“Kuota BBM masih sama seperti kemarin, di APMS Anwarudin untuk BBM jenis Pertalite 275 KL, Solar 90 KL, pertamax 65 KL dan Dexilite 150 Kl, sedangankan APMS Lasminingsih Pertalite 300 KL, Solar 200 KL, Pertamax 50 KL, Dexilite 120 KL,” ungkapnya, Sabtu (10/9).
"Berkaca dari hal itu, lewat aksi perubahan yang kami lakukan melalui Diklat PIM III, kami tertarik untuk membuat suatu aplikasi pengaduan masyarakat dan kami yakin ketika masyarakat melaporkan suatu kejadian pada aplikasi WhatsApp dengan nomor 082187354010, laporan tersebut akan cepar direspon”ungkapnya Sabtu (10/9) kemarin.
Diakui, dalam kasus ini, memang ada pelapor, tapi jangan dilihat dari pelapornya, tapi lihat siapa, ada apa, kenapa bisa sampai ada spanduk di situ. "Saya tidak akan melihat mereka dari latar belakangnya ini dan itu, tapi mereka melakukan pengrusakan dan saya akan tindak,”tegasnya Jumat (9/9), kemarin.
Kapolres Jayawijaya, AKBP. Hesman S Napitupulu SH, SIK, MH menegaskan, dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap 11 oknum mahasiswa yang kemarin diamankan, 8 orang telah dipulangkan, sementara 3 orang ditetapkan sebagai tersangka dengan inisial HH, OA dan LD.
Yang paling merasakan dampaknya adalah wilayah Lapago, karena otomatis semua harga barang yang ada di 8 kabupaten ini akan meningkat signifikan dibandingkan dengan wilayah lain yang ada di Papua.
Kapolres Jayawijaya AKBP Hesman Napitupulu SH, SIK, MH menyatakan, dari aksi pengrusakan Plang Nama Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan, pihaknya berhasil mengamankan 11 orang mahasiswa untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Kapolres Jayawijaya, AKBP. Hesman Napitupulu SH, SIK, MH membenarkan adanya 10 kendaraan yang diamankan lantaran kedapatan memiliki tangki yang dimodifikasi saat melakukan pengisian BBM di APMS Lasminingsih Wamena.
Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi, SH, M.Hum menyatakan, dengan terpasangnya papan nama Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan maka kantor tersebut akan dialihfungsikan sementara waktu sampai Kantor Gubernur Baru dibngun.
Kapolres Jayawijaya, AKBP. Hesman Napitupulu, SH, SIK, MH membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku Curanmor di Jalan Pattimura Wamena oleh Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Jayawijaya. Pelaku tertangkap dengan kendaraan hasil curiannya sehingga langsung diamankan ke Polres Jayawijaya.
Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Jayawijaya, Sonimo Lanni ST menyatakan, untuk saat ini, KPU Jayawijaya sedang melakukan verifikasi administrasi, artinya melalui aplikasi Sipol, pendaftaran yang dilakukan Prpol di pusat, hasil itu telah diturunkan ke KPU Kabupaten / Kota, sehingga KPU Jayawijaya melakukan pemeriksaan administrasi yang didaftarkan pusat.