Pengembangan Disiapkan Antisipasi Lonjakan Kargo
MERAUKE – Pengembangan Pelabuhan Merauke terus dipersiapkan seiring meningkatnya aktivitas dan trafik angkutan barang. Saat ini, pengembangan pelabuhan masih dalam tahap penyusunan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) yang akan menjadi dasar pengembangan jangka pendek, menengah hingga jangka panjang.
General Manager (GM) Pelindo IV Merauke Muhammad Rasul Irmadani menyebutkan, untuk jangka pendek, pengembangan akan diarahkan pada revitalisasi dan perbaikan lapangan di dalam kawasan pelabuhan yang saat ini dinilai masih sangat terbatas.
“Untuk pengembangan Pelabuhan Merauke ini masih dalam tahap penyusunan RIP, Rencana Induk Pelabuhan. Itu sebagai dasar untuk menetapkan bagaimana pengembangan jangka pendek, menengah dan panjang,” kata Muhammad Rasul Irmadani, Senin (14/9).
Ia menjelaskan, selain pembenahan fasilitas internal, pihaknya juga mendorong keterlibatan para pemangku kepentingan dan pihak eksternal untuk bersama-sama mendukung pengembangan pelabuhan.
Hal tersebut dinilai penting mengingat Pelabuhan Merauke berada dalam kawasan yang terdampak peningkatan aktivitas akibat adanya Proyek Strategis Nasional (PSN).
Menurutnya, peningkatan trafik di Pelabuhan Merauke saat ini sudah cukup signifikan, dengan pertumbuhan rata-rata di atas 10 persen. “Memang sampai tahap sekarang ini peningkatan trafik itu sangat signifikan, rata-rata di atas 10 persen. Alhamdulillah masih bisa ter-handle,” katanya.
Namun, peningkatan aktivitas tersebut perlu diantisipasi sejak dini, khususnya ketika proyek-proyek strategis mulai memasuki tahap produksi. Sebab, selain arus barang masuk, akan terdapat muatan balik yang juga berpotensi meningkatkan aktivitas pelabuhan.
“Kalau nanti sudah berproduksi, tentunya muatan balik juga melalui pelabuhan. Makanya memang kita harus melakukan persiapan-persiapan untuk mengantisipasi hal tersebut,” jelasnya.