Inventarisir Aset Daerah, Gubernur Papua Bentuk Tim Khusus

JAYAPURA- Gubernur Papua Mathius D Fakhiri membentuk tim khusus untuk menginventarisasi aset daerah guna memastikan seluruh barang milik daerah tercatat dan terkelola secara optimal.

“Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya serius menertibkan aset yang selama ini tersebar, baik di dalam maupun luar wilayah Papua,” kata Mathius di Jayapura, Senin.

Menurut Mathius, penertiban aset menjadi krusial karena masih terdapat sejumlah barang yang belum terdata secara optimal, bahkan berpotensi hilang jika tidak segera ditelusuri.

“Pada Sabtu (4/4) kami telah melakukan pertemuan dengan instansi terkait lainnya guna membahas aset-aset yang belum digunakan agar didata,” ujarnya.

Oleh karena itu Pemprov Papua harus tahu barang atau aset tersebut apakah masih ada sesuai dengan data yang ada, dan juga barang yang memang pernah dibeli tetapi belum tercatat dengan baik.

Baca Juga :  Intensitas Hujan Bulan Maret Tergolong Normal

” Oleh sebab itu pembentukan tim khusus inventarisasi aset daerah ini penting dilakukan agar nantinya memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” katanya.

Dia menambahkan ke depan pihaknya bakal mempertimbangkan pembentukan skema pengelolaan khusus seperti Unit Pelaksana Teknis (UPT) atau Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sehingga aset dapat dikelola lebih profesional dan produktif.

JAYAPURA- Gubernur Papua Mathius D Fakhiri membentuk tim khusus untuk menginventarisasi aset daerah guna memastikan seluruh barang milik daerah tercatat dan terkelola secara optimal.

“Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya serius menertibkan aset yang selama ini tersebar, baik di dalam maupun luar wilayah Papua,” kata Mathius di Jayapura, Senin.

Menurut Mathius, penertiban aset menjadi krusial karena masih terdapat sejumlah barang yang belum terdata secara optimal, bahkan berpotensi hilang jika tidak segera ditelusuri.

“Pada Sabtu (4/4) kami telah melakukan pertemuan dengan instansi terkait lainnya guna membahas aset-aset yang belum digunakan agar didata,” ujarnya.

Oleh karena itu Pemprov Papua harus tahu barang atau aset tersebut apakah masih ada sesuai dengan data yang ada, dan juga barang yang memang pernah dibeli tetapi belum tercatat dengan baik.

Baca Juga :  Robert LN Awi Kembali Pimpin Kosgoro 1957 Papua

” Oleh sebab itu pembentukan tim khusus inventarisasi aset daerah ini penting dilakukan agar nantinya memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” katanya.

Dia menambahkan ke depan pihaknya bakal mempertimbangkan pembentukan skema pengelolaan khusus seperti Unit Pelaksana Teknis (UPT) atau Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sehingga aset dapat dikelola lebih profesional dan produktif.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya