Aparat Didesak Segera Ungkap Para Pelaku

Ia mengatakan kepala daerah perlu memastikan aparat kampung ikut membantu mengungkap informasi di lokasi kejadian. Hal itu penting untuk memastikan apakah pelaku berasal dari kampung setempat atau merupakan kelompok yang datang dari wilayah lain. “Selain aparat kepolisian punya tanggung jawab, kepala daerah harus memastikan aparat kampung yang ada di situ untuk memastikan tempat di mana terjadinya kejadian ini, apakah pelakunya warga kampung setempat atau orang-orang yang datang di sekitar situ,” katanya.

Menurut Frits, keterlibatan pemerintah daerah dibutuhkan agar pengungkapan kasus tidak berhenti pada proses penyelidikan aparat keamanan. “Polisi kita memberi dukungan untuk mengungkap kasus ini, namun juga harus ada tanggung jawab pemerintah terhadap kejadian ini untuk mengungkap siapa pelakunya,” tegasnya.

Baca Juga :  Liga Ditunda, Persipura Akan Liburkan Pemain

Ia menilai penembakan terhadap ASN yang sedang menjalankan tugas pelayanan merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Selain menjadi korban kekerasan, para korban juga sedang menjalankan tugas yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat.

“ASN yang bertugas untuk memberi pelayanan kepada masyarakat, namun kemudian mereka menjadi sasaran kejahatan. Ini tindakan yang tidak dibenarkan. Tindakan ini definisinya terpenuhi melanggar HAM, apalagi ini menimpa orang-orang yang sedang melaksanakan tugas kemanusiaan,” jelasnya.

Frits mengingatkan agar masyarakat sipil tidak dijadikan sasaran apabila terdapat konflik atau kepentingan tertentu. Menurut dia, kekerasan terhadap warga yang tidak terlibat langsung dalam persoalan merupakan pelanggaran terhadap prinsip kemanusiaan dan HAM. “Kalau ini ada konflik kepentingan, sebaiknya janganlah masyarakat yang tidak berdosa menjadi alamat kekerasan. Ini sama sekali tidak boleh,” katanya.

Baca Juga :  Pj Gubernur Papua: Semoga Pemilu Aman dan Lancar

Ia menambahkan, aksi tersebut juga menyampaikan pesan intimidasi kepada masyarakat sipil. Karena itu, seluruh pihak harus mencegah agar kekerasan serupa tidak kembali terjadi.

“Dalam prinsip-prinsip kemanusiaan, tindakan ini melanggar prinsip kemanusiaan dan melanggar HAM. Karena tindakan ini mengakibatkan orang tidak berdosa, ada pesan intimidasi di sana kepada mereka,” tegas Frits.

Ia mengatakan kepala daerah perlu memastikan aparat kampung ikut membantu mengungkap informasi di lokasi kejadian. Hal itu penting untuk memastikan apakah pelaku berasal dari kampung setempat atau merupakan kelompok yang datang dari wilayah lain. “Selain aparat kepolisian punya tanggung jawab, kepala daerah harus memastikan aparat kampung yang ada di situ untuk memastikan tempat di mana terjadinya kejadian ini, apakah pelakunya warga kampung setempat atau orang-orang yang datang di sekitar situ,” katanya.

Menurut Frits, keterlibatan pemerintah daerah dibutuhkan agar pengungkapan kasus tidak berhenti pada proses penyelidikan aparat keamanan. “Polisi kita memberi dukungan untuk mengungkap kasus ini, namun juga harus ada tanggung jawab pemerintah terhadap kejadian ini untuk mengungkap siapa pelakunya,” tegasnya.

Baca Juga :  Kalahkan Papua Indonesia Select 2-3

Ia menilai penembakan terhadap ASN yang sedang menjalankan tugas pelayanan merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Selain menjadi korban kekerasan, para korban juga sedang menjalankan tugas yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat.

“ASN yang bertugas untuk memberi pelayanan kepada masyarakat, namun kemudian mereka menjadi sasaran kejahatan. Ini tindakan yang tidak dibenarkan. Tindakan ini definisinya terpenuhi melanggar HAM, apalagi ini menimpa orang-orang yang sedang melaksanakan tugas kemanusiaan,” jelasnya.

Frits mengingatkan agar masyarakat sipil tidak dijadikan sasaran apabila terdapat konflik atau kepentingan tertentu. Menurut dia, kekerasan terhadap warga yang tidak terlibat langsung dalam persoalan merupakan pelanggaran terhadap prinsip kemanusiaan dan HAM. “Kalau ini ada konflik kepentingan, sebaiknya janganlah masyarakat yang tidak berdosa menjadi alamat kekerasan. Ini sama sekali tidak boleh,” katanya.

Baca Juga :  DPO Kasus Curas Tak Berkutik Ditangkap Saat Isi BBM

Ia menambahkan, aksi tersebut juga menyampaikan pesan intimidasi kepada masyarakat sipil. Karena itu, seluruh pihak harus mencegah agar kekerasan serupa tidak kembali terjadi.

“Dalam prinsip-prinsip kemanusiaan, tindakan ini melanggar prinsip kemanusiaan dan melanggar HAM. Karena tindakan ini mengakibatkan orang tidak berdosa, ada pesan intimidasi di sana kepada mereka,” tegas Frits.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya