WAMENA – Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) mulai melebarkan sayapnya ke wilayah Papua Pegunungan khususnya di Kabupaten Jayawijaya guna membangun pendidikan bersama dengan Gereja Injili di Indonesia (GIDI) dan Yayasan Pelayan Injili (Yapelin). Dalam kesempatan tersebut, Pendiri Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) James Riady bersama pimpinan Yayasan Pelayanan Injili (Yapelin) Timmy Gurik dan Presiden GIDI Pdt. Usman Kobak meninjau lokasi pembangunan gedung sekolah YPPH dan Yapelin di Kampung Walakma. Distrik Bpiri kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua pegunungan.
Pendiri YPPH James Riyadi mengaku jika sekolah berasrama ini disiapkan menjadi sekolah ke-11 di Papua untuk memperkuat pendidikan berbasis firman Tuhan di wilayah pegunungan. Kolaborasi GIDI, YPPH, dan Yapelin yang sudah berjalan 10 tahun bertujuan membentuk generasi muda Papua berkarakter Kristus dan siap membangun daerahnya.
“Peninjauan lokasi untuk membangun sarana pendidikan yang akan menjadi kunci kemajuan peradaban. Dengan pendidikan yang berlandaskan firman Tuhan, anak-anak dapat menjadi pribadi yang utuh untuk membangun Papua,” kata James Riady Jumat (12/6) di Wamena
WAMENA – Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) mulai melebarkan sayapnya ke wilayah Papua Pegunungan khususnya di Kabupaten Jayawijaya guna membangun pendidikan bersama dengan Gereja Injili di Indonesia (GIDI) dan Yayasan Pelayan Injili (Yapelin). Dalam kesempatan tersebut, Pendiri Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) James Riady bersama pimpinan Yayasan Pelayanan Injili (Yapelin) Timmy Gurik dan Presiden GIDI Pdt. Usman Kobak meninjau lokasi pembangunan gedung sekolah YPPH dan Yapelin di Kampung Walakma. Distrik Bpiri kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua pegunungan.
Pendiri YPPH James Riyadi mengaku jika sekolah berasrama ini disiapkan menjadi sekolah ke-11 di Papua untuk memperkuat pendidikan berbasis firman Tuhan di wilayah pegunungan. Kolaborasi GIDI, YPPH, dan Yapelin yang sudah berjalan 10 tahun bertujuan membentuk generasi muda Papua berkarakter Kristus dan siap membangun daerahnya.
“Peninjauan lokasi untuk membangun sarana pendidikan yang akan menjadi kunci kemajuan peradaban. Dengan pendidikan yang berlandaskan firman Tuhan, anak-anak dapat menjadi pribadi yang utuh untuk membangun Papua,” kata James Riady Jumat (12/6) di Wamena