"Tiga pelaku melakukan dengan cara atau sistem tempel. Sebelumnya ada komunikasi yang dilakukan menggunakan Hp dan Whatsapp. Setelah diatur kemudian diambil oleh konsumen," kata Kepala Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika, AKP Andi Basuki Rahmat, Rabu (8/1). Saat ini ada tiga narapidana yang kembali diproses yakni F, I dan T.
Kasat Samapta Polres Jayapura, Iptu Sukardi, S.Sos, menjelaskan bahwa Strong Point dilaksanakan di lokasi-lokasi yang memiliki potensi gangguan keamanan dan kerawanan lalu lintas, seperti persimpangan jalan utama, area sekolah, dan pusat aktivitas masyarakat.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, SIK, ketika di konfirmasi membenarkan adanya penemuan jenazah seorang remaja yang mengapung di sebuah telaga yang ada di Kampung Sabulama Distrik Wesaput Minggu (5/1) sekitar Pukul 07.20 sampai dengan pukul 09.40 wit,
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K. melalui Kapolsek Depapre, Ipda Febri Yudha Asmara, S.H, mengungkapkan bahwa penyebab utama kecelakaan adalah kegagalan rem pada mobil Daihatsu Grandmax yang dikemudikan oleh Rehabeam Yarisetouw (38).
Wakapolres Jayawijaya Kompol. I Wayan Laba, SH, MH menyatakan pembinaan tradisi yang di laksanakan pada hari ini untuk membangkitkan jiwa korsa serta semangat kebersamaan antar teman seangkatan dan dalam rangka mempererat hubungan antar junior dan senior.
Sembari bertugas Ia melanjutkan pendidikannya dengan mengikuti pendidikan Sekolah Calon Perwira Polri (Secapa) di Sukabumi Jawa Barat. Setelah tujuh bulan pendidikan tepat tahun 2016 yang mengantarnya menjadi Perwira Polri.
"Saya tidak tahu apakah itu peluru nyasar atau tidak tetapi selongsongan pelurunya sudah dapat, itu peluru yang 9 mm," bebernya. Justin menjelaskan peristiwa itu terjadi pada saat dirinya bersama keluarga sedang ibadah bersama lepas sambut tahun baru di kediamannya di Kota Raja. Saat ibadah itulah tiba-tiba ia tertembak. Sementara Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Victor Mackbon, membantah jika Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, Justin Sitorus, ditembak orang tak dikenal (OTK).
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, S.IK menyatakanpihaknya telah menutup pelaksanaan olerasi Lilin Cartenz yang diperuntukan untuk pengamanan natal dan tahun baru kemarin dimana yang menjadi fokus darioperasi tersebut adalah pelayanan dan pengamanan yang telah dilakukan selama 14 hari kemarin.
‘’Sepanjang 2024, jumlah tindak pidana umum yang ditangani Polres Merauke sebanyak 428 kasus atau mengalami penurunan 28 persen dibandingkan 2023 sebanyak 548 kasus,’’ kata Kapolres didampingi Wakapolres Merauke Kompol Dian Novita Piterz dan Kasi Humas AKP Pri Sutejo, saat menggelar konfrensi pers di Mapolres Merauke.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, didampingi Dandim 1707/Merauke seusai memimpin gelaran pasukan dalam rangka pengamanan tahun baru membenarkan kejadian tersebut. Para tahanan, kata Kapolres, kabur dari ruang isolasi Rutan dengan cara menggergaji besi plafon sekira pukul 04.00 WIT.
Kapolres Merauke, AKBP Leonardo Yoga mengatakan puluhan personel yang naik pangkat terdiri dari 3 orang dari AKP ke Kompol, enam orang Iptu ke AKP, tujuh orang Ipda ke Iptu, satu orang Aipda ke Aiptu, sembilan orang Bripka ke Aipda. Lalu, tiga orang Brigadir ke Bripka, 20 orang Briptu ke Brigadir, empat orang Bripda ke Briptu dan dua orang Baratu ke Baraka.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK menyatakan sebagai umat beragama marilah mengucapkan syukur kepada tuhan yang maha kuasa, karena dengan kasih dan ridhonya karena masih diperkenankan hadir dan berkumpul dilapangan ini dalam rangka upacara korps raport kenaikan pangkat pengabdian tmt 1 juni 2024 dari Kompol ke AKBP.
Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, SIK., MH., melalui Kasie Humas Polres Biak Numfor, Ipda Joko, mengungkapkan bahwa sejak senja usai gelar pasukan di Mapolres Biak Numforr, personel pengamanan sudah disebar ke berbagai titik strategis. Sebelum bertugas, pasukan dikumpulkan untuk menerima arahan terkait prosedur pengamanan, baik di tempat ibadah maupun area publik lainnya.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK saat memimpin gelar pasukan kesiapan pengamanan malam pergantian yang dilaksanakan di Lapangan Mapolres Jayawijaya, menyatakan sejak awal pihaknya telah mengambil langkah antisipasi sehingga pelaksanaan malam pergantian tahun bisa berjalan dengan aman.
IPTU Adhitya Dikav, SIK, selaku Kasat Lantas Polres Biak Numfor, menegaskan bahwa pihaknya telah turun langsung ke lapangan selama pelaksanaan Operasi Lilin Cartenz 2024, dalam berbagai situasi terutama menjaga kamtibmas saat Ibadah Natal.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasi Humas Ipda M Suryanto menyatakan dalam rangka menjaga Sitkamtibmas di akhir Tahun, Polres Jayawijaya menggelar razia terhadap minuman keras dan senjata tajam, Razia dilaksanakan di perbatasan Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Yalimo guna mencegah masuknya minuman keras serta di seputaran Kota Wamena.
Dia menerangkan, dalam pelaksanaannya secara seremonial tutup tahun yang diselenggarakan oleh Pemkot Jayapura itu akan melibatkan masyarakat dan stakeholder terkait yang ada di wilayah pemerintahan Kota Jayapura.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, SIK mengaku jika pihaknya telah menyiapkan 150 personil gabungan untuk melakukan pengamanan malam pergantian tahun di tugu salib Wamena, sebab ini menjadi bagian dari operasi lilin cartenz 2024 yang masih terus berjalan.
Kapolres Jayawijaya melalui Plt. Kasi Humas Ipda M. Suryanto menyatakan bahwa pelaku pemilik minuman keras tersebut diketahui berinisial LP (32) dimana saat ini yang bersangkutan sedang berada diluar daerah namun tetap mengendalikan bisnis miras tersebut di Kota Wamena
“Saya sudah perintahkan para Kapolres dan Kapolsek, bersama rekan-rekan TNI dan instansi terkait agar aktif melakukan imbauan dan pencegahan. Bila perlu lakukan penegakan hukum bagi yang adakan pesta-pesta miras yang berpotensi terjadinya konflik atau bentrok fisik,” pintanya.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay mengimbau, masyarakat tidak boleh terlalu bereuforia merayakan malam pergantian tahun baru, dengan cara konvoi dengan kendaraan di jalan dengan menggunakan knalpot rising atau bising, karena ini bisa menggangu kenyamanan pengendara lainnya, kemudian tidak boleh mengkonsumsi minuman keras jika tidak terkoneksi maka bisa menyebabkan aksi kriminal.
Dimana kedua belah pihak sepakat untuk pembayaran denda adat dengan Wam (Ternak Babi) 38 Ekor, 35 Kantong Noken dan uang tunai Rp 250 juta, disamping itu pelaku pembunuhan ET (46) tetap akan menjalani proses hukum positif karena telah melakukan pembunuhan terhadap Ebuleke Tabuni.
Sebelumnya Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Keerom, Angelo Frank menegaskan bahwa SK CPNS formasi 3000 Kabupaten Keerom yang diterbitkan oleh oknum-oknum terkait tidak ada kaiatannya dengan Pemerintah Kabupaten Keerom.
Angka tersebut terbilang rendah bila dibandingkan tahun lalu (2023) dengan 25 kasus. Artinya di tahun 2024 mengalami penurunan 12 kasus jika dibandingkan tahun 2023.
Meski secara jumlah kasus menurun, tapi di tahun 2024 barang bukti yang berhasil diungkap jauh lebih besar. Dimana di tahun 2023 Polres Keerom sukses mengamankan 6,2 kg ganja. Sementara di tahun 2024 berhasil mengamankan 18,5 kg ganja.
Ada beberapa titik yang menjadi pusat pengamanan, diantarannya Gereja Gembala Baik, Gereja Eliem Abepura, dan Gereja Pniel Kotaraja akan dijaga dengan pengamanan yang ketat.
Kejadian ini dibenarkan oleh Kasatlantas Polresta Jayapura Kota melalui Wakapolsek Muara Tami AKP Muh. Anwar. Wakapolsek mengatakan kejadian itu terjadi tepatnya di dekat SD Negeri Holtekamp sekira pukul 06.50 WIT, namun Polsek Muara Tami mendapatkan informasi pada pukul 07.00 WIT.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay mengungkapkan, operasi Lilin Cartenz bertujuan untuk meningkatkan keselamatan jalan selama libur Natal dan Tahun Baru. Operasi ini berlangsung dari tanggal 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025 dengan tujuan meningkatkan keselamatan jalan, mengurangi kecelakaan lalu lintas, mengawasi pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan kedisiplinan pengemudi. Dan puluhan personil diturunkan dalam operasi lilin Cartenz Nataru 2025.
Menurut Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay melalui Kasat Reskrim Narkoba AKP Muhammad Imran mengatakan, pasar narkoba di Kabupaten Jayapura memang sudah terbilang cukup tinggi, hal ini terlihat dari penangkapan pelaku dan barang bukti sitaan yang didapat.
Karena itu ia berharap dengan adanya sejumlah pos PAM ini dapat membantu masyarakat dalam menjaga keamanan selama perayaan hari besar agama Kristiani itu serta menyambut tahun baru 2025 tetap kondusif.
Adapun identitas ketiga korban yakni yang pertama adalah Frans Rendi Kambey (22). Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekira pukul 19.35 WIT di Jalan Agimuga, Mile 23. Korban kedua yakni Marten Buloroy (49), ia ditemukan meninggal dunia di Jalan depan Kantor Klasis Mimika tembusan Jalan WR Soepratman pada Kamis 19 Desember 2024.
"Saya mengucapkan selamat menyongsong Natal 2024 dan tahun baru 2025, semoga pada momen perayaan natal tahun 2024 dan menyambut tahun baru 2025 kita dapat membawa harapan baru, kebahagiaan, dan cinta kasih serta senantiasa kita dalam lindungan tuhan," ungkap Kapolres Keerom.
Kapolres Jayawijaya melalui kasi Humas Ipda M Suryanto ketika dikonfirmas membenarkan adanya insiden kebbakaran tersebut namun hingga kini kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kebakaran dari satu unit rumah dan satu unit ruko yang berada di Jalan thamrin Wamena.
Pasalnya, Barang bukti (BB) kendaraan tersebut jika belum diambil oleh pemiliknya tentu membuat kantor Sat Lantas Polres Jayapura semakin penuh dengan kendaraan BB, akhirnya lahan untuk parkir kendaraan anggota maupun pengunjung yang datang kesulitan jika mau parkir, kemudian akan terlihat kurang bagus jika dilihat masyarakat saat lewat karena banyak juga kendaraan BB kecelakaan yang hancur tidak diambil pemiliknya.
"Kebakaran itu murni musibah, bukan dibakar atau dampak dari pilkada, dan untuk memastikannya kita tunggu hasil penyelidikan," kata Kapolres Lanny Jaya Kompol Nursalam Saka saat dihubungi dari Jayapura, Kamis. Kebakaran yang terjadi pada Rabu (18/12) itu menghanguskan 40 kios atau lapak, katanya.
Saat ditemukan, korban tergeletak dengan kondisi terdapat luka potong di bagian leher kanan, pipi kanan tembus hidung, dan mulut. Diduga korban mengalami 3 kali bacokan. Korban kedua yakni MB (49) ditemukan tewas Kamis (19/12/2024) sekitar pukul 06.00 WIT dalam kondisi tengkurap dan bersimbah darah di jalan depan Kantor Klasis Mimika tembusan Jalan WR Supratman.
Kapolres Lanny Jaya Kompol Nursalam Saka membenarkan informasi tersebut. Nursalam menyampaikan bahwa kebakaran tersebut diduga berasal dari kompor milik salah satu warga yang berada dalam jejeran kios tersebut.
“Saat ini memang ada peningkatan kejadian pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Mimika. Kami harapkan masyarakat tetap waspada dan selalu menjaga keamanan (kendaraan-red),” kata AKP Fajar.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kapolsek Sentani Timur Iptu Susan Tecuari menjelaskan, menurut saksi mata yang tinggal di Kampung Netar, insiden terjadi saat korban melaju dari arah Abepura menuju Sentani. Saat tiba di lokasi, pohon besar dengan akar yang rapuh tumbang secara tiba-tiba kemudian menimpa korban. Korban ketika itu sedang melintas.
Hal itu diungkapkan oleh Kasubagminopsnal AKP Suhardi Syahilatua, ketika dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (17/12) malam. Suhardi mengatakan bahwa Polda Papua akan menggelar latihan oprasi lilin sesuai jadwal yang ada di Polda Papua. "Kesiapan kita dalam operasi lilin ini nanti pada tanggal 19-20 Desember itu kita adakan latihan operasi lilin yang dilaksanakan oleh jajaran Polda Papua," kata Suhardi
Melalui kehadiran "polisi Santa" diharapkan dapat membawa kebahagiaan dan damai kasih disetiap hati masyarakat Kota Jayapura sekaligus memupuk indahnya toleransi dalam keharmonisan, kata Kombes Victor Mackbon.
Hasilnya, ratusan sajam kembali diamankan oleh Polres Jayawijaya, parang, samurai, pisau, tulang kasuawi dan busur serta anak panah, aksi mobilisasi massa yang membawa alat tajam ini dipicu oleh adanya pemindahan Pleno rekapitulasi tingkat Kabupaten untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tolikara di Wamena oleh KPU Papua pegunungan kemarin.
Kedua pelaku yakni YRY dan SRW yang melintas di lokasi kemudian ditegur oleh korban agar tidak melintas terlebih dahulu. Namun, pelaku tidak menerima hingga sempat terjadi perselisihan sebelum akhirnya pelaku utama melakukan tindakan penikaman terhadap korban. Atas kejadian itu, korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika.
Lalu pada 14 Desember 2024, kondisi pasien disebut sempat membaik dan dipindahkan dari ruang ICU ke ruang rawat inap bedah RSUD Yowari. Namun Pada hari Minggu, 15 Desember 2024, sekira pukul 16.00 WIT pasien mengalami penurunan kondisi, saturasi oksigen dan tekanan darah pasien menurun. Sekira pukul 16.30 WIT pasien henti jantung dan dilakukan resusitasi jantung paru dan pada pukul 16.57 WIT pasien dinyatakan meninggal dunia.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, S.IK, menyatakan terkait konflik sosial yang disebabkan oleh Pemilukada di Kabupaten Lanny Jaya, memicu adanya pengungsi dari wilayah tersebut yang masuk ke Wilayah Wamena Kabupaten Jayawijaya, sejak dua hari lalu, namun kebanyakan pengungsi ini tidak berdiam diri disatu lokasi penampungan.
Namun yang terlihat di lapangan antrean BBM ini masih terus terjadi seperti ada kelangkaan atau kekurangan stok. Hal ini pun telah menjadi perhatian pemerintah kota Jayapura. Di mana PJ Walikota Jayapura Christian Sohilait, sebelumnya juga menyampaikan keprihatinannya dan berharap kepada aparat kepolisian untuk mengusut masalah itu.
Apakah karena factor kelalaian atau ada unsur kesengajaan karena factor Pilkada. Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samonsabra mengatakan peristiwa ini menyebabkan setidaknya 21 unit Toko dan rumah milik warga hangus terbakar. Kapolres mengaku pihaknya mengetahui peristiwa setelah mendapatkan informasi dari salah satu personil Polres Yalimo yang saat itu patroli di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
“Setelah KKB melakukan penembakan terhadap Bripda Choisu Rumabar, tim kami bergerak cepat melakukan pengejaran. Hasilnya, setelah kontak tembak pada selasa 10 Desember 2024, Rabu 11 Desember 2024, kami melakukan penyisiran di Lokasi dan menemukan KKB Topan Pelaku Penembahakn Bripda Choisu Rumabar, tewas,” jelas Brigjen Faizal dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/12/2024) siang.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan Aiptu Hidayat, menghembuskan nafas terakhirnya di RS Bhayangkara setelah kritis karena mengalami luka bacok di bagian kepalanya. “Rencana jenazah Aiptu Hidayat akan disemayamkan ke Kampung Halamannya yakni di Kabupaten Magetan, Jawa Timur,” ucap Kabid Humas dalam press rilisnya.
AKP Fajar Zadiq mengatakan, pelimpahan itu diduga atas pelanggaran yang dilakukan oleh salah satu pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Mimika pada saat PSU, Santu 7 Desember 2024 lalu.
Kasat Lantas Polresta Jayapura AKP Muhammad Akbar mengatakan, tidak sedikit pelajar di Kota Jayapura yang kerap membawa motor ke sekolah tanpa sepengetahuan orang tua dan pihak sekolah. Menurutnya kondisi ini memang perlu perhatian serius dari para orang tua untuk memberikan penegasan kepada anaknya.
Sebab banyak kejadian di wilayah perbatasan Kota Jayapura ini seperti pencurian, penganiayaan, bahkan sampai pada kasus pembunuhan, maupun tindakan kriminalitas lainnya terjadi secara masif.
TT diketahui terlibat dalam penembakan Bripda Choisu Yason Norman Rumabar pada hari Selasa (10/12) lalu di Kampung Lungguineri Distrik Pagaleme Kabupaten Puncak Jaya. Ketika itu aparat sempat melakukan tembakan balasan namun ternyata mengenai TT saat kelompok ini hendak melarikan diri.
Tak hanya itu, ada juga seorang warga sipil yang ikut jadi korban. Ia tertembak. Kejadian ini terjadi di Jalan Nogi-Wamena, Kampung Yakobak, Distrik Nogi, Kabupaten Lanny Jaya Rabu (11/12) sekira pukul 12.35 WIT dimana berdasarkan informasi yang diperoleh Cenderawasih Pos, terdapat dua anggota Polres Lanny Jaya yang tertembak.
Direktur Samapta Polda Papua, Kombes Pol. Sondang R.D. Siagian, mengatakan saat ini korban sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura, setelah mengalami luka akibat insiden tersebut. Dalam kunjungannya Kombes Sondang, menyampaikan dukungan moril kepada Bripda Choisu dan keluarganya. Ia menegaskan bahwa Polda Papua akan memberikan perhatian penuh terhadap pemulihan korban.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kapolsek Sentani Timur Iptu Susan Tecuari didampingi Kepala Distrik Sentani Timur Eslie Suangburaro, SH, Kanit Reskrim Polsek SenTim. Aiptu Frengki Pangkali,S.H dan Tokoh Masyarakat bapak Anton Maring.
"Situasinya sudah aman ya," singkat Benny saat dikonfirmasi kemarin. Dia menyatakan situasi di Kabupaten Intan Jaya mulai membaik. Masyarakat pun mulai beraktivas seperti biasa.Benny menjelaskan pasca kerusuhan itu hingga kini anggotanya masih rutin melaksanakan patroli untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang beraktivitas.
Berdasarkan hasil informasi, keberadaan pelaku terdeteksi di kawasan Dok V, Distrik Jayapura Utara. Tim gabungan yang dipimpin Aipda Aris Haryanto bersama personel Polsek Sentani Timur dan Patmor Jayapura Utara bergerak ke lokasi. Setibanya di Hotel Numbay, pelaku, RA (34), warga Distrik Jayapura Utara, ditemukan di salah satu kamar bersama sejumlah barang bukti.
"Kita butuh jawaban dari Sat Reskrim Polres Jayapura karena laporan kita sudah lama sekali, apakah kasus pengeroyokan ini sudah ditangani atau belum, kami butuh kepastiannya, apakah sudah dipanggil keluarganya pelaku pengeroyokan sejauh mana hasil penyelidikan dan pemanggilan para saksi-saksi baik dari korban maupun orang yang ada di lokasi kejadian termasuk pelakunya,"ungkapnya
Ketua PPS Kampung Nawaripi, Yosep Mayabubun menyebut, kericuhan terjadi akibat adanya warga yang hendak mencoblos, namun warga tersebut tidak terdaftar dalam DPT untuk TPS 001. “Warga tersebut ngotot hingga mengamuk, mengakibatkan terjadinya kericuhan,” kata Yosep.
Tepatnya di depan Ruko Sebelum Hotel Suni Hawai Sentani yang mengakibatkan pengemudi mobil Mengalami luka luka dan Mobil mengalami Kerusakan (Kerugian Material). Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay saat dikonfirmasi wartawan Cenderawasih Pos, terkait kejadian tersebut membenarkan.
Usai melakukan aksinya, ET memilih kabur dan kini ia dalam pencarian Polres Jayawijaya. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, saat dikonfirmasi telah membenarkan adanya kasus pembunuhan tersebut.
Kapolsek menjelaskan, saat petugas menyelidiki lokasi, terduga pelaku ditemukan sedang tidur di sebuah pondok. "Dari interogasi awal, II mengaku membawa ganja dari Kampung Waris, Kabupaten Keerom, bersama seorang rekan lainnya YM. Ganja tersebut rencananya akan dikirim ke Kabupaten Timika untuk dijual.
Dalam video yang beredar, terlihat kediaman Yoakim Mujzijau diserang oleh massa yang diduga berasal dari kubu paslon nomor urut 3. Yoakim, dalam cuplikan video itu, mengonfirmasi bahwa rumahnya sedang diserang oleh sekelompok massa.
Kanit Lantas Polsek Jayapura Selatan, Iptu Safrudin mengatakan bahwa kecelakaan yang terjadi Sabtu (7/12) siang kemarin, diduga karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor Honda Beat PA 5996 RJ saat mencoba melambung kendaraan di depannya.
Wakapolres Merauke Kompol Dian Novita Piterz, SIK, ditemui media ini mengungkapkan, bahwa dua kelompok yang bersitegang tersebut karena dipicu minuman keras. ‘’Pemicunya dari minuman keras,’’ kata wanita pertama yang menjabat sebagai Wakapolres Merauke itu.
Kasat Resnarkoba Polres Mimika, AKP Andi Basuki Rahmat mengatakan, penangkapan terhadap pelaku berinisial AR alias Ansar itu dilakukan tim Opsnal dari Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika.
Ketika itu massa dari paslon 2, Jhony Banua Rouw-Darwis Massi berada disekitar hotel sementara massa dari paslon 4, Abisai Rollo-Rustan Saru berada diseberang jalan. Jarak keduanya hanya sekitar 30 meter yang dipisahkan oleh jalan dua arah. Sebelumnya pada Jumat dini hari sudah terjadi aksi massa di depan hotel namun ini bisa diredam.
“Paskan kejadian penembakan sopir truk lajuran Alm Sumuang Silalahi oleh OTK di jembatan Kali Walik KM 76 Jalur Trans Elelim -Wamena kemarin, kami mulai kemarin juga telah mengambil langkah-langkah antsipiasi gangguan keamanan di jalur Trans Papua Elelim – Wamena,” katanya saat dihubungi melalui via seluler pada (5/12).
AKBP Heru mengatakan berdasarkan keterangan saksi kejadian itu terjadi sekira pukul 21.00 WIT. Saat korban bersama teman-temannya usai nongkrong disalah satu kedai dan hendak mau pulang kerumahnya tiba-tiba empat OTK membawa senjata tajam dengan kendaraan bermotor lalu mengejar korban dan temannya.
Wakapolres Mimika, Kompol Hermanto saat ditemui Rabu (4/12) membenarkan penangkapan tersebut. Kata Kompol Hermanto, berdasarkan hasil interogasi bahwa pada Selasa malam keempat tersangka pelaku mendatangi kediaman Kepala Kampung Nawaripi di Nawaripi, Distrik Wania untuk bertemu dengan yang bersangkutan.
"Penembakan dialami tiga mobil sopir lajuran berjenis truck di kampung Wilak KM 76, Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo, oleh orang tak dikenal yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di tempat," jelas Kapolres.
Diduga akibat pengaruh minuman keras, keduanya tidak bisa mengendalikan laju kendaraan, sehingga tabrakan keras terjadi. IDY tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya, sehingga keluar jalur dan langsung menabrak korban hingga tewas terlindas di bawah kolong mobil. Dalam waktu hampir bersamaan juga mobil menyenggol Sepeda motor Honda Vario PA 3350 RI yang berada di belakang korban yang meninggal.
Kapolres menjelaskan tentunya Patroli rutin ini merupakan suatu bentuk komitmen sebagai aparat kemanan dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di Kota Wamena, sehingga harus semangat dan siap sedia dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, namun selalu berhati-hati dalam melakukan pemeriksaan maupun razia terhadap masyarakat yang di curigai membawa Sajam maupun miras.
Chriatian Aer membantah tudingan terhadap dirinya yang dianggap mengarahkan para personilnya untuk memenangkan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 2 dan paslon Bupati dan Wakil Bupati Keerom nomor urut 2 pada Pilkada 2024.
Wakapolres Merauke Kompol Novita Dian Piterz, SIK, saat memimpin apel patroli gabungan itu mengatakan, patroli gabungan yang dilakukan ini sudah menjadi kalender Kamtibmas setiap tahunnya.
Satu yang menjadi sasaran terjadinya kemacetan adalah Jalan Yos Soedarso karena terdapat tiga gereja besar di bilangan jalan tersebut, yakni Gereja Katedral Tiga Raja, Gereja Marthen Luther, dan Gereja Torsina.
Selain itu ada kucuran darah yang keluar dari hidung. Dijelaskan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Victor D. Mackbon mengatakan Iptu Taufiq Rahim adalah anggota Polresta Jayapura yang bertugas di Polsek Abepura sebagai Kanit Binmas Polsek Abepura.
Pasca itu, Polisi bergerak cepat mengejar pada pelaku yang diduga terlibat. Sebelumnya Polisi lewat Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon sudah mewanti untuk mereka yang terlibat bisa menyerahkan diri. Namun imbauan ini tidak diindahkan sehingga dilakukan pengejaran. Polisi akhirnya mengamankan tiga pemuda yang diyakini terlibat kasus pengeroyokan tersebut.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasi humas Ipda M Suryanto ketika di konfirmasi membenarkan adanya dua pelaku pembuat miras jenis CT yang telah diamankan sat Narkoba Polres Jayawijaya dimana salah satunya adalah seorang wanita berinisial CT (47) diamankan di Sinakma Wamena
Saat itu, korban dengan menggunakan sepeda motor dari rumahnya ke tempat kerjanya di Bandara Mopah Merauke. Aktivitas seperti ini dilakukan korban setiap paginya. Saat tiba di depan SMPN 2 Merauke, pelaku yang sedang dibonceng tiba-tiba mengayunkan parang ke arah mulut korban yang saat itu sedang dipinggir jalan. Parang itu mengenai wajah korban tepat di bagian pipi. ‘’Setelah korban terjatuh, pelaku mengayunkan parang lagi ke arah korban,’’ kata Kapolres.
Berdasarkan keterangan saksi Nando (29) di tempat kejadian perkara (TKP), kejadian bermula saat mobil bank sampah berjalan dari arah Koya, distrik Muara Tami menuju ke Kota Jayapura sesampainya diujung Jembatan merah sopir hilang kendali. Sehingga menyebabkan mobil oleng dan menabrak pembatas tengah Jembatan. Akibatnya mobil terbalik dan tanpak depan mobil hancur.
Dalam razia ini dipimpin oleh perwira pengawas Ipda Ponidi, dengan melibatkan personel gabungan piket fungsi Polres Keerom. Ponidi mengatakan, razia dilaksanakan meliputi pemeriksaan surat-surat kendaraan, kelengkapan kendaraan, barang bawaan.
Hal ini dilakukan karena jangan sampai mendekat hari pencoblosan ada hal yang dapat menganggu Kamtibmas, sehingga hal ini nanti bisa mempengaruhi kelancaran Pilkada Kabupaten Jayapura yang dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024.
Sosialisasi yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim, Ipda Daniel Z. Rumpaidus S.H M.H, disampaikan mencakup berbagai aspek, mulai dari jenis-jenis perjudian online, dampak negatif terhadap individu dan keluarga, hingga ancaman pidana bagi pelaku judi.
Dia mengatakan, berdasarkan pengakuan pelaku, pengerusakan yang dilakukan terhadap kendaraan dinas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura itu dilakukan lantaran kesal dan kecewa karena terlambat sampai di lokasi kejadian.
Diakui, dari pantauan pagi hari hingga sore hari memang tidak ad pergerakan massa di Kabupaten Jayapura, hanya saja memang terlihat ada beberapa masyarakat pada malam hari mereka sudah pergi atau bergerak ke Kota Jayapura untuk mengikuti aksi demo sehingga ada beberapa masyarakat yang turun ke Kota Jayapura untuk ikut aksi demo.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor D. Mackbon menyampaikan bahwa pihaknya membubarkan aksi demo ini karena beberapa alasan. Pertama aksi ini tidak mendapat ijin dari pihak kepolisian dan kedua aksi yang dilakukan menimbulkan ketidaknyamanan di tengah masyarakat dan mengganggu ekonomi warga.
Karena itu, kata Kombes Victor, perbuatan tersebut tidak hanya dapat merugikan diri sendiri tetapi juga dapat merugikan orang banyak. Untuk itu, kata dia perlunya kesadaran dari dalam diri sendiri. Dia mengatakan itu, karena beberapa kali pihaknya telah mengungkap berbagai kasus dan memberikan efek jera kepada pelaku, namun seakan tidak mempan bagi pelaku.
Akibatnya, dua rumah dan satu honai dibakar massa. Namun situasi tersebut dapat diredam usai aparat kepolisian dari Polres Jayawijaya turun ke lapangan dan menenangkan keluarga korban serta juga meminta keluarga pelaku untuk tidak melakukan aksi pembalasan, sebab kasus tersebut telah ditindak lanjuti oleh kepolisian.
Dijelaskan, selama ini jika terjadi kasus kriminalitas apakah penjambretan, Curas dan Curanmor, kasus Laka Lantas, pihak Polres Jayapura sangat terbantu sekali dalam pengungkapannya karena dibantu adanya gamabr yang terekam di CCTV.
Meski secara resmi telah dilakukan pergeseran pasukan, namun personel yang masuk dalam pengamanan ini akan bergerak sesuai dengan distribusi logistik masing-masing wilayah. Karena personel yang melakukan pengamanan TPS ini sekaligus juga mengawal dan mengamankan distribusi logistik dari Merauke ke masing-masing daerah tujuan di 22 distrik yang ada di Merauke.
"Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat kondisi bayi yang dibuang secara tidak manusiawi, dan diharapkan segera ditemukan titik terang mengenai kejadian tragis ini,"imbuhnya.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasubbdit Provos Bid Propam Polda Papua AKBP Muh. Mukabsi, S.Sos, MM didampingi Wakapolres Jayawijaya Kompol I Wayan Laba, SH, MH tersebut menyasar terhadap handphone (HP) milik pribadi personel Polri maupun guna mengecek apakah ada personel Polri yang bermain judi online.
“Untuk yang kami amankan inisial MS alias M sudah kita proses dan saat ini telah dilakukan perpanjangan penahanan di Jaksa Penuntut Umum (JPU) sehingga memang masih terus kita kembangkan,” kata AKP Fajar.
Video tersebut telah beredar luas di masyarakat dan dari apa yang dilakukan mantan anggota Polres Yalimo tersebut kini mendapat perhatian serius dari Satgas Ops Damai Cartenz. Diketahui sosok dalam video tersebut tampak mendeklarasikan diri sebagai panglima Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Yalimo dan menyatakan siap bertanggungjawab atas perampasan senjata dan beberapa aksi lainnya belakangan ini.
Kapolsek Mimika Baru, AKP Jaihot Limbong mengatakan, penangkapan kedua pelaku yang telah berstatus tersangka ini berdasarkan kerja keras Tim Opsnal dan Unit Reskrim Polsek Mimika Baru yang berkolaborasi dengan pihak keluarga.
"Artinya bahwa semua olah pikiran dan perbuatan harus senantiasa diilhami oleh semangat kepahlawanan. Adapun "Cintai Negerimu" mengandung makna bahwa apapun bentuk pengabdian kita harus memberikan sumbangsih yang berarti bagi kemajuan bangsa. Indonesia," kata Kompol Hermanto.
Dalam amanatnya Kompol Hermanto yang membacakan sambutan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengatakan Tema Peringatan hari Pahlawan Tahun 2024 adalah "Teladani Pahlawanmu, Cintal Negerimu" dan tema itu mengandung makna yang dalam.
Menurutnya, terlebih dalam situasi global yang sukar diprediksi ini maka mencintai negeri adalah juga dengan memperkuat jalinan kesetiakawanan sosial, memperkuat persatuan dan solidaritas sosial, menghidupkan kembali nilai sosial persaudaraan sesama anak bangsa.
Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, AKP Muhammad Akbar, mengatakan kejadian tersebut bermula saat Truk Mitsubishi colt diesel PA 8976 AN datang dari arah turunan Sekolah Kalam Kudus tujuan Kota Jayapura, remnya blong sehingga sopir hilang kendali.