Cegah Karhutla, Gubernur Kerahkan TNI-Polri

   “Ini merupakan waktu yang cukup panjang. Kalau tidak dari sekarang kita mengambil langkah cepat dan kolaborasi, nanti kita terdadak dengan kejadian-kejadian tersebut,” jelasnya.

   Untuk mendukung penanganan di lapangan, Fakhiri juga meminta pemanfaatan sarana dan prasarana yang dimiliki TNI-Polri. Sebagaimana jajaran TNI-Polri memiliki berbagai peralatan yang dapat digunakan untuk membantu masyarakat maupun menangani karhutla.

  “Kami membutuhkan kerja sama dengan TNI-Polri, sebab mereka ini memiliki sarana prasarana, ada water cannon,” katanya.

   Kendaraan water cannon, lanjut Fakhiri, tidak hanya dapat digunakan dalam penanganan kebakaran, tetapi juga dapat dimanfaatkan apabila terjadi kekeringan dan masyarakat membutuhkan pasokan air.

  “Apabila terjadi kekeringan dan masyarakat membutuhkan air maka kendaraan tersebut bisa digunakan dan apabila butuh untuk semprot lahan yang terbakar ada juga mobil water cannon,” ujarnya.

Baca Juga :  Tangani Kebakaran, Pemprov dan Pemkot Harus Bersinergi

   Fakhiri menambahkan, kesiapan personel TNI-Polri juga sangat dibutuhkan apabila kebakaran meluas. Prajurit TNI dan personel Polri diminta berada di garis terdepan membantu pemerintah menangani kebakaran yang terjadi di wilayah Papua.

   “Prajurit TNI-Polri kita tempatkan mereka di garda terdepan untuk membantu pemerintah mengatasi kebakaran-kebakaran yang terjadi,” tegasnya.

   Mantan Kapolda Papua ini mengimbau seluruh masyarakat Papua untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. “Masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar karena tindakan tersebut dapat memicu kebakaran yang lebih luas dan mengancam kelestarian hutan Papua,” pungkasnya. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Konsep School Kitchen Dinilai Efektif untuk MBG

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

   “Ini merupakan waktu yang cukup panjang. Kalau tidak dari sekarang kita mengambil langkah cepat dan kolaborasi, nanti kita terdadak dengan kejadian-kejadian tersebut,” jelasnya.

   Untuk mendukung penanganan di lapangan, Fakhiri juga meminta pemanfaatan sarana dan prasarana yang dimiliki TNI-Polri. Sebagaimana jajaran TNI-Polri memiliki berbagai peralatan yang dapat digunakan untuk membantu masyarakat maupun menangani karhutla.

  “Kami membutuhkan kerja sama dengan TNI-Polri, sebab mereka ini memiliki sarana prasarana, ada water cannon,” katanya.

   Kendaraan water cannon, lanjut Fakhiri, tidak hanya dapat digunakan dalam penanganan kebakaran, tetapi juga dapat dimanfaatkan apabila terjadi kekeringan dan masyarakat membutuhkan pasokan air.

  “Apabila terjadi kekeringan dan masyarakat membutuhkan air maka kendaraan tersebut bisa digunakan dan apabila butuh untuk semprot lahan yang terbakar ada juga mobil water cannon,” ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Mega Korupsi Dana PON XX Papua Berlanjut

   Fakhiri menambahkan, kesiapan personel TNI-Polri juga sangat dibutuhkan apabila kebakaran meluas. Prajurit TNI dan personel Polri diminta berada di garis terdepan membantu pemerintah menangani kebakaran yang terjadi di wilayah Papua.

   “Prajurit TNI-Polri kita tempatkan mereka di garda terdepan untuk membantu pemerintah mengatasi kebakaran-kebakaran yang terjadi,” tegasnya.

   Mantan Kapolda Papua ini mengimbau seluruh masyarakat Papua untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. “Masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar karena tindakan tersebut dapat memicu kebakaran yang lebih luas dan mengancam kelestarian hutan Papua,” pungkasnya. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Konsep School Kitchen Dinilai Efektif untuk MBG

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya