Warga Diimbau Waspadai Dehidrasi dan Gangguan Pernapasan

MERAUKE – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar  mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Musim kemarau yang disertai kekeringan menyebabkan sejumlah wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan polusi udara yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan.

Kadisnkes Benedicta Rahagiar  mengatakan, masyarakat yang berada di sekitar wilayah terdampak kebakaran sebaiknya tidak terlalu dekat dengan lokasi kebakaran. Warga juga dianjurkan menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap.

“Kalau bisa masyarakat melindungi diri dengan menggunakan masker. Apabila merasa sesak atau mengalami gangguan pernapasan, segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat atau memeriksakan diri,” kata Benedicta Rahagiar ditemui di ruang kerjanya di Pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan di Salor, Kurik-Merauke, Selasa (1/9).

Baca Juga :  27 Siswa Sia-siakan Peluang Beasiswa Otsus

MERAUKE – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar  mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Musim kemarau yang disertai kekeringan menyebabkan sejumlah wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan polusi udara yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan.

Kadisnkes Benedicta Rahagiar  mengatakan, masyarakat yang berada di sekitar wilayah terdampak kebakaran sebaiknya tidak terlalu dekat dengan lokasi kebakaran. Warga juga dianjurkan menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap.

“Kalau bisa masyarakat melindungi diri dengan menggunakan masker. Apabila merasa sesak atau mengalami gangguan pernapasan, segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat atau memeriksakan diri,” kata Benedicta Rahagiar ditemui di ruang kerjanya di Pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan di Salor, Kurik-Merauke, Selasa (1/9).

Baca Juga :  27 Siswa Sia-siakan Peluang Beasiswa Otsus

Berita Terbaru

Artikel Lainnya