Kuota 976,740 Ton Beras Bantuan Pangan Mulai Disalurkan ke 40 Distrik

WAMENA- Pemerintah Kabupaten Jayawijaya  secara resmi mulai menyalurkan bantuan pangan kepada 40 Distrik dan 328 Kampung dan 4 kelurahan yang ada di wilayah itu dengan jumlah total 976,740 Ton. Bantuan ini akan diberikan sesuai dengan jumlah kuota yang telah terdaftar yang akan di bagikan kepala Distrik ke kepala kampung.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan pengaluran bantuan pangan ini nantinya dari Bulog Wamena akan mengantar sesuai kota perdistrik, sehingga nantinya kepala Distrik yang akan membagi beras tersebut kepada kepala kampung untuk diteruskan kepada masyarakat sesuai dengan kuota yang telah terdata.

“Kami pemerintah berharap bantuan ini akan sampai kepada masyarakat untuk digunakan di rumah masing -masing sesuai dengan kebutuhan, sehingga bantuan ini bisa berdampak kepada masyarakatdi kampung,”ungkapnya. Kamis (3/9) di Wamena.

Baca Juga :  17 Peralatan USG Di Salurkan ke 17 Puskesmas yang TeLah Teregistrasi

Menurutnya, pemerintah tidak ingin ada oknum -oknum yang menyelewengkan beras saat dalam perjalanan atau dihilangkan, karena berdasarkan pengalaman yang ada banyak beras bantuan ini yang dibawah ke pasar untuk di jual kembali, hal hal seperti ini jangan sampai terjadi kembali.

WAMENA- Pemerintah Kabupaten Jayawijaya  secara resmi mulai menyalurkan bantuan pangan kepada 40 Distrik dan 328 Kampung dan 4 kelurahan yang ada di wilayah itu dengan jumlah total 976,740 Ton. Bantuan ini akan diberikan sesuai dengan jumlah kuota yang telah terdaftar yang akan di bagikan kepala Distrik ke kepala kampung.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan pengaluran bantuan pangan ini nantinya dari Bulog Wamena akan mengantar sesuai kota perdistrik, sehingga nantinya kepala Distrik yang akan membagi beras tersebut kepada kepala kampung untuk diteruskan kepada masyarakat sesuai dengan kuota yang telah terdata.

“Kami pemerintah berharap bantuan ini akan sampai kepada masyarakat untuk digunakan di rumah masing -masing sesuai dengan kebutuhan, sehingga bantuan ini bisa berdampak kepada masyarakatdi kampung,”ungkapnya. Kamis (3/9) di Wamena.

Baca Juga :  Bangun Inovasi Baru Pendataan OAP

Menurutnya, pemerintah tidak ingin ada oknum -oknum yang menyelewengkan beras saat dalam perjalanan atau dihilangkan, karena berdasarkan pengalaman yang ada banyak beras bantuan ini yang dibawah ke pasar untuk di jual kembali, hal hal seperti ini jangan sampai terjadi kembali.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya