Capek dan Kurang Tidur, Ratusan Warga Antre Untuk Pijat Refleksi 

   Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, antusias warga korban cukup tinggi. Dimana sejak pagi hingga siang hari sekitar 70 hingga 100 korban telah mendapatkan layanan pijat refleksi. Jumlah itu diperkirakan terus bertambah hingga sore dan malam hari, bahkan dapat mencapai 200 hingga 300 orang.

  Pelayanan pijat tersebut merupakan bagian dari dukungan Baznas Provinsi Papua bagi warga terdampak kebakaran. Dalam pelaksanaannya, Baznas juga berkoordinasi dengan Universitas Cenderawasih (Uncen), khususnya bidang kedokteran, untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi para pengungsi.

   Untuk tahap awal, pelayanan tersebut direncanakan berlangsung selama dua hari. Setelah itu, Baznas Provinsi Papua akan melakukan koordinasi dengan Baznas Pusat untuk menentukan langkah pelayanan berikutnya.

Baca Juga :  Simbol Kebangkitan Budaya yang Menyatukan Orang  Papua

   Di tengah puing-puing rumah yang terbakar dan kehidupan warga yang belum sepenuhnya kembali normal, pijat refleksi mungkin terlihat sebagai bentuk bantuan yang sederhana. Namun bagi mereka yang tubuhnya lelah setelah melewati hari-hari penuh tekanan, perhatian sederhana itu memiliki arti tersendiri. (*/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

   Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, antusias warga korban cukup tinggi. Dimana sejak pagi hingga siang hari sekitar 70 hingga 100 korban telah mendapatkan layanan pijat refleksi. Jumlah itu diperkirakan terus bertambah hingga sore dan malam hari, bahkan dapat mencapai 200 hingga 300 orang.

  Pelayanan pijat tersebut merupakan bagian dari dukungan Baznas Provinsi Papua bagi warga terdampak kebakaran. Dalam pelaksanaannya, Baznas juga berkoordinasi dengan Universitas Cenderawasih (Uncen), khususnya bidang kedokteran, untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi para pengungsi.

   Untuk tahap awal, pelayanan tersebut direncanakan berlangsung selama dua hari. Setelah itu, Baznas Provinsi Papua akan melakukan koordinasi dengan Baznas Pusat untuk menentukan langkah pelayanan berikutnya.

Baca Juga :  Aktifitas KBM Lumpuh Total, Siapkan Ruang Perpustakaaan dan Lab Untuk Belajar

   Di tengah puing-puing rumah yang terbakar dan kehidupan warga yang belum sepenuhnya kembali normal, pijat refleksi mungkin terlihat sebagai bentuk bantuan yang sederhana. Namun bagi mereka yang tubuhnya lelah setelah melewati hari-hari penuh tekanan, perhatian sederhana itu memiliki arti tersendiri. (*/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya