Pemprov Papua Selatan Dorong Pembangunan RS Vertikal Kemenkes

Menurutnya, keberadaan rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan di Papua Selatan akan memperkuat pelayanan kesehatan di kawasan paling timur Indonesia.

Rumah sakit tersebut juga diharapkan dapat mengurangi kebutuhan masyarakat Papua Selatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dengan harus dirujuk ke luar daerah.

Tidak hanya melayani masyarakat di Papua Selatan, rumah sakit tipe A tersebut nantinya berpotensi menjadi salah satu fasilitas rujukan bagi masyarakat dari provinsi tetangga maupun masyarakat dari negara tetangga.

Dalam rencana pengembangan rumah sakit tersebut, Pemprov Papua Selatan juga berharap tenaga kesehatan lokal tetap mendapat ruang untuk terlibat dalam pelayanan.

Menurut Benedicta, tenaga kesehatan yang telah tersedia di Papua Selatan dapat dimanfaatkan untuk mendukung operasional rumah sakit. Sementara tenaga kesehatan dengan kompetensi tertentu yang belum tersedia dapat dipersiapkan oleh Kementerian Kesehatan.

Baca Juga :  2.400  Koli  Kelambu  Gratis  Siap Dibagikan   

“Tenaga-tenaga kesehatan pun bisa dimanfaatkan dari yang ada di Papua Selatan. Kalau yang tidak ada, berarti bisa disiapkan oleh Kementerian Kesehatan,” jelasnya.

Untuk mendukung pembangunan rumah sakit provinsi tersebut, Pemprov Papua Selatan, kata Benedicta Herlina telah menyiapkan salah satu lokasi di kawasan SP 9 menuju Salor, tepatnya di sekitar Kampung Ivi Mahad, Kabupaten Merauke.

Lahan tersebut merupakan hibah masyarakat kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan memiliki luas sekitar 10 hektare.

Menurutnya, keberadaan rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan di Papua Selatan akan memperkuat pelayanan kesehatan di kawasan paling timur Indonesia.

Rumah sakit tersebut juga diharapkan dapat mengurangi kebutuhan masyarakat Papua Selatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dengan harus dirujuk ke luar daerah.

Tidak hanya melayani masyarakat di Papua Selatan, rumah sakit tipe A tersebut nantinya berpotensi menjadi salah satu fasilitas rujukan bagi masyarakat dari provinsi tetangga maupun masyarakat dari negara tetangga.

Dalam rencana pengembangan rumah sakit tersebut, Pemprov Papua Selatan juga berharap tenaga kesehatan lokal tetap mendapat ruang untuk terlibat dalam pelayanan.

Menurut Benedicta, tenaga kesehatan yang telah tersedia di Papua Selatan dapat dimanfaatkan untuk mendukung operasional rumah sakit. Sementara tenaga kesehatan dengan kompetensi tertentu yang belum tersedia dapat dipersiapkan oleh Kementerian Kesehatan.

Baca Juga :  Enam Tahanan Masih Buron

“Tenaga-tenaga kesehatan pun bisa dimanfaatkan dari yang ada di Papua Selatan. Kalau yang tidak ada, berarti bisa disiapkan oleh Kementerian Kesehatan,” jelasnya.

Untuk mendukung pembangunan rumah sakit provinsi tersebut, Pemprov Papua Selatan, kata Benedicta Herlina telah menyiapkan salah satu lokasi di kawasan SP 9 menuju Salor, tepatnya di sekitar Kampung Ivi Mahad, Kabupaten Merauke.

Lahan tersebut merupakan hibah masyarakat kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan dan memiliki luas sekitar 10 hektare.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya