Peminat Beasiswa Kebidanan Membeludak,  Seleksi  Calon Mahasiswa OAP Diperketat

MERAUKE – Minat Orang Asli Papua (OAP) di Provinsi Papua Selatan untuk mengikuti program beasiswa pendidikan tinggi bidang kesehatan terus meningkat.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan mencatat lebih dari 100 pendaftar untuk program studi Kebidanan di Akademi Kebidanan (Akbid) Yaleka Maro  Merauke. Sementara  kuota yang disediakan  hanya sekitar 20-25 orang.

Kepala Seksi Fasilitasi Pembiayaan Pendidikan Disdikbud Provinsi Papua Selatan Ronald Ohoilulin mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program beasiswa yang disiapkan pemerintah daerah.

“Untuk Akbid Yaleka Maro  pendaftarnya sudah lebih dari 100 orang, sementara yang akan direkrut sekitar 20 sampai 25 orang. Persaingannya tentu akan sangat ketat,” katanya kepada media ini, Jumat  (10/7).

Baca Juga :  Delapan Tahun SDN Tambat Kekurangan Guru

Dikatakan, selesi  calon penerima beasiswa akan dilaksanakan pada 13–14 Juli 2026 di Akbid Yaleka Maro.   

Selain itu, proses seleksi juga dilakukan untuk program beasiswa di Politeknik Yasanto Merauke  serta Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Musamus Merauke.

Testing  di Politeknik Yasanto  dijadwalkan berlangsung pada Kamis, sedangkan seleksi untuk Program Studi PGSD Universitas Musamus akan dilaksanakan pada 18 Juli 2026 di laboratorium komputer kampus tersebut.

Menurutnya, antusiasme calon peserta beasiswa tahun ini, khususnya pada bidang kesehatan, meningkat signifikan setelah Disdikbud melakukan sosialisasi ke empat kabupaten di Papua Selatan.

Ia berharap tingginya minat tersebut dapat menghasilkan calon mahasiswa dengan kualitas terbaik melalui proses seleksi yang kompetitif. (ulo/wen)

Baca Juga :  Bentuk Tim Untuk Atasi Kenakalan Remaja

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

MERAUKE – Minat Orang Asli Papua (OAP) di Provinsi Papua Selatan untuk mengikuti program beasiswa pendidikan tinggi bidang kesehatan terus meningkat.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan mencatat lebih dari 100 pendaftar untuk program studi Kebidanan di Akademi Kebidanan (Akbid) Yaleka Maro  Merauke. Sementara  kuota yang disediakan  hanya sekitar 20-25 orang.

Kepala Seksi Fasilitasi Pembiayaan Pendidikan Disdikbud Provinsi Papua Selatan Ronald Ohoilulin mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program beasiswa yang disiapkan pemerintah daerah.

“Untuk Akbid Yaleka Maro  pendaftarnya sudah lebih dari 100 orang, sementara yang akan direkrut sekitar 20 sampai 25 orang. Persaingannya tentu akan sangat ketat,” katanya kepada media ini, Jumat  (10/7).

Baca Juga :  Dua Rumah Dinas Rata Dilahap Si Jago Merah

Dikatakan, selesi  calon penerima beasiswa akan dilaksanakan pada 13–14 Juli 2026 di Akbid Yaleka Maro.   

Selain itu, proses seleksi juga dilakukan untuk program beasiswa di Politeknik Yasanto Merauke  serta Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Musamus Merauke.

Testing  di Politeknik Yasanto  dijadwalkan berlangsung pada Kamis, sedangkan seleksi untuk Program Studi PGSD Universitas Musamus akan dilaksanakan pada 18 Juli 2026 di laboratorium komputer kampus tersebut.

Menurutnya, antusiasme calon peserta beasiswa tahun ini, khususnya pada bidang kesehatan, meningkat signifikan setelah Disdikbud melakukan sosialisasi ke empat kabupaten di Papua Selatan.

Ia berharap tingginya minat tersebut dapat menghasilkan calon mahasiswa dengan kualitas terbaik melalui proses seleksi yang kompetitif. (ulo/wen)

Baca Juga :  Merauke Kembali Tambah Satu Pasien Covid-19

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya