terbuka kata Kapolres telah disiasati pola pengamanannya. Pengamanan juga telah melekat kepada masing-masing pasangan calon (Paslon) baik pasangan Johannes Rettob - Emanuel Kemong (JOEL), pasangan Maximus Tipagau - Peggi Patrisia Pattipi (MP3) dan Alexander Omaleng - Yusuf Rombe (AIYE).
Kapolres mengatakan, beberapa penekanan dalam program ini adalah memberantas korupsi, judi online dan peredaran narkoba, serta kegiatan-kegiatan yang dapat merugikan negara.
Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan dengan menempatkan personel di tiga lapisan area strategis, yakni di lokasi debat, area parkir, dan posko pendukung kandidat. Pendekatan yang digunakan lebih bersifat preventif dan humanis, dengan menekankan metode "soft approach" untuk menjaga situasi kondusif.
‘’Nanti kita ketemu khusus untuk sampaikan siapa yang jadi beking minuman keras. Terus terang tadi teliga saya sempat panas mendengar adanya oknum anggota yang jadi beking minuman keras. Disatu sisi selama ini kita berperang terhadap minuman keras ilegal di Merauke ini,’’ jelasnya.
Ipda Suryanto juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membawa alat tajam pada saat berpergian atau jalan-jalan ke kota karena dapat membahayakan orang lain maupun diri sendiri.
Hal ini dikarenakan pendakian tersebut dilakukan tanpa adanya pemberitahuan kepada pihak Kepolisian Resor Mimika dan tidak ada izin dari kepolisian selaku empunya keamanan di wilayah tersebut.
Tidak boleh seenaknya dengan melakukan kebut kebutan, menggunakan Alat Peraga Kampanye (APK) yang membahayakan keselamatan bersama contohnya membawa spanduk besar, angkat ban motor, gunakan knalpot bising, tidak menggunakan helm serta ugal ugalan dalam mengendarai kendaraan.
Imbauan tersebut juga ditekankan kepada bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Mimika periode 2024-2029, partai pengusung beserta masing-masing pendukung. Kapolres mengungkapkan, hal ini bertujuan agar seluruh proses Pilkada di Mimika berjalan aman dan kodusif.
Korban atas nama Muh Ali Samsa (40) mengalami luka tusuk di dada bagian kiri, sementara pelakunya adalah mahasiswa berinisial NW (36) dan rekannya JK (28). Keduanya diamankan di Pasar Wouma Wamena pada siang hari usai melakukan aksinya dengan merampas sepeda motor dan Hp milik korban.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, MM, melalui Kasat Lantas AKP Darwis, S.Sos, MM, ditemui media ini membenarkan tabrakan yang terjadi tersebut. Kronologis kejadiannya, kata Kasat Lantas berawal saat pengtendara roda dua dinas atas nama Bripka Faisal melaju dari arah Selatan ke Utara Jalan Arafura Buti, Merauke.
"Untuk pengamanan selama Pilkada Kabupaten Jayapura, kita mengoptimalkan personel di jajaran Polres Jayapura saja. Tidak ada didatangkan atau dibackup dari luar, kita nanti persiapkan personel di semua TPS kurang lebih 500 orang personel, baik yang tertutup maupun yang terbuka, "ungkapnya saat menghadiri acara doa lintas agama oleh Pemkab Jayapura di rumah Dinas Bupati Jayapura, Senin (2/9) lalu.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK menyatakan bahwa Korps Raport kenaikan pangkat yang saat ini dilaksanakan bukan merupakan hadiah tetapi hasil jerih payah dan kerja keras personel dalam menunjukkan kinerja ataupun prestasi berupa pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres melanjutkan, untuk sementara saat ini belum ada permintaan dari Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan terkait pengamanan di Distrik Alama. Apalagi, di Distrik Alama tidak ada Polsek maupun Pos Polisi dan satuan lainnya. Namun, masih bisa dipastikan situasi di Distrik Alama sementara dalam keadaan kondusif.
Kapolres menjelaskan, sebagai anggota polisi harus menunjukkan profesional kerjanya dengan menjalankan tugas fungsi kepolisian yakni melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat. Tiga hal ini harus dikerjakan dengan baik dan tulus, penuh dengan rasa tanggung jawab dan ikhlas serta kedepankan profesionalisme dalam bekerja.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, S.IK menyatakan apel gelar pasukan mantap praca Cartenz 2024 ditujukan untuk pengamanan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya, gelar pasukan ini sebagai sarana untuk melakukan pengecekan terakhir dari kesiapan unsur pelaksana operasi sekaligus sarana untuk saling menyatukan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Aksi pembakaran kantor KPU itu sesuai dengan aspirasi yang disampaikan pada poin kelima yakni KPU RI harus bertangungjawab apabila ada masalah yang terjadi terhadap kantor KPU Papua Pegunungan. Dan tepat dua hari kemudian massa melakukan pembakaran.
Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha mengatakan, antisipasi pun dilakukan buntut dampak dari peristiwa yang terjadi di Distrik Alama beberapa waktu lalu. Kapolres menyebut, antisipasi yang dilakukan salahsatunya adalah cipta kondisi. Selain itu, di Distrik Alama masih ada pasukan yang disiagakan untuk melakukan pengamanan.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, MM saat memimpin langsung pelaksanaan apel gelar pasukan Ops Mantab Praja Cartenz 2024 tersebut mengungkapkan, 1.348 personel yang disiapkan tersebut terdiri dari personel Polres Merauke 380 personil, ditambah 100 personil Brimob Nusantara, 60 personil TNI serta Linmas sebanyak 808 orang.
Oleh karena itu, Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay mengaku, selama ia menjabat Kapolres Jayapura yang baru, ia berkomitmen akan melakukan pendekatan kepada masyarakat atau pemilik hak Ulayat di Kabupaten Jayapura agar tidak lagi melakukan pemalangan sekolah, puskemas atau fasilitas untuk yang dapat menganggu dan menghambat kepentingan umum.
Dihadapkan dengan tingginya tantangan kasus itu, Kapolres Biak Numfor AKBP Arie Trestiawan menyadari pentingnya membangun kota yang ramah terhadap anak di Biak. Tantangan ini kata Arie Trestiawan memang sesuai dengan fenomena yang terjadi dan akan men- jadi konsen yang harus dihadapi bersama seluruh stakeholder di Biak.
“Kami dari Kepolisian Resor Kota Jayapura mendukung penuh program tersebut karena ini untuk masyarakat oleh karena itu pengawasan ketat akan terus dilakukan,” ujarnya.
“Kami juga minta apabila ada kritik dan saran atas kinerja Kepolisian khususnya Polres Biak Numfor agar dilakukan secara prosedural dan kami akan terima itu sebagai masukkan dan sebagai bahan evaluasi kami untuk meningkatkan kinerja kami agar kedepan lebih baik lagi,” tuturnya.
Wisnu Perdana Putra menyampaikan kekhawatirannya terkait beberapa postingan di media sosial yang memuat kejadian di daerah lain atau kejadian lama di Boven Digoel, yang dikaitkan dengan situasi saat ini.
Kunjungan kepada warga masyarakat yang dilakukan Kapolres Asmat, dalam rangka mempererat talisilaturahmi sekaligus memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat kampung Simsagar.
Untuk diketahui, beberapa waktu lalu ada atensi dari Presiden Joko Widodo serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait aturan mengenai satuan tugas (satgas) pemberantasan judi online.
AKBP Damianus bahkan dibopong oleh anggota naik ke atas mobil kap terbuka, dan melambaikan tangannya kepada seluruh anggota dan Ibu-ibu Bhayangkari di Polres Biak. AKBP Damianus bersama Ibu kemudian berpamitan dan mobil bergerak menjauh.
Juga memperkenalkan para Kapolsek jajaran dan personel Polres Biak Numfor, berbaris menyambut kedatangan AKBP Arie Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan serah terima jabatan kepada Kapolres Baru dari Kapolres yang lama, di Lobby Mapolres Biak.
Kapolres melalui Wakapolres Biak Numfor Kompol Muchsit Sefian, SIK menegaskan bahwa tak ada jalur damai dalam proses-proses penegakan aturan lalu lintas dijalan. Dia menyadari operasi patuh ini menitikberatkan pada berbagai aspek, diantaranya kepatuhan pengendara terhadap aturan standar berlalu lintas, serta meningkatkan kesadaran dan kepatuhan sesama pengguna jalan.
Pj Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengungkapkan, proses perubahan kode plat kendaraan dari PA ke PS ke Mabes Polri lewat Polres Merauke tersebut membutuhkan waktu yang cukup panjang. Pasalnya, pengajuannya dilakukan sejak Januari tahun 2023 lalu.
“Untuk kegiatan pengamanan 1 Juli seperti kemarin saya sudah sampaikan, jadi kita sudah melaksanakan upaya-upaya antisipasi. Sebagian personel kita, kita siagakan untuk mengantisipasi pada saat perayaan 1 Juli,” kata Kapolres saat ditemui di Mako Brimob Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua, usai peringatan Hari Bhayangkara ke-78, Senin (1/7/2024).
‘’Kenaikan pangkat ini bukan secara otomatis tapi berdasarkan kinerja rekan-rekan. Tidak semua bisa naik pangkat secara normal. Tapi ada yang memiliki kendala, permasalahan akibat ulahnya sendiri. Untuk itulah marilah kita sama-sama menjaga. Termasuk kami pimpinan. Menjaga agar kita tidak tersandung dari permasalahan -permasalahn baik etika, kelembagaan yang sudah menjadi peraturan dalam internal kita,’’ kata Kapolres I Ketut Suaryana yang mendapat promosi sebagai Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Bali.
Kapolres Jayawijaya AKBP, Heri Wibowo, SIK menyampaikan bahwa Korps Raport keaikan pangkat yang saat ini dilaksanakan bukan merupakan hadiah akan tetapi merupakan hasil jerih payah dan kerja keras saudara sekalian dalam menunjukkan kinerja ataupun prestasi berupa pelayanan kepada masyarakat.
Dalam tahapan yang paling krusial tersebut, Kapolres menyebut salah satunya pendistribusian logistik. Pasalnya, kondisi cuaca di Papua Selatan khususnya di wilayah Kabupaten Boven Digoel cukup ekstrim. Kondisi cuaca setiap saat harus terus diupdate dari BMKG.
Menurutnya Upacara yang dilaksanakan di Lapangan Polres Jayawijaya tersebut diikuti sebanyak 31 Bintara Remaja yang ditempatkan di Polres Jayawijaya yangmana 30 personel merupakan Polki dan 1 personel Polwan.
Dari aduan tersebut memang ada yang sudah dilakukan mediasi dengan ada titik temu kesepakatan bersama lalu dipakai untuk masalah sengketa tanah tidak dilanjutkan, sehingga bisa selesai.
Kunjungan Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo bersama, Kapolres Jayapura AKBP. Fredrickus W.A. Macklarimboen ini juga dihadiri anggota MRP Pokja Perempuan, Febiola Iriani Ohei dan Orpa Nari dan beberapa pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Jayapura dalam rangka acara tanam padi ladang di lahan Kantor Distrik Ravenirara.
Dalam sambutannya, PJ Bupati Triwarno Purnomo, menegaskan bahwa pembangunan di Distrik Ravenirara merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh komponen masyarakat, termasuk TNI, Polri, dan masyarakat setempat, untuk memperkuat kebersamaan, persaudaraan, dan menjaga persatuan dalam keberagaman.
Dikatakan Kabag SDM Polres Merauke bahwa kegiatan Rikmin awal ini meliputi Pemeriksaan tinggi badan dan berat badan, pemeriksaan keabsahan KTP, KARTU Kartu Keluarga, akta lahir dan domisili dari Dinas Dukcapil Kabupaten Merauke.
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag SDM Kompol Poltak Sihombing, S.Sos menyatakan bahwa untuk tahun anggaran 2024 ini Polri telah membuka jalur penerimaan meliputi Akpol, Bintara PTU, Bakomsus Nakes, Bakomsus Kehumasan, Bakomsus Hukum, Bakomsus Pariwisata, Barekpro Affirmative, Barekpro Talent Scouting, Barekpro Penghargaan, Barekpro Disabilitas dan Tantama.
Kronologi kejadiannya, ungkap Kapolres I Komang Budhiarta berawal saat korban dalam perjalanan dengan menggunakan sepeda motor di Jalan Trans Papua antara Kampung Autriop dan Tinggam, Distrik Mindiptana kemudian ada orang yang tak dikenalnya yang merupakan pelaku yang dalam keadaan mabuk menyalib dan memberhentikan korban.
Mantan Kapolres Nabire ini menilai bahwa haruiis ada langkah-langkah strategis yang musti dilakukan agar tidak terulang lagi. Karena bagi kepolian, hal penengakan hukum terhadap setiap adanya laporan, pasti akan dilakukan.
‘’Dengan cara bertindaknya dengan mengadakan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan. Memang secara garis besar selama berlangsungnya operasi ketupat sebelum lebaran maupun saat pelaksanaan dan lebaran sampai hari ini secara umum kondusif,’’ kata Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK kepada Cenderawasih Pos, di Merauke, Senin (15/04/2024).
Kapolres menyebut personel gabungan TNI-Polri terus melakukan upaya dan strategi pengamanan untuk mengantisipasi munculnya gangguan-gangguan terhadap aktivitas masyarakat di wilayah itu.
Wakapolres mengungkapkan bahwa kasus pencurian ini terjadi di Jalan poros Trans Jagebob Kampung Tambar, Tanah Miring Merauke pada tangga 2 Februari 2024 sekitar pukul 08.00 WIT.
Akibat dari baku tembak tersebut mengakibatkan dua anak Sekolah dasar (SD) masing-masing Nepina Duwitau (6 tahun) dalam kondisi koma dan Nando Duwitau (12 tahun) meninggal Dunia.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Resnarkoba AKP F. Taborat, SH menyatakan bahwa hari ini pihaknya telah melaksanakan tahap II kasus penyalahgunaan Narkotika dengan tersangka OU dimana berkas perkara yang bersangkutan telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum.
Dua pelaku ini salah satunya perempuan berinisial SR yang berdomisili di Tasangka, Polimak. Ia disebut – sebut menjadi pelaku utama yang mencari motor kemudian dijual kepada JP yang lebih dulu ditangkap.
Kapolres menyebut bahwa wilayah Entrop, Abepura dan wilayah perumahan di Angkasa dan Dok VIII maupun Dok IX serta Koya menjadi atensi. Yang dikhawatirkan adalah pembobolan rumah atau kebakaran.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Resnarkoba AKP F. Taborat, SH saat dikonfirmasi Jumat (5/4) pagi membenarlan pihaknya telah mengamankan seorang laki-laki berinisial FK (22) karena kedapatan membawa Narkotika golongan 1 jenis ganja sebanyak 17 paket siap edar.
Christian Degei, wartawan Seputar Papua, dilarang memfoto dan merekam video bahkan hpnya sempat disita dan oknum polisi menghapus beberapa foto dan video aksi demo di depan RSUD Nabire, Elia Douw, jurnalis wagadei.id, dikejar oknum polisi menggunakan rotan dan dicaci maki di titik aksi Pasar Karang, sedangkan Melkianus Dogopia, Pimpinan Redaksi tadahnews.com dilarang meliput di titik aksi Jepara II Nabire.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, SIK menyatakan dalam operasi Ketupat Cartenz 2024 ini pihaknya telah menyediakan Pos Pengamanan (Pos PAM) dan Pos Pelayanan (Posyan), dimana untuk Pos pengamanan dipusatkan di Perempatan jalan irian dan Jalan A.Yani Wamena, sementara untuk Posyan ditempatkan di Bandara Wamena.
Korban bernama Yosep Pulung dilaporkan tewas usai ditikam di bagian perut sebelah kanan. Ia sempat dievakuasi ke Sentani namun nyawanya tak tertolong. Yosep sendiri bekerja di Inspektorat Daerah Kabupaten Yahukimo.
Kronologi kejadiannya, ungkap Kapolres berawal saat korban berangkat menggunakan sepeda motor dari rumahnya dengan tujuan kampus tempat korban kuliah. Pada saat Korban melintas di area Kuburan Umum Yobar, tiba-tiba dihadang oleh terlapor yang pada saat itu membawa sebilah parang.
Aksi perampokan dalam beberapa bulan terakhir semakin marak terjadi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Mulai dari kasus perampok lintas Provinsi hingga kasus yang menyeret sejumlah pelaku sindikat perampok dan pencurian di Kabupaten Mimika.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suarnaya, SH, SIK, mengungkapkan bahwa selama operasi ketupat berlangsung total personel yang diturunkan untuk pelaksana utama sebanyak 80 personel, sementara pelaksana cadangan 268 personel yang merupakan gabungan stakeholder TNI-Polri dan stakeholder lainnya, diantaranya Basarnas, Perhubungan, Organisasi Sadar Kamtibmas.
Apel gelar pasukan tersebut dihadiri oleh Danlanud Wamena Letkol Pnb Fathir, Waka Polres Jayawijaya Kompol Muh Nur Bakti SH, MH, Kasdim 1702/Jwy Mayor Inf. Romadlon serta melibatkan personel dari Subdenpom Wamena, Kodim 1702 JWY, Brimob Kompi 4 Yon D, Polres Jayawijaya, Paskhas TNI AU, Damkar Kab. Jayawijaya dan UPBU Wamena
Pihaknya turut menjelaskan point-point penting kelengkapan yang harus dipersiapkan dengan baik serta aspek-aspek yang tidak kalah pentingnya untuk menunjang dalam menentukan kelulusan dalam seleksi tersebut.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo bersama wakapolres Jayawijaya dan pejabat utama serta Bhayangkari. Kapolres Jayawijaya mengatakan kegiatan tali asih ini diberikan kepada umat Islam yang berada di Distrik Walesi, Walesi Atas, Kampung Assoyelipele, dan Desa Holimas, Distrik Napua.
Tiga anggota Polres Supiori masing – masing Neles Koibur (36), Marconi Samber (37) dan Keiyopas Anggaraisu (36) akhirnya meregang nyawa usai motor yang digunakan menabrak trotoar. Kecelakaan tunggal merenggut tiga nyawa ini terjadi sekira pukul 01.00 WIT di Kampung Sorendiweri, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori pada Selasa 2 April 2024.
Dikatakan polisi datang ke ke rumah korban karena adanya laporan warga terkait penganiayaan. Disaat itulah ada reaksi dari AT sebagai pelaku yang justru menyerang aparat lebih dulu. Bahkan ketika polisi jatuh ternyata AT masih terlihat mengayunkan parangnya sehingga dikeluarkan tembakan.
Dalam aksi tersebut, sebanyak 64 massa telah diamankan oleh aparat kepolisian untuk dilakukan klarifikasi terkait tujuan dan tuntutan mereka. Setelah dilakukan klarifikasi dan pemahaman yang lebih baik antara pihak kepolisian dan para demonstran, akhirnya massa dipulangkan dengan tertib.
Ini sekaligus untuk mengetahui keadaan dan situasi di setiap wilayah Polsek. Kompol Irianto menyatakan sebagai pimpinan Kapolres yang baru perlu melakukan tatap muka ke setiap Polsek untuk mengetahui keadaan dan situasi kamtibmas di wilayah Polsek tersebut.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Haris Baltasar Nasution, STK, SIK, didampingi Kaur Bin Ops Ipda Sewang, dikonfirmasi membenarkan penangkapan kedua pelaku yang merupakan ayah dan anak tersebut.
"Murid-murid SMA/SMK kebanyakan sudah diizinkan orang tua untuk mengendarai sepeda motor dengan alasan jarak sekolah yang jauh. Sehingga murid-murid menjadi wajib untuk memiliki SIM. Oleh karena itu, kami lakukan sosialisasi dan edukasi ke sekolah dan masyarakat supaya anak- anak SMA/SMK yang usianya minimal 17 tahun jika mau berkendara harus memiliki SIM,"ungkapnya baru baru ini
Kapolres Asmat, AKBP Agus Hariadi menyatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara personel TNI dan Polri serta meningkatkan solidaritas di wilayah tersebut.
"Aktifitas masyarakat dilakukan denggan rute mulai dari Gereja Ebenhaezer menuju Tugu salib di Jalan Irian dan melewati Jalan Kogome hingga kembali lagi pada titik awal yaitu Gereja Ebenhaezer untuk langsung melaksanakan ibadah syukur perayaan Paskah," ujar Kapolres Tolikara.
Ketiga tersangka masing-masing berinisial RN (25), M (30) dan Y (36) merupakan tersangka penjual minuman keras lokal jenis CT yang sebelumnya ditangkap di dua lokasi berbeda. Dimana RN dan M ditangkap pada tanggal 09 Januari 2024 di sebuah kontrakan di Jalan Yos Sudarso Wamena, sedangkan Y ditangkap pada tanggal 31 Desember 2024 di Jalan Gatot Subroto Wamena.
Namun sayang kesadaran masyarakat dalam menggunakan helm saat berkendara di jalan raya masih belum optimal. Dibutuhkan kesadaran yang betul- betul terbentuk dari diri sendiri, tanpa harus dipaksakan. Hal ini dikatakan Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen.