Penganiayaan yang dilakukan terlapor APD kepada korban AT karena korban menolak permintaan dari terlapor untuk berhubungan badan. Kasus penganiayaan ini terjadi di rumah kost korban di Jalan Paulus Nafi Merauke, Selasa 10 September 2024 sekitar pukul 16.00 WIT, dan baru dilaporkan korban pada Kamis 12 September 2024 sekira pukul 11.45 WIT.
Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Baharuddin Buton, S.H., menyampaikan, korban mengalami cedera kepala berat, luka lecet di pelipis dan wajah kanan, pendarahan dari hidung, mulut, serta telinga dan benturan keras di beberapa bagian tubuh. Korban dinyatakan meninggal dunia saat tiba di RS Yowari.
Kapolres mengimbau seluruh orang tua yang memiliki anak di bawah umur untuk tidak mengizinkan anaknya menggunakan kendaraan sepeda motor di jalan raya. Hal ini tentu melanggar aturan lalu lintas dan bisa menyebabkan kecelakaan baik yang terjadi untuk pengendara sendiri atau korbannya pengendara lainnya yang ada di jalan raya.
"Iya pelakunya KKB Lanny Jaya pimpinan Numbuk Telenggen. Dia pura-pura saja, dia bilang bukan-bukan, padahal dia pelakunya," ujar Brigjen Faizal, Jumat (13/9). Brigjen Faizal mengatakan bahwa informasi terkait dengan aksi yang dilakukan Telenggen ini sudah lama tak dengar dan sekarang baru kembali melakukannya.
Dilaporkan bahwa kurang lebih 50 buah gen ukuran 35 liter , dan untuk bbm yang berada di atas belang petugas melakukan police line yang mana BB yang di Police line berjumlah kurang lebih 200 gentong ukuran 600 liter sehingga diperkirakan BBM jenis Pertalite yang diamankan tersebut sekitar 15 ton.
Kasat Resnarkoba Polres Mimika, AKP Andi Sudirman Arif saat dikonfirmasi membenarkan, T alias Putra sempat mengelak dan menangis saat ditangkap oleh personil Sat Resnarkoba. Penangkapan ini dipimpin langsung oleh KBO Satresnarkoba Polres Mimika, Iptu Rumthe bersama empat orang anggotanya.
Peristiwa penembakan yang terjadi di Kabupaten Lanny jaya pada Selasa (10/9) malam, mengakibatkan salah satu anggota Polres Lanny Jaya, Brigpol Johan Herik Sibarani (32) meninggal dunia dan satu warga sipil, Adi Fallo (20) mengalami luka tembak dan sekarang masih rawat di RSUD Tiom.
Wakapolres Deni Herdiana mengungkapkan bahwa kasus tersebut terjadi pada Senin (9/9) sekira pukul 02.00 WIT. Dimana dari keterangan saksi korban SL (16), terungkap bahwa saat itu dirinya sedang bersama-sama dengan teman perempuannya RY (14) sedang duduk di pasir pinggir Pantai Holtekam.
“Iya betul ada penembakan, hanya saja saya belum bisa memberikan keterangan karena sementara masih cari informasi. Kejadiannya pukul 19.10 WIT,” kata Kapolres melalui sambungan telfonnya tadi malam.
Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha menjelaskan, setelah pembakaran rumah serta sejumlah kendaraan dan alat berat itu, pihaknya telah melakukan sterilisasi di lokasi, termasuk mengimbau warga setempat untuk menutup tambang ilegal di lokasi tersebut serta memberhentikan seluruh aktivitas penambangan tradisional.
Kapolres menjelaskan bahwa kejadian berawal saat adanya laporan dari masyarakat yang merasa resah karena di areal Terminal Pasar Jibama sering dijadikan lokasi perjudian sehingga mengganggu aktivitas jual beli di Pasar.
Penangkapan ini dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat yang resah akibat ulah para pelaku yang sudah berlangsung dalam 3 bulan terakhir di wilayah hukum Polsek Miru. Kapolsek Mimika Baru, AKP Jaihot Limbong mengatakan, pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WIT di jalan Bougenville Timika, anggota Unit Reskrim berhasil menangkap 2 pelaku.
Personel Polisi Wanita (Polwan) Polres Biak Numfor diminta untuk aktif untuk tergerak menjadi srikandi-srikandi yang turut proaktif dalam kegiatan yang mampu membawa harum nama bhayangkara dan Polri, dengan turut mendukung pelaksanaan pesta demokrasi Pilkada Serentak di Biak 2024.
Pemusnahan ini dilakukan bersama dengan Kejaksaan, Pengadilan, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Bea Cukai yang dipimpin langsung Kapolres Mimika AKBP I Komang Budiartha.
Dian Novita Piterzs menjelaskan bahwa saling serang antara dua kelompok warga ini masih dilatarbelakangi dengan kasus yang sama di bulan Agustus lalu. Dimana dalam kasus pertikaian antara kedua kelompok tersebut, satu diantara kelompok itu meninggal dunia.
Salah satu tujuan dilakukannya penggeledahan ini tak lain adalah untuk mengungkap kebenaran adanya senjata berupa pistol yang dipakai oleh oknum pelaku saat bersama rekan-rekannya menganiaya dan mengeroyok tiga orang korban salah tangkap.
Dan ditempat terpisah Kapolres Supiori, AKBP Marthin W. Asmuruf S.Sos., M.M., mengungkapkan bahwa ketika Piket Gabungan Sat Fungsi Polres Supiori Tiba di TKP Kampung Masram, Distrik Supiori Timur, Tim langsung mengamankan Pelaku serta mengambil keterangan Pelaku.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Yulianus Samberi , S.I.K ketika dikonfirmasi membenarkan adanya aksi pencurian dan permintaan tebusan kepada korban, namun pelaku berinisial SA dapat diringkus oleh Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Jayawijaya di Jl. Trikora - Misi
Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Fajar Zadiq menjelaskan, dari hasil pemeriksaan tersebut, terduga pelaku penganiayaan dan pengeroyokan korban salah tangkap bertambah menjadi 13 orang.
Ratusan bahkan jumlahnya mencapai ribuan tumpukan unit sepeda motor yang menjadi barang bukti (BB) kecelakaan lalu lintas selama ini kini menjadi barang rongsokan di belakang Kantor Lantas Polres Merauke.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, MM, melalui Kasat Lantas AKP Darwis, S.Sos, MM, ditemui media ini membenarkan tabrakan yang terjadi tersebut. Kronologis kejadiannya, kata Kasat Lantas berawal saat pengtendara roda dua dinas atas nama Bripka Faisal melaju dari arah Selatan ke Utara Jalan Arafura Buti, Merauke.
Kasat Lantas Polres Merauke AKP Darwis, S.Sos, MM ditemui disela-sela kegiatan itu mengungkapkan, untuk donor darah ini pihaknya sama dengan Palang Merah Indonesia Cabang Merauke. ‘’Kita kerja sama dengan PMI untuk menggelar donor darah hari ini,’’ kata AKP Darwis.
Wakapolres Mimika, Kompol Hermanto mengatakan, Pemeriksaan kendaraan dinas ini bertujuan untuk memastikan bahwa kendaraan dinas dalam kondisi baik dan siap digunakan dalam setiap kesempatan. "Hari ini kita melaksanakan pemeriksaaan kendaraan operasional Polres Mimika dengan tujuan mempersiapkan kegiatan tahapan Pilkada 2024," kata Wakapolres.
AKP Andi menyebut, di bulan September 2024 khususnya, Sat Resnarkoba telah berhasil mengungkap 3 kasus narkotika jenis sabu. Sedangkan, sejak Januari hingga September 2024, jumlah kasus narkotika yang ditangani Sat Resnarkoba Polres Mimika mencapai 25 kasus.
Mengingat pentingnya penggunaan Senpi (Senjata Api) guna mendukung tugas dan fungsi kepolisian, maka Polres Jayawijaya melakukan pemeriksaan atau pendataan untuk aset senjata api baik yang masih disimpan dan yang dipinjampakaikan kepada anggota.
Kasat Res Narkoba Polres Mimika, AKP Andi Sudirman Arif membenarkan, saat tiba di kantor Kejaksaan Negeri Mimika, tersangka langsung diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Mimika, Nazrid Arwijayah SH.
"Untuk pengamanan selama Pilkada Kabupaten Jayapura, kita mengoptimalkan personel di jajaran Polres Jayapura saja. Tidak ada didatangkan atau dibackup dari luar, kita nanti persiapkan personel di semua TPS kurang lebih 500 orang personel, baik yang tertutup maupun yang terbuka, "ungkapnya saat menghadiri acara doa lintas agama oleh Pemkab Jayapura di rumah Dinas Bupati Jayapura, Senin (2/9) lalu.
Kapolsek Mimika Baru AKP J Limbong menjelaskan, aksi spontanitas pengrusakan yang dilakukan oleh YA dengan cara melempar batu hingga mengenai kaca jendela kontrakan. Aksi tersebut selanjutnya mendapat perlawanan oleh MKM selaku korban yang menempati kontrakan tersebut.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, MM melalui Kasat Reskrim AKP Haris Baltasar Nasution, STK, SIK mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih mengejar pelaku penganiayaan tersebut.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo membenarkan kejadian tersebut. Benny mengatakan kejadian terjadi pada, Minggu (1/9) sekira pukul 16.05 WIT di jalan Trans Nabire Enatorali KM 192. Saat itu truk yang dikemudikan oleh Junaidi dan 2 penumpang Edwin dan Omar melintasi jalan tersebut.
Pengamanan yang dinamakan operasi mantap praja Cartenz II 2024 ini melibatkan lebih dari 400 personel gabungan yang terdiri dari TNI Polri, Pas Brimob 3 Polda Papua, Brimob Batalyon B Pelopor, Senkom Mitra Polri, Basarnas, BPBD Kabupaten Mimika, Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, Satpol PP dan Emergency Respons.
Kasat Samapta Polres Keerom IPTU Samuel Yunus membenarkan bahwa tim unit patroli yang dipimpin Kanit Turjawali Sat Samapta Bripka Ibnu Khaldun berhasil mengamankan minuman keras berbagai merek sebanyak 5 karton dengan rincian 2 karton jenis Vodka, 3 karton jenis Robinson dan 2 botol jenis iceland, dengan total sebanyak 170 botol.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui pada Regu 1 Satgas Pam Objek Pilkada Polres Jayapura, Ipda Ahmad Mustain mengungkapkan, patroli berlangsung aman dan kondusif, tanpa adanya kejadian yang menonjol.
Kapolres Jayawijaya melalui Plt. Kasi Humas Ipda M. Suryanto menyatakan bahwa dalam razia tersebut pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 bilah pisau sangkur , 11 botol CT, dan 5 plastik CT, 1 botol vodka, 1 Kaleng lem fox berukuran besar dan 5 botol plastik lem fox yang sedang dikonsumsi anak-anak di Tugu salib dan langsung di musnahkan dgn cara di bakar.
Akibat dari kejadian tersebut pengendara Sepeda motor Yamaha Vixion PA 3107 RB Meninggal Dunia di TKP, sedangkan pengendara Sepeda motor Honda Beat Street PA 5072 BA dibawa ke RSUD Ramela Koya Barat guna mendapatkan perawatan medis.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK menyatakan bahwa Korps Raport kenaikan pangkat yang saat ini dilaksanakan bukan merupakan hadiah tetapi hasil jerih payah dan kerja keras personel dalam menunjukkan kinerja ataupun prestasi berupa pelayanan kepada masyarakat.
Dijelaskan bahwa kejadian ini terjadi di seputaran Kompleks Perikanan Hamadi Distrik Jayapura Selatan pada Minggu (26/8) sekira Pukul 04.30 WIT. Korban diketahui bernama Robert Agustinus (26) awalnya diketahui lewat laporan call centre warga yang menyebut jika ada seorang pria sedang dalam tak sadarkan diri dengan tertelungkup. Saat itu terlihat korban memiliki beberapa luka terbuka pada bagian kepala dan tengkuk leher.
Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Fajar Zadiq menyebut, ada beberapa orang yang telah terindikasi sebagai pelaku pembakaran bendera tersebut berdasarkan keterangan beberapa saksi.
Kapolresta mengatakan, AJ dibekuk bersama barang buktinya pada Rabu 28 Agustus 2024 sekira Pukul 14.00 WIT. Dimana sebelumnya Tim Opsnal Satuan Narkoba Polresta Jayapura Kota saat lakukan penyelidikan berhasil mendapatkan informasi akan adanya pengiriman narkoba jenis ganja dalam jumlah besar.
Pendaftaran hari pertama yakni Paslon Alpius Toam sebagai Calon Bupati, Giri Wijayantoro Calon Wakil Bupati. Sedangkan di hari kedua disusul Paslon Jan Jap Ormuseray sebagai Calon Bupati dan Asrin Rante Tasak sebagai calon Wakil Bupati, serta pasangan Ted Mokay sebagai calon Bupati dan Hj. Supardi sebagai calon Wakil Bupati.
Kapolres melanjutkan, untuk sementara saat ini belum ada permintaan dari Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan terkait pengamanan di Distrik Alama. Apalagi, di Distrik Alama tidak ada Polsek maupun Pos Polisi dan satuan lainnya. Namun, masih bisa dipastikan situasi di Distrik Alama sementara dalam keadaan kondusif.
Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Jetny L. Sohilait, menjelaskan, pelaku ditangkap setelah polisi mendapatkan informasi keberadaan pelaku di sekitaran Kampung Asyaman Arso Swakarsa.
Kasat Narkoba Polres Mimika, AKP Andi Sudirman Arif menjelaskan, proses tahap II ini dilakukan setelah berkas perkara ketiga tersangka dinyatakan lengkap atau P21 oleh jaksa penuntut umum (JPU).
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga yang turun langsung lapangan memantau pengamanan di KPU Kabupaten Merauke tersebut mengungkapkan bahwa dalam rangka pengamanan dan pengaturan lalu lintas, pihaknya telah menurunkan ratusan personel untuk pendaftaran Bupati dan Wakil Bupati Merauke Kristian Gebze dan Kusmanto.
‘’Kita berhasil menangkap pelaku bersama barang bukti atas pencurian di Toko Sumber Mas di Jalan Trans Papua, Tanah Merah arah Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel Selasa 27 Agustus kemarin,’’ katanya. Pencurian itu terjadi pada Senin 26 Agustus 2024.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, mengatakan bahwa pagi hari ini personil Polres Merauke hadir untuk mengamankan jalannya pendaftaran Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Merauke.
Kata Kapolres Ari, dirinya sama sekali tidak akan mentolerir jika ada massa pendukung yang datang membawa sajam, dalam keadaan mabuk, hingga membuat aksi-aksi propaganda. Meski demikian, pendekatan yang dilakukan ke masyarakat lebih mengedepankan pendekatan yang humanis atau soft-approach.
Sejumlah saksi yang melihat kejadian itu menjelaskan, saat dibonceng sang ibu ke sekolah, bocah berumur kurang lebih 6 tahun ini terlihat mengenakan seragam salah satu sekolah Taman Kanak-kanak (TK) di Mimika.
"Kami cek di SPBU katanya tadi ada pickup yang tidak dikenal. Tapi kami bilang kenapa mereka lancar dan dijawab oleh SPBU bahwa mereka tidak tahu. Kami curiga petugas SPBU sudah dibayar untuk melayani eksklusif," beber sumber tersebut.
Berhubung di Masjid Agung Al Aqsha Sentani dilengkapi CCTV dan ada ruangan khusus monitor yang mengecek CCTV dan ada penjaganya, maka saat kejadian berlangsung pelaku langsung diteriaki dan berusaha kabur, namun berhasil ditangkap di halaman masjid, lalu diamankan para jamaah yang sudah selesai menjalankan ibadah Salat Subuh.
PT Sinar Mas sendiri merupakan perusahaan yang bergerak pada perkebunan kelapa sawit dan kata Kapolres, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 21. 00 WIT pada hari Minggu malam namun untuk penyebab kebakaran dan kronologisnya belum diketahui karena saat ini Tim Identifikasi Polres Jayapura masih mengumpulkan data dan informasi terkait kejadian tersebut termsuk berapa total kerugiannya.
Kapolres menjelaskan, sebagai anggota polisi harus menunjukkan profesional kerjanya dengan menjalankan tugas fungsi kepolisian yakni melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat. Tiga hal ini harus dikerjakan dengan baik dan tulus, penuh dengan rasa tanggung jawab dan ikhlas serta kedepankan profesionalisme dalam bekerja.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., Melalui Kasat Lantas AKP Baharuddin Buton, S.H menjelaskan, menurut keterangan saksi dan rekaman CCTV, sepeda motor Honda Beat yang datang dari arah Kemiri menuju Hawai kehilangan kendali dan menabrak Honda Vario yang saat itu keluar dari Bengkel Pangkep Indah. Akibat tabrakan tersebut, kedua pengendara jatuh dan mengalami luka-luka.
Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan, mengatakan dalam proses pengamanan Pilkada 2024, lebih khusus di proses pendaftaran kali ini pihaknya telah menempatkan sejumlah petugas-petugas pengamanan, dan juga anggota satintelkam untuk melakukan penjagaan, dan anggota Brimob.
Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda CRF warna hitam dengan cutting sticker hijau berplat nomor PA 5264 RS dan sebuah truk tangki air warna kuning dengan nomor polisi PA 8980 JA, yang mengakibatkan dua orang terluka dan kerugian material.
Kapolres sendiri berharap agar proses pelaksanan Pilkada mulai dari tahapan pendaftaran besok hingga proses penetapan dan pelantikan adalah proses yang cukup panjang dan menguras energi, dan pikiran.
Tubuh korban ditemukan terlentang dan diperkirakan sudah dalam keadaan tak bernyawa. Polisi masih menelusuri kasus ini dan melakukan penyelidikan dari pembunuhan sadis tersebut.
"Kami sudah memerintahkan agar hasil itu harus dikembalikan sebab yang layak dilantik menjadi anggota PPD di Kabupaten Tolikara yang memiliki nilai tinggi, oleh karena itulah kami akan melantik PPD yang nilainya tinggi dan PPD yang dilantik KPU Tolikara digugurkan karena memang ada yang salah
Kapolres Biak Numfor melalui Kasie Humas Polres Biak IPDA Joko Susilo, SE menegaskan, Tim Syber yang terdiri dari anggota Satuan Reskrim, Unit Intelkam, untuk melakukan pemantauan di media sosial. Selain itu juga tim Humas Polres Biak melakukan ajakan-ajakan menjaga ketertiban umum, dan menjaga konsep komunikasi publik.
Simulasi meliputi kegiatan pengamanan kampanye di lapangan eks Pasar Swadaya, Jalan Yos Soedarso Timika, kegiatan pengamanan masa tenang di dalam kota Timika, kegiatan pengamanan tahapan pemungutan suara di TPS rawan di dalam kota Timika serta kegiatan pengamanan rekapitulasi suara dan unjuk rasa damai hingga anarkis di kantor KPU Kabupaten Mimika di Jalan Hassanudin.
“Penangkapan ini bermula pada Senin (19/8) ketika pihak kepolisian menerima informasi tentang seorang individu yang dicurigai sebagai pengedar narkotika. Setelah melakukan pemantauan intensif, kami berhasil menangkap pelaku pertama, H, dengan barang bukti berupa satu paket plastik bening kecil berisi sabu,” terangnya.
Kasat Resnarkoba Polresta AKP Febry mengatakan, pemusnahan yang dilakukan merupakan petunjuk dari pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura karena berkas perkara milik SRO hampir rampung.
Kabag Ops Polres Mimika, AKP Sajuri mengatakan, meski dalam pelaksanaan simulasi masih terdapat banyak kekurangan yakni sarana dan prasarana yang belum dapat ditampilkan semua hingga kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
Simulasi ini dibuat seperti kejadian sebenarnya yang diawali dengan aksi demi penolakan atas hasil Pilkada di Kantor KPU Kabupaten Merauke maupun Kantor KPU Provinsi Papua Selatan. Namun aksi demo itu berujung anarkis sehingga Polisi terpaksa mengeluarkan tembakan.
Berkaitan dengan hal tersebut, layanan perubahan plat nomor kendaraan ini pun sudah mulai dibuka bagi warga masyarakat di Kabupaten Mimika sejak peluncuran itu. Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Mimika, AKP Boby Pratama mengungkapkan hal tersebut.
Ipda Alex Soumilena mengatakan, ditemukannya sosok mayat tersebut sempat membuat geger warga sekitar. Dia menyebut, mayat yang diketahui berinisial YM (37) tersebut, langsung direspon personel dari Polsek Kawasan Pelabuhan Poumako dipimpin Kanit Binmas Aiptu I Made Budiarta Gunawan.
Terduga pelaku seorang pemuda berinisial JM (19) yang juga merupakan warga kompleks di lokasi kejadian berhasil diciduk tim Opsnal Gabungan bertempat di seputaran Entrop pada, Rabu (21/8) sekira Pukul 13.30 WIT.
“Itu adalah prinsip utama kita, bahwa segala sesuatu kita laksanakan dan antisipasi sedini dan semaksimal mungkin, pasang mata dan telinga terhadap segala permasalahan yang berpotensi menyebabkan terjadinya kerawanan atau konflik di masyarakat, sedini mungkin harus diminimalisir,” kata Kapolres AKBP Arie Trestiwawan
Proses dukungan berupa Dana Hibah dari pemerintah daerah dalam mendukung semua tahapan Pilkada di Indonesia, tidak hanya diberikan kepada pihak Penyelenggara KPU, Bawaslu, tetapi juga Aparat Keamanan.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK menyatakan semua barang bukti berupa sajam berbagai jenis, miras dan katapel merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan sejak 5 sampai dengan 17 Agustus ini diperoleh dari beberapa tempat atau titik tertentu yang memang marak membawa sajam, dari masyarakat yang beraktifitas ditempat tersebut.
Hasilnya, unsur-unsur yang diperlukan guna meningkatkan kasus dari penyelidikan ke penyidikan telah terpenuhi sehingga status kasus tersebut naik ke penyidikan, maka dari itu ADS pun ditetapkan sebagai tersangka.
Kapolres Biak Numfor, melalui Kasat Lantas Iptu Adhitya Rizki R. Dikav, SIK membenarkan kejadian tersebut. Kejadian Laka Tunggal itu diakibatkan pengendara sepeda motor dibawah pengaruh minuman keras.
Kapolres Biak Numfor AKBP Arie Trestiawan mengatakan, pihaknya akan rutin melakukan patroli tidak hanya di dunia nyata tetapi patroli dunia maya juga penting dilakukan. Potensi kerawanan yang terjadi didunia media sosial tentu saja perlu mendapatkan perhatian. Bagaimana menindaklanjuti berita hoax, ujaran kebencian, hingga hasutan dan provokasi, perlu mendapatkan atensi dalam penanganannya.
Kapolres AKBP Ari Trestiawan, SH. SIK.,MH berharap kejadian simulasi yang diperagakan kali ini, tidak benar-benar terjadi saat pengamanan Pilkada Biak Numfor 2024, selama prose-proses tahapan yang dalam waktu dekat sudah dilakukan pendaftaran pasangan calon.
Kasat Polair Sanawiyah menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pemanggilan secara patut terhadap kelima ABK tersebut namun sampai saat ini tidak diketahui lagi keberadaannya sehingga dimasukan dalam daftar buronan Polisi atau DPO. Kelimanya, diduga terlibat sebagai pelaku pembunuhan terhadap Nahkoda KMN Aru Jaya 8 bernama bernama Try Avil Syaputra Arifin Syah.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, MM, mengatakan, pengamanan Pilkada kali ini berbeda dengan pengamanan Pilkada-Pilkada sebelumnya. Pasalnya, pengamanan Pilkada yang telah dilakukan selama ini hanya khusus untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Merauke.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, S.IK menyatakan apel gelar pasukan mantap praca Cartenz 2024 ditujukan untuk pengamanan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya, gelar pasukan ini sebagai sarana untuk melakukan pengecekan terakhir dari kesiapan unsur pelaksana operasi sekaligus sarana untuk saling menyatukan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, S.IK membenarkan adanya pengiriman puluhan Sajam jenis samurai dari online shop ke Wamena, sajam ini diamankan dari bandara Wamena lantaran dikirim dalam jumlah banyak ke Wamena sehingga menimbulkan kecurigaan dari aparat untuk penggunaan dari sajam ini.
Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Fajar Zadiq saat ditemui membenarkan hal tersebut. “Kami dari Sat Reskrim Polres Mimika baru saja melaksanakan gelar (perkara) peningkatan kasus dari lidik ke sidik,” ujarnya kepada wartawan usai gelar perkara.
"Di gudang milik saudara Z, kami menemukan 1.000 liter BBM yang dikemas dalam enam jerigen dan empat drum. Di gudang milik Y, kami menyita 3.000 liter yang disimpan dalam 90 jerigen, dan di gudang milik N ditemukan 2.600 liter BBM yang disimpan dalam 78 jerigen," ungkap Kapolres.
Kegiatan seleksi dihadiri oleh Dansat Brimob Polda Papua yang juga bertindak sebagai Ketua Tim Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ), Kombes Pol John Huntal S. Sitanggang, S.I.K., M.Han, didampingi oleh Kabagwatpers RoSDM Polda Papua, AKBP Adi Tri Widiyanto, S.I.K., S.H., yang bertugas sebagai Wakil Ketua Tim TKJ.
Dijelaskan, adanya rencana aksi demo yang dilakukan oleh KNPB, pihaknya sudah lakukan langkah antisipatif dengan menurunkan personel di semua jajaran Polres guna mendengar informasi lebih awal termasuk apakah nanti ada kegiatan aksi demo di Kabupaten Jayapura, tempatnya mana saja, jumlah kekuatannya ada berapa dan dipimpin atau kordinator siapa.
Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha mengatakan, titik kumpul mereka berada di Jalan Perintis dan akan menuju ke DPRD. Khusus di Timika Indah, massa terpantau baru akan berkumpul.
Dikatakan pelaksanaan upacara 17 Agustus ini memang sudah menjadi tanggunggjawab pemerintah Kota Jayapura, akan tetapi di dalam pelaksanaanya ada bagian yang memandang perlu adanya keterlibatan aparat kepolisian.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, S.IK menyatakan untuk pengamanan pihaknya telah menyurat juga ke Polda Papua terkait dengan penambahan BKO, dimana dalam surat itu diminta oleh polres Jayawijaya sekitar 300 sampai dengan 400 personel untuk membantu pengamanan di Provinsi Papua pegunungan maupun di Kabupaten Jayawijaya.
Kapolres Mimika AKBP I Komang Budiartha mengatakan, KNPB telah memasukkan surat pemberitahuan terkait dengan aksi tersebut. Namun, kata Kapolres pihaknya tidak memberikan izin.
Karo Ops Polda Papua I Ketut Gede Wijatmika, S.I.K menyampaikan terkait Operasi yang akan dilakukan, yaitu OMPC, OMPC I dalam rangka cipta kondisi yang pertama adalah KKR dan Tabligh Akbar dan itu merupakan pra Operasi yang sudah berjalan saat ini.
Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha menyebutkan, KKB yang membunuh pilot helikopter PT Intan Angkasa Air Service Glen Malcolm Conning telah meninggalkan Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Disini Polisi juga memastikan akan memberikan rasa aman bagi warga di Kota Jayapura maupun Kabupaten Jayapura sehingga meminta warga tetap melakukan aktifitas seperti biasa dan tidak ikut - ikutan dalam aksi tersebut.
Kapolres menyebut, pengamanan tahap inti Pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Mimika tahun 2024 akan melibatkan personil Polres Mimika dan Batalyon B Pelopor Brimob Polda Papua.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK Dalam rangka menekan angka kriminalitas, Polres Jayawijaya mulai intensifkan kegiatan razia senjata tajam di Kota Wamena. Dimana pihaknya saat ini telah menggencarkan pelaksanaan patroli maupun razia guna meminimalisir terjadinya tindak pidana di Kota Wamena.
Komisioner KPU Provinsi Papua Pegunungan Devisi Teknis Pelaksanaan Melkianus Kambu menyatakan sebenarnya sudah ada intruksi untuk pihak keamanan baik itu Polda dan Polres seluruh indonesia untuk uulai melakukan pengamanan pada saat pendaftaran bakal pasangan calon, namun KPU dikumen akan tetap menyurat ke Polda Papua untuk meminta penebalan personil.
Sekalipun diawal dikatakan akan dilakukan dengan jalan damai namun ujung - ujungnya dipastikan terjadi kericuhan dan aksi - aksi anarkis. Mirisnya lagi tak ada satupun pihak yang menyatakan siap bertanggungjawab.
Ibu kandung korban, Salma (39) mengaku tidak tahu pasti terkait kasus itu. Dirinya tahu peristiwa itu setelah anak kandungnya itu tiba di rumah sakit angkatan Laut. "Saya tidak tahu, saya taunya setelah anak saya tiba di rumah sakit," ungkap Salma kepada Cenderawasih Pos, Senin (12/8) siang.
Kasat Reskrim menjelaskan, berkaitan dengan penanganan kasus tersebut sebelumnya telah dilakukan reposisi terhadap lima orang terduga pelaku. Walau belum dapat membeberkan inisial para pelaku, Kasat Reskrim mengatakan dari hasil reposisi, ditemukan beberapa fakta-fakta baru yang menjadi peran masing-masing pelaku.
Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha mengatakan, antisipasi pun dilakukan buntut dampak dari peristiwa yang terjadi di Distrik Alama beberapa waktu lalu. Kapolres menyebut, antisipasi yang dilakukan salahsatunya adalah cipta kondisi. Selain itu, di Distrik Alama masih ada pasukan yang disiagakan untuk melakukan pengamanan.
Tidak terkecuali dalam proses penangangan dan penegakan hukum. Ada dua jenis pendekatan hukum di kepolisian saat ini yang dominant diterapkan dalam menangani laporan-laporan kepolisian dari masyarakat. Yang pertama adalah pendekatan restorative justice dan juga penyelesaian masalah hingga pelimpahan kasus ke kejaksaan.
Kejadian ini sendiri terjadi sekira pukul 04.00 WIT namun pelaku berhasil melarikan diri usai usahanya gagal. "Kami sudah menerima laporannya dari Satpol PP yang pos yang disana dan kami akan melakukan penyelidikan siapa pelakunya.