Adapun menu lokal yang disiapkan oleh masyarakat adat setempat seperti, Papeda dan ikan, Ubi-ubian, sayur dan lain-lain. Diantara banyak makanan yang disiapkan itu papeda menjadi menu makanan favorit yang banyak disukai oleh masyarakat, terutama para tamu dan peserta yang mengikuti kegiatan sarasehan tersebut.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Gubernur Papua, Ibu Gubernur dan anak Gubernur bernama Bona serta beberapa keluarga guna mendiskusikan beberapa hal terkait dengan kehadiran tim dokter indenpenden dan pimpinan KPK.
Ada sejumlah isu dan materi penting yang ikut dibahas dalam sarasehan ini . Salah satu materi yang menarik perhatian masyarakat adat setempat adalah materi tentang praktik-praktik demokrasi masyarakat adat, peluang dan tantangannya.
Sudah sejak pagi, sejumlah peserta Kongres ini sudah tampak memenuhi tempat sarasehan di Kampung Yokiwa itu. Dalam sambutanya, Ondofolo Kampung Yokiwa Daud Awoitauw mengucapkan selamat datang kepada semua peserta KMAN di kampung itu.
Sarasehan ini mendiskusikan situasi pengakuan dan perlindungan masyarakat adat di tingkat desa. Bagaimana desa sebagai institusi negara, sekaligus sebagai institusi sosial yang langsung berhadapan dengan masyarakat adat, dapat berkontribusi terhadap pengakuan dan perlindungan masyarakat adat.
RUU masyarakat adat ini dibahas dan menjadi topik utama dalam kegiatan sarasehan itu dikarenakan sampai saat ini RUU tersebut masih belum juga disahkan oleh DPR-RI.
Ada yang menjual di lapak stand tenda, namun ada juga yang berkeliling sambil menjajakan burung cenderawasih dalam keadaan beku. “Kami prihatin saja sebab ada sejumlah upaya yang kami lakukan agar pagelaran ini benar- benar memberi edukasi bagi kontingen daerah lain bahwa Cenderawasih adalah satwa yang dilindungi dan memiliki filosofi tapi ternyata masih ada yang menjual terang – terangan,” kata Ronny Stanley dari Rumah Bakau Jayapura.
Pembukaan kegiatan kongres masyarakat adat Nusantara ini diawali dengan kegiatan kirab budaya yang merupakan rangkaian dari kegiatan hari ulang tahun kebangkitan masyarakat adat yang ke-9 di Kabupaten Jayapura.
Dikatakan, penangkapan terhadap pelaku itu berawal rasa kecurigaan anggota Polres Jayapura terhadap tersangka yang saat itu menggunakan pakaian dinas polisi. Namun saat didekati yang bersangkutan berusaha kabur, namun sebelum berhasil lolos dia keburu ditangkap polisi.
"Pembukaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara KMAN VI 24 oktober 2022 diwarnai dengan pawai budaya serta ritual penyerahan batu dan tanah kepada Dewan Adat Papua," kata Mathius Awoitauw, Senin (24/10).