Kapolres Jayawijaya AKBP. Hesman Napitupulu, SH, SIK, MH menyatakan, setelah pihknya menangkp MF(28) selaku kurir, BNH (27) dan HES (35) sebagai pemakai, maka tim penyidik dari Sat Narkoba Polres Jayawijaya terus melakukan penyelidikan di lapangan.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Matinetta, S,Sos, MM ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan kendaraan hasil curian yakni Yamaha MX, warna hitam merah dengan nomor rangka MH3UG0710HK219458 dan nomor mesin G3E6E - 0316756 tersebut dilaporkan hilang Selasa (18/10) lalu di Jalan Bhayangkara Wamena.
  Kapolres Jayawijaya AKBP Hesman S. Napitupulu, SH, S.IK, MH saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan 3 pelaku yang berperan sebagai kurir dan pemakai sabu dengan inisial, MF (28), BNH (27) dan HES (35) bersama barang bukti 5 paket narkotika jenis sabu-sabu.
 Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim, AKP Matinetta, S. Sos, M.M menyatakan, dari operasi perjudian yang dilakukan sejak September hingga Oktober, jajaran Polres Jayawijaya telah melakukan upaya penegakan hukum dimana sudah ada 10 Laporan Polisi (LP) yang dibuat terkait judi togel.
Kapolres Jayawijaya melalui Wakapolres Kompol Muh Nur Bakti, SH, MH membenarkan penangkapan 5 pengecer togel sekitar pukul 16.00 WIT di dua tempat berbeda, yakni di Jalan Sosial dan di Sinakma beserta barang bukti berupa uang tunai Rp 7.724000, kupon togel, kalkulator, klip, buku rekapan serta buku shio.
Ketua Koperasi Serba Usaha Esuok Disnakerindag, Arisman Chaniago menyatakan, pihaknya dapat undangan dari panitia Festival Pelajar Nusantara yakni RRI Wamena tahun ini.
Anggota KPU Jayawijaya Divisi Teknis Penyelenggara Sonimo Lanni, ST. menyatakan, setelah dilakukan verifikasi administrasi, kewenangan terkait dengan lolos tidaknya sebuah Parpol itu menjadi kewenangan KPU Pusat, KPU Jayawijaya hanya melakukan verifikasi administrasi dari 24 Paprpol yang diputuskan oleh KPU RI, ada 18 partai.
  Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP. FD Tamaila menyatakan, dijadikan tempat mengkonsumsi Miras dan perkelahian, mereka juga menggunakan jalanan umum untuk melakukan aksi fristyle yang tentunya menggangu aktivitas kendaraan yang lain.
Dalam dakwanya, KH. Finani Dauri mengatakan, jarak tidak bisa menghambat untuk sesama umat Muslim, dan satu pemikiran yaitu ibadah kepada Allah SWT, oleh karena melalui Nabi Muhamad SAW untuk saling menguatkan, perhatian, satu suara dan menjalin kekompakan.