Angka tersebut terbilang rendah bila dibandingkan tahun lalu (2023) dengan 25 kasus. Artinya di tahun 2024 mengalami penurunan 12 kasus jika dibandingkan tahun 2023.
Meski secara jumlah kasus menurun, tapi di tahun 2024 barang bukti yang berhasil diungkap jauh lebih besar. Dimana di tahun 2023 Polres Keerom sukses mengamankan 6,2 kg ganja. Sementara di tahun 2024 berhasil mengamankan 18,5 kg ganja.
Ada beberapa titik yang menjadi pusat pengamanan, diantarannya Gereja Gembala Baik, Gereja Eliem Abepura, dan Gereja Pniel Kotaraja akan dijaga dengan pengamanan yang ketat.
Kejadian ini dibenarkan oleh Kasatlantas Polresta Jayapura Kota melalui Wakapolsek Muara Tami AKP Muh. Anwar. Wakapolsek mengatakan kejadian itu terjadi tepatnya di dekat SD Negeri Holtekamp sekira pukul 06.50 WIT, namun Polsek Muara Tami mendapatkan informasi pada pukul 07.00 WIT.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay mengungkapkan, operasi Lilin Cartenz bertujuan untuk meningkatkan keselamatan jalan selama libur Natal dan Tahun Baru. Operasi ini berlangsung dari tanggal 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025 dengan tujuan meningkatkan keselamatan jalan, mengurangi kecelakaan lalu lintas, mengawasi pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan kedisiplinan pengemudi. Dan puluhan personil diturunkan dalam operasi lilin Cartenz Nataru 2025.
Menurut Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay melalui Kasat Reskrim Narkoba AKP Muhammad Imran mengatakan, pasar narkoba di Kabupaten Jayapura memang sudah terbilang cukup tinggi, hal ini terlihat dari penangkapan pelaku dan barang bukti sitaan yang didapat.
Karena itu ia berharap dengan adanya sejumlah pos PAM ini dapat membantu masyarakat dalam menjaga keamanan selama perayaan hari besar agama Kristiani itu serta menyambut tahun baru 2025 tetap kondusif.
Adapun identitas ketiga korban yakni yang pertama adalah Frans Rendi Kambey (22). Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekira pukul 19.35 WIT di Jalan Agimuga, Mile 23. Korban kedua yakni Marten Buloroy (49), ia ditemukan meninggal dunia di Jalan depan Kantor Klasis Mimika tembusan Jalan WR Soepratman pada Kamis 19 Desember 2024.
"Saya mengucapkan selamat menyongsong Natal 2024 dan tahun baru 2025, semoga pada momen perayaan natal tahun 2024 dan menyambut tahun baru 2025 kita dapat membawa harapan baru, kebahagiaan, dan cinta kasih serta senantiasa kita dalam lindungan tuhan," ungkap Kapolres Keerom.
Kapolres Jayawijaya melalui kasi Humas Ipda M Suryanto ketika dikonfirmas membenarkan adanya insiden kebbakaran tersebut namun hingga kini kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kebakaran dari satu unit rumah dan satu unit ruko yang berada di Jalan thamrin Wamena.
Pasalnya, Barang bukti (BB) kendaraan tersebut jika belum diambil oleh pemiliknya tentu membuat kantor Sat Lantas Polres Jayapura semakin penuh dengan kendaraan BB, akhirnya lahan untuk parkir kendaraan anggota maupun pengunjung yang datang kesulitan jika mau parkir, kemudian akan terlihat kurang bagus jika dilihat masyarakat saat lewat karena banyak juga kendaraan BB kecelakaan yang hancur tidak diambil pemiliknya.
"Kebakaran itu murni musibah, bukan dibakar atau dampak dari pilkada, dan untuk memastikannya kita tunggu hasil penyelidikan," kata Kapolres Lanny Jaya Kompol Nursalam Saka saat dihubungi dari Jayapura, Kamis. Kebakaran yang terjadi pada Rabu (18/12) itu menghanguskan 40 kios atau lapak, katanya.
Saat ditemukan, korban tergeletak dengan kondisi terdapat luka potong di bagian leher kanan, pipi kanan tembus hidung, dan mulut. Diduga korban mengalami 3 kali bacokan. Korban kedua yakni MB (49) ditemukan tewas Kamis (19/12/2024) sekitar pukul 06.00 WIT dalam kondisi tengkurap dan bersimbah darah di jalan depan Kantor Klasis Mimika tembusan Jalan WR Supratman.
Kapolres Lanny Jaya Kompol Nursalam Saka membenarkan informasi tersebut. Nursalam menyampaikan bahwa kebakaran tersebut diduga berasal dari kompor milik salah satu warga yang berada dalam jejeran kios tersebut.
“Saat ini memang ada peningkatan kejadian pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Mimika. Kami harapkan masyarakat tetap waspada dan selalu menjaga keamanan (kendaraan-red),” kata AKP Fajar.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kapolsek Sentani Timur Iptu Susan Tecuari menjelaskan, menurut saksi mata yang tinggal di Kampung Netar, insiden terjadi saat korban melaju dari arah Abepura menuju Sentani. Saat tiba di lokasi, pohon besar dengan akar yang rapuh tumbang secara tiba-tiba kemudian menimpa korban. Korban ketika itu sedang melintas.
Hal itu diungkapkan oleh Kasubagminopsnal AKP Suhardi Syahilatua, ketika dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (17/12) malam. Suhardi mengatakan bahwa Polda Papua akan menggelar latihan oprasi lilin sesuai jadwal yang ada di Polda Papua. "Kesiapan kita dalam operasi lilin ini nanti pada tanggal 19-20 Desember itu kita adakan latihan operasi lilin yang dilaksanakan oleh jajaran Polda Papua," kata Suhardi
Melalui kehadiran "polisi Santa" diharapkan dapat membawa kebahagiaan dan damai kasih disetiap hati masyarakat Kota Jayapura sekaligus memupuk indahnya toleransi dalam keharmonisan, kata Kombes Victor Mackbon.
Hasilnya, ratusan sajam kembali diamankan oleh Polres Jayawijaya, parang, samurai, pisau, tulang kasuawi dan busur serta anak panah, aksi mobilisasi massa yang membawa alat tajam ini dipicu oleh adanya pemindahan Pleno rekapitulasi tingkat Kabupaten untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tolikara di Wamena oleh KPU Papua pegunungan kemarin.
Kedua pelaku yakni YRY dan SRW yang melintas di lokasi kemudian ditegur oleh korban agar tidak melintas terlebih dahulu. Namun, pelaku tidak menerima hingga sempat terjadi perselisihan sebelum akhirnya pelaku utama melakukan tindakan penikaman terhadap korban. Atas kejadian itu, korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika.
Lalu pada 14 Desember 2024, kondisi pasien disebut sempat membaik dan dipindahkan dari ruang ICU ke ruang rawat inap bedah RSUD Yowari. Namun Pada hari Minggu, 15 Desember 2024, sekira pukul 16.00 WIT pasien mengalami penurunan kondisi, saturasi oksigen dan tekanan darah pasien menurun. Sekira pukul 16.30 WIT pasien henti jantung dan dilakukan resusitasi jantung paru dan pada pukul 16.57 WIT pasien dinyatakan meninggal dunia.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, S.IK, menyatakan terkait konflik sosial yang disebabkan oleh Pemilukada di Kabupaten Lanny Jaya, memicu adanya pengungsi dari wilayah tersebut yang masuk ke Wilayah Wamena Kabupaten Jayawijaya, sejak dua hari lalu, namun kebanyakan pengungsi ini tidak berdiam diri disatu lokasi penampungan.
Namun yang terlihat di lapangan antrean BBM ini masih terus terjadi seperti ada kelangkaan atau kekurangan stok. Hal ini pun telah menjadi perhatian pemerintah kota Jayapura. Di mana PJ Walikota Jayapura Christian Sohilait, sebelumnya juga menyampaikan keprihatinannya dan berharap kepada aparat kepolisian untuk mengusut masalah itu.
Apakah karena factor kelalaian atau ada unsur kesengajaan karena factor Pilkada. Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samonsabra mengatakan peristiwa ini menyebabkan setidaknya 21 unit Toko dan rumah milik warga hangus terbakar. Kapolres mengaku pihaknya mengetahui peristiwa setelah mendapatkan informasi dari salah satu personil Polres Yalimo yang saat itu patroli di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
“Setelah KKB melakukan penembakan terhadap Bripda Choisu Rumabar, tim kami bergerak cepat melakukan pengejaran. Hasilnya, setelah kontak tembak pada selasa 10 Desember 2024, Rabu 11 Desember 2024, kami melakukan penyisiran di Lokasi dan menemukan KKB Topan Pelaku Penembahakn Bripda Choisu Rumabar, tewas,” jelas Brigjen Faizal dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/12/2024) siang.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan Aiptu Hidayat, menghembuskan nafas terakhirnya di RS Bhayangkara setelah kritis karena mengalami luka bacok di bagian kepalanya. “Rencana jenazah Aiptu Hidayat akan disemayamkan ke Kampung Halamannya yakni di Kabupaten Magetan, Jawa Timur,” ucap Kabid Humas dalam press rilisnya.
AKP Fajar Zadiq mengatakan, pelimpahan itu diduga atas pelanggaran yang dilakukan oleh salah satu pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Mimika pada saat PSU, Santu 7 Desember 2024 lalu.
Kasat Lantas Polresta Jayapura AKP Muhammad Akbar mengatakan, tidak sedikit pelajar di Kota Jayapura yang kerap membawa motor ke sekolah tanpa sepengetahuan orang tua dan pihak sekolah. Menurutnya kondisi ini memang perlu perhatian serius dari para orang tua untuk memberikan penegasan kepada anaknya.
Sebab banyak kejadian di wilayah perbatasan Kota Jayapura ini seperti pencurian, penganiayaan, bahkan sampai pada kasus pembunuhan, maupun tindakan kriminalitas lainnya terjadi secara masif.
TT diketahui terlibat dalam penembakan Bripda Choisu Yason Norman Rumabar pada hari Selasa (10/12) lalu di Kampung Lungguineri Distrik Pagaleme Kabupaten Puncak Jaya. Ketika itu aparat sempat melakukan tembakan balasan namun ternyata mengenai TT saat kelompok ini hendak melarikan diri.
Tak hanya itu, ada juga seorang warga sipil yang ikut jadi korban. Ia tertembak. Kejadian ini terjadi di Jalan Nogi-Wamena, Kampung Yakobak, Distrik Nogi, Kabupaten Lanny Jaya Rabu (11/12) sekira pukul 12.35 WIT dimana berdasarkan informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos, terdapat dua anggota Polres Lanny Jaya yang tertembak.
Direktur Samapta Polda Papua, Kombes Pol. Sondang R.D. Siagian, mengatakan saat ini korban sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura, setelah mengalami luka akibat insiden tersebut. Dalam kunjungannya Kombes Sondang, menyampaikan dukungan moril kepada Bripda Choisu dan keluarganya. Ia menegaskan bahwa Polda Papua akan memberikan perhatian penuh terhadap pemulihan korban.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kapolsek Sentani Timur Iptu Susan Tecuari didampingi Kepala Distrik Sentani Timur Eslie Suangburaro, SH, Kanit Reskrim Polsek SenTim. Aiptu Frengki Pangkali,S.H dan Tokoh Masyarakat bapak Anton Maring.
"Situasinya sudah aman ya," singkat Benny saat dikonfirmasi kemarin. Dia menyatakan situasi di Kabupaten Intan Jaya mulai membaik. Masyarakat pun mulai beraktivas seperti biasa.Benny menjelaskan pasca kerusuhan itu hingga kini anggotanya masih rutin melaksanakan patroli untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang beraktivitas.
Berdasarkan hasil informasi, keberadaan pelaku terdeteksi di kawasan Dok V, Distrik Jayapura Utara. Tim gabungan yang dipimpin Aipda Aris Haryanto bersama personel Polsek Sentani Timur dan Patmor Jayapura Utara bergerak ke lokasi. Setibanya di Hotel Numbay, pelaku, RA (34), warga Distrik Jayapura Utara, ditemukan di salah satu kamar bersama sejumlah barang bukti.
"Kita butuh jawaban dari Sat Reskrim Polres Jayapura karena laporan kita sudah lama sekali, apakah kasus pengeroyokan ini sudah ditangani atau belum, kami butuh kepastiannya, apakah sudah dipanggil keluarganya pelaku pengeroyokan sejauh mana hasil penyelidikan dan pemanggilan para saksi-saksi baik dari korban maupun orang yang ada di lokasi kejadian termasuk pelakunya,"ungkapnya
Ketua PPS Kampung Nawaripi, Yosep Mayabubun menyebut, kericuhan terjadi akibat adanya warga yang hendak mencoblos, namun warga tersebut tidak terdaftar dalam DPT untuk TPS 001. “Warga tersebut ngotot hingga mengamuk, mengakibatkan terjadinya kericuhan,” kata Yosep.
Tepatnya di depan Ruko Sebelum Hotel Suni Hawai Sentani yang mengakibatkan pengemudi mobil Mengalami luka luka dan Mobil mengalami Kerusakan (Kerugian Material). Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay saat dikonfirmasi wartawan Cenderawasih Pos, terkait kejadian tersebut membenarkan.
Usai melakukan aksinya, ET memilih kabur dan kini ia dalam pencarian Polres Jayawijaya. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, saat dikonfirmasi telah membenarkan adanya kasus pembunuhan tersebut.
Kapolsek menjelaskan, saat petugas menyelidiki lokasi, terduga pelaku ditemukan sedang tidur di sebuah pondok. "Dari interogasi awal, II mengaku membawa ganja dari Kampung Waris, Kabupaten Keerom, bersama seorang rekan lainnya YM. Ganja tersebut rencananya akan dikirim ke Kabupaten Timika untuk dijual.
Dalam video yang beredar, terlihat kediaman Yoakim Mujzijau diserang oleh massa yang diduga berasal dari kubu paslon nomor urut 3. Yoakim, dalam cuplikan video itu, mengonfirmasi bahwa rumahnya sedang diserang oleh sekelompok massa.
Kanit Lantas Polsek Jayapura Selatan, Iptu Safrudin mengatakan bahwa kecelakaan yang terjadi Sabtu (7/12) siang kemarin, diduga karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor Honda Beat PA 5996 RJ saat mencoba melambung kendaraan di depannya.
Wakapolres Merauke Kompol Dian Novita Piterz, SIK, ditemui media ini mengungkapkan, bahwa dua kelompok yang bersitegang tersebut karena dipicu minuman keras. ‘’Pemicunya dari minuman keras,’’ kata wanita pertama yang menjabat sebagai Wakapolres Merauke itu.
Kasat Resnarkoba Polres Mimika, AKP Andi Basuki Rahmat mengatakan, penangkapan terhadap pelaku berinisial AR alias Ansar itu dilakukan tim Opsnal dari Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika.
Ketika itu massa dari paslon 2, Jhony Banua Rouw-Darwis Massi berada disekitar hotel sementara massa dari paslon 4, Abisai Rollo-Rustan Saru berada diseberang jalan. Jarak keduanya hanya sekitar 30 meter yang dipisahkan oleh jalan dua arah. Sebelumnya pada Jumat dini hari sudah terjadi aksi massa di depan hotel namun ini bisa diredam.
“Paskan kejadian penembakan sopir truk lajuran Alm Sumuang Silalahi oleh OTK di jembatan Kali Walik KM 76 Jalur Trans Elelim -Wamena kemarin, kami mulai kemarin juga telah mengambil langkah-langkah antsipiasi gangguan keamanan di jalur Trans Papua Elelim – Wamena,” katanya saat dihubungi melalui via seluler pada (5/12).
AKBP Heru mengatakan berdasarkan keterangan saksi kejadian itu terjadi sekira pukul 21.00 WIT. Saat korban bersama teman-temannya usai nongkrong disalah satu kedai dan hendak mau pulang kerumahnya tiba-tiba empat OTK membawa senjata tajam dengan kendaraan bermotor lalu mengejar korban dan temannya.
Wakapolres Mimika, Kompol Hermanto saat ditemui Rabu (4/12) membenarkan penangkapan tersebut. Kata Kompol Hermanto, berdasarkan hasil interogasi bahwa pada Selasa malam keempat tersangka pelaku mendatangi kediaman Kepala Kampung Nawaripi di Nawaripi, Distrik Wania untuk bertemu dengan yang bersangkutan.
"Penembakan dialami tiga mobil sopir lajuran berjenis truck di kampung Wilak KM 76, Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo, oleh orang tak dikenal yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di tempat," jelas Kapolres.
Diduga akibat pengaruh minuman keras, keduanya tidak bisa mengendalikan laju kendaraan, sehingga tabrakan keras terjadi. IDY tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya, sehingga keluar jalur dan langsung menabrak korban hingga tewas terlindas di bawah kolong mobil. Dalam waktu hampir bersamaan juga mobil menyenggol Sepeda motor Honda Vario PA 3350 RI yang berada di belakang korban yang meninggal.
Kapolres menjelaskan tentunya Patroli rutin ini merupakan suatu bentuk komitmen sebagai aparat kemanan dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di Kota Wamena, sehingga harus semangat dan siap sedia dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, namun selalu berhati-hati dalam melakukan pemeriksaan maupun razia terhadap masyarakat yang di curigai membawa Sajam maupun miras.
Chriatian Aer membantah tudingan terhadap dirinya yang dianggap mengarahkan para personilnya untuk memenangkan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 2 dan paslon Bupati dan Wakil Bupati Keerom nomor urut 2 pada Pilkada 2024.
Wakapolres Merauke Kompol Novita Dian Piterz, SIK, saat memimpin apel patroli gabungan itu mengatakan, patroli gabungan yang dilakukan ini sudah menjadi kalender Kamtibmas setiap tahunnya.
Satu yang menjadi sasaran terjadinya kemacetan adalah Jalan Yos Soedarso karena terdapat tiga gereja besar di bilangan jalan tersebut, yakni Gereja Katedral Tiga Raja, Gereja Marthen Luther, dan Gereja Torsina.
Selain itu ada kucuran darah yang keluar dari hidung. Dijelaskan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Victor D. Mackbon mengatakan Iptu Taufiq Rahim adalah anggota Polresta Jayapura yang bertugas di Polsek Abepura sebagai Kanit Binmas Polsek Abepura.
Pasca itu, Polisi bergerak cepat mengejar pada pelaku yang diduga terlibat. Sebelumnya Polisi lewat Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon sudah mewanti untuk mereka yang terlibat bisa menyerahkan diri. Namun imbauan ini tidak diindahkan sehingga dilakukan pengejaran. Polisi akhirnya mengamankan tiga pemuda yang diyakini terlibat kasus pengeroyokan tersebut.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasi humas Ipda M Suryanto ketika di konfirmasi membenarkan adanya dua pelaku pembuat miras jenis CT yang telah diamankan sat Narkoba Polres Jayawijaya dimana salah satunya adalah seorang wanita berinisial CT (47) diamankan di Sinakma Wamena
Saat itu, korban dengan menggunakan sepeda motor dari rumahnya ke tempat kerjanya di Bandara Mopah Merauke. Aktivitas seperti ini dilakukan korban setiap paginya. Saat tiba di depan SMPN 2 Merauke, pelaku yang sedang dibonceng tiba-tiba mengayunkan parang ke arah mulut korban yang saat itu sedang dipinggir jalan. Parang itu mengenai wajah korban tepat di bagian pipi. ‘’Setelah korban terjatuh, pelaku mengayunkan parang lagi ke arah korban,’’ kata Kapolres.
Berdasarkan keterangan saksi Nando (29) di tempat kejadian perkara (TKP), kejadian bermula saat mobil bank sampah berjalan dari arah Koya, distrik Muara Tami menuju ke Kota Jayapura sesampainya diujung Jembatan merah sopir hilang kendali. Sehingga menyebabkan mobil oleng dan menabrak pembatas tengah Jembatan. Akibatnya mobil terbalik dan tanpak depan mobil hancur.
Dalam razia ini dipimpin oleh perwira pengawas Ipda Ponidi, dengan melibatkan personel gabungan piket fungsi Polres Keerom. Ponidi mengatakan, razia dilaksanakan meliputi pemeriksaan surat-surat kendaraan, kelengkapan kendaraan, barang bawaan.
Hal ini dilakukan karena jangan sampai mendekat hari pencoblosan ada hal yang dapat menganggu Kamtibmas, sehingga hal ini nanti bisa mempengaruhi kelancaran Pilkada Kabupaten Jayapura yang dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024.
Sosialisasi yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim, Ipda Daniel Z. Rumpaidus S.H M.H, disampaikan mencakup berbagai aspek, mulai dari jenis-jenis perjudian online, dampak negatif terhadap individu dan keluarga, hingga ancaman pidana bagi pelaku judi.
Dia mengatakan, berdasarkan pengakuan pelaku, pengerusakan yang dilakukan terhadap kendaraan dinas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura itu dilakukan lantaran kesal dan kecewa karena terlambat sampai di lokasi kejadian.
Diakui, dari pantauan pagi hari hingga sore hari memang tidak ad pergerakan massa di Kabupaten Jayapura, hanya saja memang terlihat ada beberapa masyarakat pada malam hari mereka sudah pergi atau bergerak ke Kota Jayapura untuk mengikuti aksi demo sehingga ada beberapa masyarakat yang turun ke Kota Jayapura untuk ikut aksi demo.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor D. Mackbon menyampaikan bahwa pihaknya membubarkan aksi demo ini karena beberapa alasan. Pertama aksi ini tidak mendapat ijin dari pihak kepolisian dan kedua aksi yang dilakukan menimbulkan ketidaknyamanan di tengah masyarakat dan mengganggu ekonomi warga.
Karena itu, kata Kombes Victor, perbuatan tersebut tidak hanya dapat merugikan diri sendiri tetapi juga dapat merugikan orang banyak. Untuk itu, kata dia perlunya kesadaran dari dalam diri sendiri. Dia mengatakan itu, karena beberapa kali pihaknya telah mengungkap berbagai kasus dan memberikan efek jera kepada pelaku, namun seakan tidak mempan bagi pelaku.
Akibatnya, dua rumah dan satu honai dibakar massa. Namun situasi tersebut dapat diredam usai aparat kepolisian dari Polres Jayawijaya turun ke lapangan dan menenangkan keluarga korban serta juga meminta keluarga pelaku untuk tidak melakukan aksi pembalasan, sebab kasus tersebut telah ditindak lanjuti oleh kepolisian.
Dijelaskan, selama ini jika terjadi kasus kriminalitas apakah penjambretan, Curas dan Curanmor, kasus Laka Lantas, pihak Polres Jayapura sangat terbantu sekali dalam pengungkapannya karena dibantu adanya gamabr yang terekam di CCTV.
Meski secara resmi telah dilakukan pergeseran pasukan, namun personel yang masuk dalam pengamanan ini akan bergerak sesuai dengan distribusi logistik masing-masing wilayah. Karena personel yang melakukan pengamanan TPS ini sekaligus juga mengawal dan mengamankan distribusi logistik dari Merauke ke masing-masing daerah tujuan di 22 distrik yang ada di Merauke.
"Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat kondisi bayi yang dibuang secara tidak manusiawi, dan diharapkan segera ditemukan titik terang mengenai kejadian tragis ini,"imbuhnya.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasubbdit Provos Bid Propam Polda Papua AKBP Muh. Mukabsi, S.Sos, MM didampingi Wakapolres Jayawijaya Kompol I Wayan Laba, SH, MH tersebut menyasar terhadap handphone (HP) milik pribadi personel Polri maupun guna mengecek apakah ada personel Polri yang bermain judi online.
“Untuk yang kami amankan inisial MS alias M sudah kita proses dan saat ini telah dilakukan perpanjangan penahanan di Jaksa Penuntut Umum (JPU) sehingga memang masih terus kita kembangkan,” kata AKP Fajar.
Video tersebut telah beredar luas di masyarakat dan dari apa yang dilakukan mantan anggota Polres Yalimo tersebut kini mendapat perhatian serius dari Satgas Ops Damai Cartenz. Diketahui sosok dalam video tersebut tampak mendeklarasikan diri sebagai panglima Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Yalimo dan menyatakan siap bertanggungjawab atas perampasan senjata dan beberapa aksi lainnya belakangan ini.
Kapolsek Mimika Baru, AKP Jaihot Limbong mengatakan, penangkapan kedua pelaku yang telah berstatus tersangka ini berdasarkan kerja keras Tim Opsnal dan Unit Reskrim Polsek Mimika Baru yang berkolaborasi dengan pihak keluarga.
"Artinya bahwa semua olah pikiran dan perbuatan harus senantiasa diilhami oleh semangat kepahlawanan. Adapun "Cintai Negerimu" mengandung makna bahwa apapun bentuk pengabdian kita harus memberikan sumbangsih yang berarti bagi kemajuan bangsa. Indonesia," kata Kompol Hermanto.
Dalam amanatnya Kompol Hermanto yang membacakan sambutan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengatakan Tema Peringatan hari Pahlawan Tahun 2024 adalah "Teladani Pahlawanmu, Cintal Negerimu" dan tema itu mengandung makna yang dalam.
Menurutnya, terlebih dalam situasi global yang sukar diprediksi ini maka mencintai negeri adalah juga dengan memperkuat jalinan kesetiakawanan sosial, memperkuat persatuan dan solidaritas sosial, menghidupkan kembali nilai sosial persaudaraan sesama anak bangsa.
Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, AKP Muhammad Akbar, mengatakan kejadian tersebut bermula saat Truk Mitsubishi colt diesel PA 8976 AN datang dari arah turunan Sekolah Kalam Kudus tujuan Kota Jayapura, remnya blong sehingga sopir hilang kendali.
"Dengan jumlah kendaraan hampir 2000 unit baik yang kondisi bagus maupun yang rusak parah akibat kecelakaan lalu lintas, kendaraan tersebut kami simpan di tiga tempat di wilayah Sat Lantas Polres Jayapura, kami harap pemiliknya bisa mengambilnya dengan memperlihatkan surat- surat yang lengkap, dan jika memang itu hasil dari sweeping pengendara kena tilang, maka bisa diambil dengan dibuktikan sudah membayar surat tilang tersebut,"kata Kasat Lantas
Kemunculan Aske Mabel terlihat dalam unggahan video di media sosial dimana dalam video singkat berdurasi 1 menit 58 detik itu, Aske Mabel menyatakan dirinya telah diangkat menjadi Panglima TPNPB-OPM Kodap Balim Timur Yali-Yalimo.
Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Boby Pratama saat dikonfirmasi pada Kamis (7/11/2024) malam membenarkan kejadian tersebut.AKP Boby menyebut, pengendara roda dua bernasib naas diketahui berkendara dalam keadaan mabuk dan tak dapat mengendalikan sepeda motornya saat pengemudi truk berinisial MB akan berbelok di tempat kejadian perkara.
Diketahui, kejadian tersebut terjadi di Jalan Ahmad Yani pada Selasa, 22 Oktober 2024 pagi. Kejadian pembacokan ini pun viral di media sosial. Setelah dikakikan pendalaman, polisi kemudian berhasil menangkap seorang pelaku berinisial M dan telah menjalani pemeriksaan di Polres Mimika.
DW kini telah diamankan oleh pihak Polres Keerom untuk mengikuti pemeriksaan lanjutan. Sementara tiga lainnya masih buron. Artinya Polres Keerom telah menetapkan 5 tersangka atas kasus penipuan SK CPNS tersebut.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, MM, mengatakan simulasi ini dilakukan bagaimana tehnis maupun taktis pengamanan yang akan di lakukan di TPS dalam tahap pungut hitung suara. Karena itu, Kapolres Leonardo Yoga memberi 2 pesan kepada seluruh personel yang akan diberi tugas melakukan pengamanan di TPS.
Warga kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian. Setelah menerima laporan, polisi langsung menuju ke kediaman korban untuk dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kasat Res Narkoba Polres Mimika, AKP Andi Basuki Rahmat menjelaskan, pada hari Rabu sekitar pukul 05.30 WIT Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Mimika mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya pengedar Narkotika jenis Sabu.
Vina menjelaskan bahwa korban meninggal dunia setelah dibiaya dengan cara dipanah. Dan pelakunya diperkirakan sekitar 9 orang, yang setelah kejadian itu lari ke hutan untuk menghindari penangkapan
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga didampingi Wakapolres Merauke Kompol Dian Novita Piterz, Kasi Humas Kompol Ahmad Nurung dan Kasat Reskrim AKP Haris Baltasar Nasution, mengungkapkan, kasus yang terjadi di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke dan itu dimulai saat korban masih berumur 13 tahun.
Razia tersebut dipimpin oleh KBO Sat Intelkam Polres Jayawijaya Ipda I Gede Cipta Adi Permana melakukan pemeriksaan di tempat -tempat yang pernah ditemukan menjadi tempat pembuatan miras, dan hasinya, ribual liter miras kembali diamankan bersama empat orang warga orang warga dengan inisial, LK (50), Jr (49), TK (32) dan KK(23) di dua tempat berbeda
Berdasarkan informasi dari keluarga korban Y, Maryen mengatakan bahwa, masalah tersebut telah diselesaikan di Polresta Jayapura Kota. Sementara kata dia, korban saat ini masih di RSUD Dok II Jayapura untuk dilakukan perawatan intensif.
Penangkapan terhadap pelaku yang diketahui berinisial YO (19) alias Raja ini dilakukan langsung oleh Kepolisian Sektor Mimika Baru (Polsek Miru) bekerja sama dengan pihak keluarga pelaku, pihak keluarga korban serta tokoh adat dan tokoh masyarakat yang sebelumnya telah dirundingkan di Polsek Miru.
Sementara pelaku yang berjumlah dua orang kini dalam pengejaran. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo menyampaikan bahwa korban kini dirawat intensif di RS Bhayangkara Polda Papua dan dalam kondisi sadar.
Kaur Ident Sat Reskrim Polres Keerom, Aiptu Arianto, beserta Personil didampinggi Bhabinkamtibmas Kampung Wulukubun Brigpol Muh. Soheh, langsung melakukan identifikasi dan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran yang menghanguskan rumah milik Yosep K. Pangu.
Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Fajar Zadiq menjelaskan, kasus pembakaran terhadap helikopter ini diduga merupakan rangkaian dari kasus pembunuhan terhadap warga negara asing (WNA) atas mama Glen Malcolm Conning pada Juli 2024 lalu yang berprofesi sebagai pilot dan bekerja untuk PT Intan Angkasa Air Service.
"Pukul 13.12 WIT, bertempat di Distrik ilu, Kab.Puncak jaya, telah terjadi Tindak Pidana Penganiayaan Berat (pembacokan) yang dilakukan oleh OTK terhadap Personil Polsek Ilu Polres Puncak Jaya atas nama Bripka Arif Hidayat,” ucap Kabid Humas melalui press rilis yang di terima cenderawasih pos, Minggu (27/10).
Kasus terbaru terkait dugaan penyalahgunaan dana desa di Kampung Ineki, Distrik Kepulauan Aruri, telah memicu perhatian serius. Berdasarkan informasi dari Kapolres Supiori melalui Kasat Reskrim Polres Supiori Ipda Daniel Z Rumapidus, SH.,MH, proses pemeriksaan saksi dan pengumpulan bukti-bukti telah dilakukan.
" Sejauh ini ada 76 kendaraan bermotor tidak menggunakan helm yang kami tilang karena dianggap tidak mematuhi aturan. Tidak memiliki SIM sekitar 5 dan yang tidak membawa STNK ada 4. Untuk kendaraan roda empat, Pihaknya telah mengamankan empat unit mobil," ungkapnya.
Pj Ketua TP PKK Kabupaten Jayawijaya Ny Meity J.M, Mayor menyatakan untuk sosialisasi dampak penggunaan narkoba ini menjadi program TP PKK di tahun 2024, dimana mengisi jabatannya sebagai penjabat Ketua PKK Kabupaten Jayawijaya mengisi program ini untuk bersinergi dengan pemerintah melihat generasi muda agar terhindar dari narkotika.
Ipda Daniel Z Rumapidus, Kasat Reskrim Polres Supiori yang juga anggota Sentra Gakkumdu, mengonfirmasi bahwa ada sebanyak 8 koli surat suara yang dijemput dan diangkut dari Biak menuju Supiori. Meski kondisi cuaca di Pulau Biak hari itu hujan lebat, proses pengambilan dan pengawalan tetap berjalan lancar.
Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan dengan menempatkan personel di tiga lapisan area strategis, yakni di lokasi debat, area parkir, dan posko pendukung kandidat. Pendekatan yang digunakan lebih bersifat preventif dan humanis, dengan menekankan metode "soft approach" untuk menjaga situasi kondusif.
Polres Puncak Jaya telah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi yang mengetahui terjadinya penembakan tersebut guna mengidentifikasi pelaku dan motif kekerasan menggunakan senjata api yang menyebabkan korban meninggal dunia. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, saat dikonfirmasi telah membenarkan peristiwa penembakan tersebut.