Rawan Kecelakaan, BPJN Evaluasi Pengaman Jembatan Youtefa

JAYAPURA – Rentetan insiden kecelakaan lalu lintas hingga peristiwa warga terjatuh di kawasan Jembatan Merah Youtefa menjadi perhatian serius dari otoritas jalan dan jembatan.

Merespons tragedi terbaru yang menewaskan seorang pemancing bernama Firman (22) pada, Selasa (14/7) dini hari, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jayapura menegaskan akan segera melakukan evaluasi total terhadap aspek keselamatan di jembatan ikonik tersebut.

  Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPJN Jayapura, Zuananda Azami, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa korban sebelum memaparkan langkah-langkah strategis yang akan diambil pihak balai.

  “Kami dari pihak Balai menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi di kawasan Jembatan Youtefa,” ujar Zuananda kepada Cenderawasih dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/7).

  Kawasan Jembatan Youtefa belakangan ini kerap menjadi sorotan karena tingginya aktivitas warga yang tidak sesuai peruntukan jalan raya, seperti berkumpul, berfoto, hingga memancing di area terlarang pada malam hari. Hal ini meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maupun warga terjatuh ke perairan.

Baca Juga :  Kagum Bisa Melihat Langsung Proses Cetak Koran

  Menyikapi urgensi tersebut, BPJN Jayapura berjanji akan langsung turun tangan memeriksa kelaikan infrastruktur keselamatan di sepanjang jembatan. Pemasangan tanda larangan aktivitas dan penambahan pengaman jembatan kini menjadi opsi kuat dalam evaluasi tersebut.

  “Menyikapi kejadian tersebut, Balai akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait segera melakukan evaluasi terhadap aspek keselamatan infrastruktur jembatan,” jelas Zuananda.

  Ia menambahkan bahwa evaluasi ini  meliputi pemeriksaan komprehensif terhadap kondisi pagar pengaman (railing), kecukupan rambu-rambu keselamatan, serta fasilitas pendukung lainnya untuk memastikan seluruh sistem pengaman berfungsi secara optimal.

   Terkait  insiden warga yang terpeleset saat hendak memancing pada pukul 00.35 WIT lalu, BPJN Jayapura mengingatkan kembali masyarakat mengenai fungsi dasar dari Jembatan Youtefa. Jembatan megah ini dibangun sebagai jalur logistik dan transportasi, bukan sebagai area rekreasi yang tidak terkontrol.

Baca Juga :  Pasar Ikan Youtefa Bersih Tapi Muncul Aroma Tak Sedap

  Pihaknya berharap masyarakat sipil dapat lebih bijak dan tidak nekat melakukan aktivitas berbahaya di atas jembatan, terutama pada jam-jam rawan malam hingga dini hari. “Ke depan, Balai mengharapkan agar aktivitas di Jembatan Youtefa atau jembatan lainnya dilakukan sesuai dengan fungsi dan peruntukannya sebagai prasarana transportasi. Aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan sebaiknya dihindari demi mencegah terulangnya kejadian yang serupa,” tegas Zuananda. (jim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

JAYAPURA – Rentetan insiden kecelakaan lalu lintas hingga peristiwa warga terjatuh di kawasan Jembatan Merah Youtefa menjadi perhatian serius dari otoritas jalan dan jembatan.

Merespons tragedi terbaru yang menewaskan seorang pemancing bernama Firman (22) pada, Selasa (14/7) dini hari, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jayapura menegaskan akan segera melakukan evaluasi total terhadap aspek keselamatan di jembatan ikonik tersebut.

  Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPJN Jayapura, Zuananda Azami, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa korban sebelum memaparkan langkah-langkah strategis yang akan diambil pihak balai.

  “Kami dari pihak Balai menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi di kawasan Jembatan Youtefa,” ujar Zuananda kepada Cenderawasih dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/7).

  Kawasan Jembatan Youtefa belakangan ini kerap menjadi sorotan karena tingginya aktivitas warga yang tidak sesuai peruntukan jalan raya, seperti berkumpul, berfoto, hingga memancing di area terlarang pada malam hari. Hal ini meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maupun warga terjatuh ke perairan.

Baca Juga :  Pemkot Siap Bangun Kembali Pasar Youtefa

  Menyikapi urgensi tersebut, BPJN Jayapura berjanji akan langsung turun tangan memeriksa kelaikan infrastruktur keselamatan di sepanjang jembatan. Pemasangan tanda larangan aktivitas dan penambahan pengaman jembatan kini menjadi opsi kuat dalam evaluasi tersebut.

  “Menyikapi kejadian tersebut, Balai akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait segera melakukan evaluasi terhadap aspek keselamatan infrastruktur jembatan,” jelas Zuananda.

  Ia menambahkan bahwa evaluasi ini  meliputi pemeriksaan komprehensif terhadap kondisi pagar pengaman (railing), kecukupan rambu-rambu keselamatan, serta fasilitas pendukung lainnya untuk memastikan seluruh sistem pengaman berfungsi secara optimal.

   Terkait  insiden warga yang terpeleset saat hendak memancing pada pukul 00.35 WIT lalu, BPJN Jayapura mengingatkan kembali masyarakat mengenai fungsi dasar dari Jembatan Youtefa. Jembatan megah ini dibangun sebagai jalur logistik dan transportasi, bukan sebagai area rekreasi yang tidak terkontrol.

Baca Juga :  Lagi, Miras Sebabkan Dua Nyawa Melayang

  Pihaknya berharap masyarakat sipil dapat lebih bijak dan tidak nekat melakukan aktivitas berbahaya di atas jembatan, terutama pada jam-jam rawan malam hingga dini hari. “Ke depan, Balai mengharapkan agar aktivitas di Jembatan Youtefa atau jembatan lainnya dilakukan sesuai dengan fungsi dan peruntukannya sebagai prasarana transportasi. Aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan sebaiknya dihindari demi mencegah terulangnya kejadian yang serupa,” tegas Zuananda. (jim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya