Meski para WNI diketahui menjalankan aktivitas penipuan daring, polisi menemukan indikasi adanya tekanan dan ancaman dari pihak perekrut. Para WNI mengaku tidak bebas menolak pekerjaan tersebut karena dokumen perjalanan mereka dikuasai perekrut.
Polda Papua kini berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti penanganan para WNI tersebut. “Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri melalui media sosial, terutama yang tidak jelas perusahaan dan prosedur penempatan tenaga kerjanya,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Meski para WNI diketahui menjalankan aktivitas penipuan daring, polisi menemukan indikasi adanya tekanan dan ancaman dari pihak perekrut. Para WNI mengaku tidak bebas menolak pekerjaan tersebut karena dokumen perjalanan mereka dikuasai perekrut.
Polda Papua kini berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti penanganan para WNI tersebut. “Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri melalui media sosial, terutama yang tidak jelas perusahaan dan prosedur penempatan tenaga kerjanya,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q