Ritel Modern Diminta Serap Tenaga Kerja OAP dan Pasarkan Produk Lokal

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura mendorong pengelola ritel modern untuk memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah, khususnya melalui penyerapan tenaga kerja Orang Asli Papua (OAP) serta pemasaran produk-produk lokal di setiap gerai. Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dengan sejumlah pengelola ritel modern yang beroperasi di Kota Jayapura. Pertemuan tersebut melibatkan berbagai jaringan ritel nasional seperti Indomaret, Alfamidi, hingga MR.D.I.Y.

Dalam pertemuan itu, pemerintah meminta agar setiap ritel modern wajib merekrut tenaga kerja lokal, khususnya Orang Asli Papua, minimal dua orang di setiap gerai. “Saya telah bertemu dengan pengelola ritel modern di Kota Jayapura. Pemerintah meminta agar setiap ritel wajib merekrut tenaga kerja, khususnya Orang Asli Papua, minimal dua orang,” tegasnya di sela kegiatan di Jayapura, Kamis (30/4).

Baca Juga :  Pemkot Buka Trayek Muara Tami dan Angkasa 

Menurut Rustan, saat ini terdapat sekitar 89 gerai ritel modern yang beroperasi di Kota Jayapura. Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah konkret dalam membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.

“Ini bagian dari upaya kita membuka peluang kerja. Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja untuk memfasilitasi kebutuhan tenaga kerja di sektor ritel modern, yang diperkirakan mencapai lebih dari 100 orang,” ujarnya.

Selain penyerapan tenaga kerja, Pemkot Jayapura juga menekankan pentingnya keberpihakan ritel modern terhadap produk lokal. Pemerintah meminta agar produk-produk hasil usaha masyarakat Papua diberikan ruang khusus di etalase toko, sehingga dapat bersaing dan dikenal lebih luas oleh konsumen.

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura mendorong pengelola ritel modern untuk memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah, khususnya melalui penyerapan tenaga kerja Orang Asli Papua (OAP) serta pemasaran produk-produk lokal di setiap gerai. Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dengan sejumlah pengelola ritel modern yang beroperasi di Kota Jayapura. Pertemuan tersebut melibatkan berbagai jaringan ritel nasional seperti Indomaret, Alfamidi, hingga MR.D.I.Y.

Dalam pertemuan itu, pemerintah meminta agar setiap ritel modern wajib merekrut tenaga kerja lokal, khususnya Orang Asli Papua, minimal dua orang di setiap gerai. “Saya telah bertemu dengan pengelola ritel modern di Kota Jayapura. Pemerintah meminta agar setiap ritel wajib merekrut tenaga kerja, khususnya Orang Asli Papua, minimal dua orang,” tegasnya di sela kegiatan di Jayapura, Kamis (30/4).

Baca Juga :  Rem Blong, Picu Tabrakan Beruntun

Menurut Rustan, saat ini terdapat sekitar 89 gerai ritel modern yang beroperasi di Kota Jayapura. Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah konkret dalam membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.

“Ini bagian dari upaya kita membuka peluang kerja. Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja untuk memfasilitasi kebutuhan tenaga kerja di sektor ritel modern, yang diperkirakan mencapai lebih dari 100 orang,” ujarnya.

Selain penyerapan tenaga kerja, Pemkot Jayapura juga menekankan pentingnya keberpihakan ritel modern terhadap produk lokal. Pemerintah meminta agar produk-produk hasil usaha masyarakat Papua diberikan ruang khusus di etalase toko, sehingga dapat bersaing dan dikenal lebih luas oleh konsumen.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya