DPRK Yalimo Soroti Kemunduran Kinerja Pemkab, Desak Transparansi Anggaran

​Tak berhenti di situ, DPRD Yalimo melayangkan pertanyaan besar terkait realisasi pinjaman daerah Pemkab Yalimo sebesar Rp250 miliar kepada Bank Papua yang telah disetujui dewan sejak tahun 2025.

​”Pemerintah hari ini melakukan pinjaman sekitar Rp250 miliar kepada Bank Papua. Tetapi dana yang dipinjam ini belum kunjung masuk dan belum dilakukan dropping secara utuh, sehingga pelayanan publik yang seharusnya bisa berjalan optimal hari ini belum berjalan,” jelas Simon.

Karena menurutnya, kalau anggaran sudah dipinjam sejak 2025 dan sudah diketok oleh dewan, tetapi kemudian terjadi keterlambatan dalam realisasinya, ini menjadi pertanyaan besar di kalangan masyarakat.

​Menutup pernyataannya, Simon menegaskan bahwa pihaknya berencana segera memanggil Bupati Yalimo beserta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk memberikan klarifikasi secara terbuka demi memastikan tata kelola pemerintahan tetap berada di jalur yang benar.

Baca Juga :  Kapolda, Pangdam, Kabida Lihat Gambaran Penyelenggaraan di Papua Pegunungan

​”Kami mendukung pemerintah, tetapi dukungan itu tidak berarti kami diam ketika melihat ada persoalan. Kami menjalankan fungsi pengawasan agar pemerintahan berjalan baik dan masyarakat mendapatkan pelayanan yang seharusnya,” pungkasnya. (jim/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

​Tak berhenti di situ, DPRD Yalimo melayangkan pertanyaan besar terkait realisasi pinjaman daerah Pemkab Yalimo sebesar Rp250 miliar kepada Bank Papua yang telah disetujui dewan sejak tahun 2025.

​”Pemerintah hari ini melakukan pinjaman sekitar Rp250 miliar kepada Bank Papua. Tetapi dana yang dipinjam ini belum kunjung masuk dan belum dilakukan dropping secara utuh, sehingga pelayanan publik yang seharusnya bisa berjalan optimal hari ini belum berjalan,” jelas Simon.

Karena menurutnya, kalau anggaran sudah dipinjam sejak 2025 dan sudah diketok oleh dewan, tetapi kemudian terjadi keterlambatan dalam realisasinya, ini menjadi pertanyaan besar di kalangan masyarakat.

​Menutup pernyataannya, Simon menegaskan bahwa pihaknya berencana segera memanggil Bupati Yalimo beserta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk memberikan klarifikasi secara terbuka demi memastikan tata kelola pemerintahan tetap berada di jalur yang benar.

Baca Juga :  Pemkab Suplai 127 Ton Beras Setiap Bulan untuk ASN

​”Kami mendukung pemerintah, tetapi dukungan itu tidak berarti kami diam ketika melihat ada persoalan. Kami menjalankan fungsi pengawasan agar pemerintahan berjalan baik dan masyarakat mendapatkan pelayanan yang seharusnya,” pungkasnya. (jim/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya