Pemprov Papua Selatan Dorong Pembangunan RS Vertikal Kemenkes

MERAUKE – Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan untuk membangun rumah sakit tipe A di wilayah Papua Selatan sebagai rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan, dr. Benedicta Herlina Rahangiar, mengatakan pemerintah provinsi telah menyiapkan master plan dan feasibility study (FS) untuk pembangunan rumah sakit tipe A tersebut.

Namun, pembangunan rumah sakit tipe A membutuhkan anggaran yang sangat besar sehingga dinilai akan sulit jika sepenuhnya mengandalkan kemampuan APBD Provinsi Papua Selatan.

Karena itu, Pemprov Papua Selatan berharap pemerintah pusat dapat mengambil peran dalam merealisasikan pembangunan rumah sakit tersebut.

“Kalau bisa dibangun oleh Kementerian Kesehatan atau dalam hal ini pusat, itu akan jauh lebih bagus. Bahkan kami berharap bisa ada rumah sakit Kementerian Kesehatan vertikal yang ada di sini,” ujar Benedicta baru-baru ini.

Baca Juga :  ADD Tahap III untuk 10 Kampung di Merauke Tidak Dicairkan   

MERAUKE – Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan untuk membangun rumah sakit tipe A di wilayah Papua Selatan sebagai rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan, dr. Benedicta Herlina Rahangiar, mengatakan pemerintah provinsi telah menyiapkan master plan dan feasibility study (FS) untuk pembangunan rumah sakit tipe A tersebut.

Namun, pembangunan rumah sakit tipe A membutuhkan anggaran yang sangat besar sehingga dinilai akan sulit jika sepenuhnya mengandalkan kemampuan APBD Provinsi Papua Selatan.

Karena itu, Pemprov Papua Selatan berharap pemerintah pusat dapat mengambil peran dalam merealisasikan pembangunan rumah sakit tersebut.

“Kalau bisa dibangun oleh Kementerian Kesehatan atau dalam hal ini pusat, itu akan jauh lebih bagus. Bahkan kami berharap bisa ada rumah sakit Kementerian Kesehatan vertikal yang ada di sini,” ujar Benedicta baru-baru ini.

Baca Juga :  Kebijakan Nasional Harus Selaras Budaya di Papua

Berita Terbaru

Artikel Lainnya