Pulang Sekolah Langsung Mengayuh, Sehari Bisa Kantongi Rp 150 Ribu

Untuk becak Nove sejak awal beroperasi itu ada 90 unit yang beroperasi namun hingga saat ini hanya 40 unit yang masih beroperasi, sedangkan untuk setoran setiap penarik becak itu menggunakan waktu sebab banyak penarik becak ini masih berusia sekolah sehingga tarifnya, contoh kalau penarik ini mengambil becak dari pukul 08.00 WIT sampai pukul 11.00 wit yang ditarifnya itu Rp 15.000, kalau dilanjutkan sampai pukul 14.00 WIT itu Rp 20.000, kalau dari pagi sampai sore Rp 30.000.

Usai mencari penumpang becak ini akan dikembalikan lagi ke pangkalannya, sebab kalau ada yang mengalami kerusakan tentunya akan dilakukan perawatan, dan melakukan perbaikan becak juga harus memiliki skill tersendiri sehingga penarik becak dan penumpangnya bisa tak mengalami kecelakaan karena kerusakan becak.

Baca Juga :  Velix Wanggai : Lukas Enembe Pemimpin Besar Monumental Dalam Pembangunan Papua

“Intinya dalam pengembangan becak sampai saat ini kita tidak mencari keuntungan semata, namun membantu para siswa sekolah untuk lebih mandiri dan bisa menyelesaikan pendidikannya sengan baik,”ucap Ahmadi.

Salah satu penarik becak yang berhasil ditemui Cenderawasih pos Yali Uck yang merupakan siswa SMA kelas X SMA PGRI Wamena asal Yahukimo mengaku jika dirinya sudah menarik becak selama selama 8 tahun semenjak dirinya masih duduk di bangku SMP tepatnya ditahun 2018, pendapatan dalam menarik becak ini tidak menentu terkadang Rp.120.000 paling rendah dan paling tinggi Rp 300.000/hari namun ini tergantung dari cuaca juga kalau cerah bisa seperti itu kalau hujan bisa di bawah dari itu.

Baca Juga :  Banyak Aset Daerah “Tidur”, Tahun Depan Jangan Ada Anggaran Untuk Seremonial

Untuk becak Nove sejak awal beroperasi itu ada 90 unit yang beroperasi namun hingga saat ini hanya 40 unit yang masih beroperasi, sedangkan untuk setoran setiap penarik becak itu menggunakan waktu sebab banyak penarik becak ini masih berusia sekolah sehingga tarifnya, contoh kalau penarik ini mengambil becak dari pukul 08.00 WIT sampai pukul 11.00 wit yang ditarifnya itu Rp 15.000, kalau dilanjutkan sampai pukul 14.00 WIT itu Rp 20.000, kalau dari pagi sampai sore Rp 30.000.

Usai mencari penumpang becak ini akan dikembalikan lagi ke pangkalannya, sebab kalau ada yang mengalami kerusakan tentunya akan dilakukan perawatan, dan melakukan perbaikan becak juga harus memiliki skill tersendiri sehingga penarik becak dan penumpangnya bisa tak mengalami kecelakaan karena kerusakan becak.

Baca Juga :  Sambangi Kampung Silumarek, Kasat Binmas Ajak Masyarakat Bantu Jaga Kamtibmas

“Intinya dalam pengembangan becak sampai saat ini kita tidak mencari keuntungan semata, namun membantu para siswa sekolah untuk lebih mandiri dan bisa menyelesaikan pendidikannya sengan baik,”ucap Ahmadi.

Salah satu penarik becak yang berhasil ditemui Cenderawasih pos Yali Uck yang merupakan siswa SMA kelas X SMA PGRI Wamena asal Yahukimo mengaku jika dirinya sudah menarik becak selama selama 8 tahun semenjak dirinya masih duduk di bangku SMP tepatnya ditahun 2018, pendapatan dalam menarik becak ini tidak menentu terkadang Rp.120.000 paling rendah dan paling tinggi Rp 300.000/hari namun ini tergantung dari cuaca juga kalau cerah bisa seperti itu kalau hujan bisa di bawah dari itu.

Baca Juga :  Warga Kampung Wesakma Diajak Sukseskan Pemilu 2024

Berita Terbaru

Artikel Lainnya