Kapolda Papua, Irjen Patrige Renwarin, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Satgas Operasi Damai Cartens, personel Polda Papua, Polres Yalimo, serta Sat Brimob Polda Papua. Keberadaan Aske Mabel terdeteksi berdasarkan laporan dari masyarakat setempat yang melihatnya di sekitar lokasi kejadian. Tim gabungan pun segera bergerak dan berhasil menangkap Aske yang saat itu membawa satu pucuk senjata api.
Saat ini, pihaknya tengah memintai keterangan terhadap korban serta anggota keluarga korban yang lain. LA yang melakukan tindakan tak berperikemanusiaan ini pun telah ditangkap dan tengah menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik.
AKP Rian melanjutkan bahwa saat melakukan aksi tersebut, pihak keluarga korban langsung ditemui oleh Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman. AKP Rian menyebutkan bahwa saat bertemu keluarga korban, Kapolres telah menegaskan bahwa akan segera ditindaklanjuti terkait dengan sidang kode etik.
Kasus penganiayaan itu dialami korban saat dari rumahnya tujuan kios yang ada di Jalan Peternakan Merauke dengan melewati jalan pintas. Kasi Humas Prih Sutejo menjelaskan, saat itu korban bersama dengan seorang saksi. Di tengah perjalan, tiba-tiba pelaku yang menggunakan topi dan baju switer yang kerannya menutupi sampai leher sehingga terlihat seperti topeng menarik korban masuk ke hutan-hutan atau semak-semak jalan tersebut.
Selama kegiatan berlangsung berhasil di amankan Miras Lokal Jenis Moke dan Sopi yang tidak bertuan dgn rincian minuman keras Jenis Moke sebanyak 135 liter yang dikemas dalam 90 botol air mineral ukuran 1.500 ML. Kemudian, minuman keras jenis Moke kemasan sebanyak 188 liter yang dikemas dalam 314 botol air mineral ukuran 600Ml.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, melalui Kasi Humas Polres Merauke AKP Prih Sutejo bahwa situasi Kabupaten Merauke saat ini aman dan kondusif. Namun begitu, pihaknya dari kepolisian Resor Merauke meningkatkan atroli untuk menjaga situasi tetap aman khusunya menjelang pelantikan bupati dan wakil bupati Merauke yang akan di laksanakan di Jakarta pada hari ini 20 Pebruari 2025.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kapolsek Sentani Timur, Iptu Susan Tecuari, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula saat anggota Polsek Sentani Timur mengamankan seorang pelaku pencurian dengan pemberatan Berinisial EK.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, melalui Kasi Humas AKP Prih Sutejo ditemui media ini mengungkapkan bahwa peristiwa itu berawal saat ada laporan masyarakat terkait dengan adanya orang mabuk di Kudamati.
Seperti diketahui sidang putusan MK mengenai gugatan Pilkada Papua akan kembali dilanjutkan pada, 24 Februari 2025 mendatang. Untuk itu khusus untuk wilayah Abepura dan sekitarnya Polresta Jayapura menyiapkan sebanyak 135 personel. Jumlah tersebut diketahui gabungan dari Anggota personel Polresta Jayapura Kota, Polsek, Anggota Brimob dan Polairud.
Kapolsek mengatakan, hingga kini kasus tersebut masih dalam proses pemeriksaan saksi-saksi. “Saat ini masih mengumpulkan alat bukti,” ujar Kapolsek. Dia melanjutkan, pihaknya kini tengah mencari tahu terkait dengan ciri-ciri pelaku serta menumpulkan bukti-bukti.
Ketiganya yakni MN berjenis kelamin laki-laki berumur 3 tahun dan dua lainnya perempua berinisial AN berumur 2 tahun dan YN berumur 7 bulan. Belum diketahui penyebab kebakaran rumah korban yang seluruhnya berbahan kayu itu.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Alman S. Imbiri, mengatakan korban Iwan Segong ditemukan sekira pukul 10.35 WIT oleh keluarga korban yang ikut mencari menggunakan perahu bersama tim gabungan yang lain. Posisi ditemukannya korban Iwan Segong kurang lebih 3 kilometer ke arah hulu sungai Bian.
Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., selaku pembina Alumni 97 SMA Negeri 1 Sentani dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, terutama dalam mendukung pendidikan anak-anak sejak dini.
Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kabag Ops Kompol Septen P. Sianturi, S.H, mengakui bahwa untuk area X Pasar Lama Sentani itu akan dipertegas kembali patroli, mengingat lahan tersebut sebelumnya telah dibangun fasilitas olahraga seperti volly pantai.
Kapolres Jayapura dalam sambutannya menyampaikan bahwa mutasi jabatan dalam tubuh Polri adalah hal yang biasa sebagai bentuk penyegaran organisasi serta peningkatan profesionalisme.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasi Humas Polres Jayawijaya IPDA M. Suryanto saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah mengamankan tanaman narkotika golongan I jenis ganja di Wouma. Kelima batang tanaman ganja yang diamankan sebagai barang bukti memiliki masing-masing panjang 189 cm, 167 cm, 110 cm, 95 cm dan 50 cm.
Korban yang diketahui bernama Muslim Anto Hariono itu menyebut, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIT. Saat itu, dirinya sedang mengkal di pangkalan yang menjadi tempat mencari penumpangnya di area gorong-gorong.
Wakapolres Jayawijaya Kompol I Wayan Laba, SH, MH menyatakan dari pengungkapkan kasus scuramor kemarin yang melibatkan 5 tersangka dan 9 barang bukti kendaraan roda dua berbagai jenis, kemungkinan besar masih ada pelaku lain lagi, sebab saat ini tim pidum Opsnal Reskrim Polres Jayawijaya masih terus melakukan pengembangan.
Ia menambahkan bahwa setelah menyelesaikan tahapan yang diperlukan, pemohon dapat melakukan pembayaran melalui virtual account yang tersedia dalam aplikasi. SIM yang diperpanjang kemudian dapat diambil langsung atau dikirim melalui layanan pos sesuai dengan pilihan pemohon.
Dalam adegannya, AM memperagakan 13 yang dimulai dari pelaku berjumpa dengan korban PK (61). Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, melalui Kasat Reskrim AKP Arrya Nusa Hindrawan menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan tersangka sebelum melakukan pembunuhan tersebut, dirinya mengkonsumsi minuman keras bersama dua orang temannya.
Okoni Siep diketahui merupakan bagian dari kelompok buron Aske Mabel, yang menembak Brigpol Iqbal Anwar Arif hingga tewas pada 17 Januari 2025. Ia ditangkap aparat Satgas Operasi Damai Cartenz di wilayah hukum Polres Yahukimo
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K mengatakan, meski sampai dengan saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi dari MK terkait pelantikan kepala daerah, akan tetapi pihak siap melaksanakan pengamanan.
Dalam press rilis yang dikeluarkan Polres Jayawijaya terungkap jika lima orang sindikat curanmor yang berhasil diamankan aparat kepolisian di berbagai tempat berbeda antara lain YI, KI, AW, dan SE, sementara TH yang merupakan salah satu pelaku pencurian kendaraan di kabupaten Jayapura sehingga berkas perkara bersama yang bersangkutan dilimpahkan ke Polres Jayapura.
Kedua tersangka kata Kapolres disangkakan tindak pidana berupa akses ilegal dan manipulasi dokumen yang diatur pada Pasal 35 atau Pasal 32 Ayat (1) UU RI nomor 1 Tahun 2004 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang terjadi pada tanggal 22 Januari tahun 2025 di Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) RI Kabupaten Boven Digoel dengan diancam dengan pidana penjara paling lama 12 tahun penjara denda maksimal Rp 12 miliar.
Kasat Lantas Polres Biak Numfor, Iptu Adhitya Rizki Ridhotomo, STr.K, S.I.K., M.H., dalam keterangannya Rabu kemarin (12/2) menjelaskan bahwa operasi keselamatan Cartenz kali ini bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, terutama menjelang Bulan Ramadhan dan Idul Fitri.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Jayapura, AKP Robertus Rengil, menjelaskan Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka pelanggaran, serta meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya.
Dari hasil penyidikan, korban aksi bejat pelaku hanya Mawar dan Bunga. Keduanya di lecehkan pelaku di rumah kosnya di Hamadi Pontong. “Sampai saat ini hasil pemeriksaan hanya dua korban, yakni Mawar dan Bunga," kata AKP Dewa.
Operasi Keselamatan Cartenz 2025 merupakan bentuk komitmen nyata sinergitas TNI-Polri dan instansi terkait dalam menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Idulfitri 1446 H.
“Kami masih mengumpulkan bukti-bukti untuk dinaikan ke tingkat penyidikan, dan setelah cukup alat bukti akan kami tetapkan tersangka, sebelumnya kami akan lakukan gelar perkara lebih dulu,” sambungnya.
Salah satu keluarga korban sata di TKP, menjelaskan bahwa pada pagi sekira pukul 06.00 WIT, ada keluarganya yang keluar melewati jalan itu dengan sepeda motor. Saat itu, belum ada apa-apa di tengah jalan. Tapi sekira pukul 07.00 WIT, saat pulang menemukan korban sudah terkapar di tengah jalan dalam posisi tak bernyawa.
Pelaku Pencurian mobil Abepura yang berhasil dibekuk Tim Opsnal Reskrim Polresta Jayapura Kota bersama Unit Reskrim Polsek Abepura, Kamis (6/2). (foto:Foto/Humas Polresta Jayapura)
Kapolres melihat dari hasil analisa dan evaluasi yang dilakukan timnya diduga aksi ini tidak murni alias sudah didomplengi pihak di luar penerima manfaat. Seperti diketahui di Yahukimo masih ada kelompok-kelompok berseberangan yang eksis terutama di dalam kota, salah satunya KNPB.
Kasat Res Narkoba Polres Mimika, AKP Andi Basuki Rahmat mengatakan, mereka ditangkap pada 6 Februari lalu di tiga tempat berbeda, yakni di Jalan Hasanuddin depan kantor jasa pengiriman barang Lion Parcel Timika, Jalan Pendidikan Jalur 3 Timika dan di Jalan Poros Sp5 depan Gor futsal Timika.
Dalam sesi dialog, warga mengungkapkan keresahan mereka terkait maraknya kasus pencurian di sekitar kompleks dan peredaran minuman keras (Miras). Warga mengeluhkan bahwa Miras sudah menjadi konsumsi umum tanpa batasan yang jelas.
Diberitakan sebelumnya, pasca peristiwa pembunuhan terhadap pilot PT Intan Angkasa Air Service, Mendiang Glen Malcolm Conning di Distrik Alama, Mimika, Papua Tengah pada Agustus 2024 lalu, pelayanan kesehatan di kawasan tersebut lumpuh total.
Menurutnya identitas jenazah pria tersebut terungkap setelah seorang anggota keluarganya mendatangi kantor Pelayanan Polres Mimika yang berada di Jalan Cenderawasih pada Selasa dini hari.
Kapala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.00 WIT saat dua orang tak dikenal datang ke kios milik korban dengan berpura-pura hendak berbelanja. Ketika korban menanyakan apa yang ingin dibeli, salah satu pelaku tiba-tiba menodongkan senjata yang diduga rakitan dan melepaskan tembakan.
Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika, Lucky Mahakena menyebutkan, janazah pria tanpa identitas tersebut masih berada di kamar jenazah. Pihaknya tengah menunggu koordinasi dengan kepolisian untuk melakukan tindakan.
Kapolres Yahukimo melalui Wakapolres Yahukimo, AKBP Abd. Kadir, menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut hingga para pelaku dapat diproses secara hukum. Hal itu disampaikan saat melakukan kunjungan kasih ke rumah duka keluarga korban
Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., mengonfirmasi bahwa korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk di dalam kamar yang terkunci dari dalam. "Penemuan mayat ini bermula dari laporan warga yang mencium bau menyengat dari dalam kamar korban sejak beberapa hari sebelumnya"ujar Kapolres
Sidang awal terkait hal ini telah dilakukan, dan putusan gugur atau tidaknya perkara sengketa Pilkada 2024 yang diajukan oleh paslon AIYE dan MP3 akan dibacakan pada 4 sampai 5 Februari 2025. Pembacaan putusan ini lebih cepat dibanding jadwal yang telah ditentukan sebelumnya, yaitu 11 sampai 13 Februari 2025.
Kapolres melalui Kasat Lantas Polres Jayawijaya AKP Laly Pundu menyatakan Polres Jayawijaya sudah menurunkan tim dari satuan lalulintas untuk melakukan olah TKP terhadap kasus lakalantas yang mengakibatkan dua orang mengalami luka berat seperti patah kaki dan satu orang lainnya mengalami luka dibagian kepala belakang.
Sambil berteriak-teriak, pelaku berupaya mencium korban Maria Goretti Gebze. Namun korban Maria tidak mau, sehingga pelaku memukulnya membuat mata kanannya memar. Tak hanya itu, NL kembali menggebuk tubuh korban sehingga sebagian tubuhnya babak belur. Saat sudah mulai pagi, korban Katsya Gebze kemudian pulang ke rumahnya dan diikuti oleh korban Maria Goretti.
Kasus orang gantung diri nampaknya tengah marak. Jika sebelumnya seorang anggota TNI di Kabupaten Asmat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena tekanan ekonomi, kasus serupa kembali terjadi di Merauke. Ya, seorang pemuda di Merauke berinisial MJ (23) yang sehari-harinya sebagai nelayan memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penguatan karakter anggota agar tetap profesional, humanis, dan memiliki integritas tinggi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Sudah kami geser dari Rutan Polsek Mimika Baru ke Rutan Polres Mimika dengan maksud bahwa dia sudah kami tetapkan tersangka dan penempatannya sesuai dengan petunjuk pimpinan ditempatkan di Rutan Polres Mile 32 guna mendapatkan fasilitas yang lebih memadai,” terang Iptu I Ketut
Adapun pejabat yang dimutasi adalah Kompol Sajuri yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ops, kini mengemban tugas baru sebagai Kasat PJR Ditlantas Polda Papua. Sebagai gantinya, Henri Alfredo Korwa yang sebelumnya menjabat Kasat Intelkam Polres Kepulauan Yapen ditunjuk sebagai Kabag Ops Polres Mimika.
"Saya memang sudah menerima dua surat dari polisi dengan waktu yang berbeda, isinya pemberitahuan bahwa mereka sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya. Namun menurut Kadis Hub Kota Jayapura itu, dengan waktu yang sudah hampir satu bulan berjalan seharusnya ada informasi perkembangan lebih lanjut.
Hal itu dibenarkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Victor D. Mackbon melalui Kapolsek Abepura Kompol Komarul Huda kepada Cenderawasih Pos di lokasi kejadian. Kompol Komarul mengatakan korban diketahui telah meninggal dunia setelah keberadaan korban yang sudah dua hari lamanya tidak ada kabar dengan orangtuanya.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasi Humas Polres Jayawijaya Ipda M Suryanto menyatakan untuk langkah pengamanan yang dilakukan Polres Jayawijaya menyikapi situasi politik jelang putusan sela majelis Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan pelaksanaan pilkada untuk pemilihan Gubernur Papua Pegunungan dan Bupati Jayawijaya sudah ada langkah dilakukan jauh -jauh hari.
Kapolres Jayapura melalui Kasat Lantas Polres Jayapura, AKP Robertus Rengil mengatakan sampai saat ini pihaknya mencatat angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jayapura masih terus meningkat.
Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., mengungkapkan bahwa patroli tersebut difokuskan pada pusat-pusat keramaian, serta lokasi yang berpotensi mengalami gangguan keamanan, seperti aksi kriminalitas dan gangguan ketertiban umum.
Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Wakapolres Jayapura Kompol Zakarias Siriey, S.Sos didampingi KBO Sat Narkoba Ipda Sudirman dan Kejaksaan, dalam keterangannya menyampaikan bahwa barang bukti yang dimusnahkan berupa ganja dengan total berat mencapai 848,6 gram serta empat batang tanaman ganja.
Disebutkan, minuman tersebut diproduksi secara lokal dengan bahan dasar fermentasi air, gula, dan ragi kue, kemudian disuling. Produk ini dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp 50.000 per botol, dan menyasar masyarakat. Sistem penjualannya dilakukan melalui penitipan di beberapa tempat dan juga secara online.
“Kami juga memberikan imbauan Kamtibmas kepada pengunjung agar selalu berhati-hati saat menikmati wisata air terjun, serta menjaga norma-norma dan aturan yang berlaku, serta mengutamakan keselamatan, baik diri sendiri maupun orang lain,” ungkap Ipda Agus.
Pengamanan Isra Miraj di Masjid Agung Nurul Islam Sarmi dilaksanakan oleh anggota Satuan Samapta Polres Sarmi yang dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Sarmi Iptu Suratno. Dengan dihadiri lebih kurang 150 orang jemaah.
Informasi awal mengenai peredaran ganja diperoleh dari masyarakat. Tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba AKP Iriene Aronggear, S.H., dan Kaur Bin Ops Iptu Supriadi segera melakukan penyelidikan di lokasi yang diduga menjadi pusat aktivitas tersebut.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo membenarkan adanya aksi saling serang dan saling membakar honai yang terjadi sejak kami kemarin dan berlanjut dengan pembalasan di hari ini, namun saat saat ini situasi sudah bisa di kendalikan usai aparat kepolisian mendatangi Kampung Nenagaima untuk melarai kedua pihak.
"Bantuan masyarakat sangat diharapkan guna meminimalisir masuk dan beredarnya ganja asal PNG dengan melaporkannya," kata Kapolres Keerom seraya mengakui, selain melalui penyuluhan ke masyarakat pihaknya juga bersinergi dengan satuan tugas pengamanan perbatasan yang bertugas di wilayah Keerom.
Kasus ini kini telah naik ke tahap penyidikan dengan pemeriksaan 20 saksi. Kepala Desa Ineki Kata Kasat Rumpaidus, berdasarkan proses-proses hukum penyidikan diketahui mengelola dana desa Distrik Kepulauan Auri sebesar Rp2.120.309.780 pada tahun 2022 dan Rp2.547.286.003 pada tahun 2023. Dana tersebut semestinya dialokasikan untuk pembangunan jembatan, Bantuan Langsung Tunai (BLT), insentif aparat desa, tokoh agama, kader, serta Posyandu.
Bripka Ronald gugur saat menjalankan tugas pada Selasa (21/1) di Kampung Lima-Lima, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya. Insiden tragis tersebut terjadi ketika almarhum sedang mengantri minyak tanah di sebuah Agen Premium Minyak dan Solar (APMS). Dalam perjalanan pulang, almarhum diserang dan ditembak oleh KKB yang diduga dipimpin oleh Bumiwalo Telenggen.
Akibatnya kendaraan dari Distrik Abepura menuju Kota Jayapura terpaksa harus lewat jalur Skyline atau lewat jalur alternative. Dampak penutupan jalur ring road iniI, sangat dirasakan masyarakat. Kemacetan sering terjadi, terutama pada jam-jam sibuk. Tak hanya itu warga yang tinggal di sekitar ruas jalan ring road juga terdampak, terpaksa harus menitipkan kendaraan di Skyline dan berjalan kaki menuju rumah.
Saat perjalanan pulang, Brigpol Ronald tiba-tiba diserang oleh KKB dan ditembak. Ia pun roboh jatuh ke parit. Menanggapi insiden ini, jajaran Polres Puncak Jaya bersama Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 segera bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengevakuasi korban.
Ini setelah oknum guru berinisial FB tersebut diamankan aparat kepolisian kemudian dibawa ke Mapolresta Jayapura Kota. FB diduga telah menghamili muridnya dan kini ia telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat dengan pasal berlapis terkait tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur dan perbuatan cabul.
Kapolres menerangkan, awalnya ada warga dari salah satu kelompok yang sedang memetik pinang di sekitaran lokasi kejadian. Warga yang sedang memetik pinang tersebut kemudian dipanah oleh oknum dari salah satu kelompok lainnya yang terlibat bentrok.
Belum lagi ia diduga dalam pengaruh minuman keras dan sebagian tubuhnya ada yang sudah menggantung ke luar selasar. Jika terjatuh maka besar kemungkinan ia akan tewas. Untungnya pihak hotel juga kooperatif dan memberi ruang kepada petugas tim Sar, tim Damkar, tim Tagana hingga aparat keamanan untuk berkolaborasi melakukan aksi menyelamatan.
Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, melalui Kasat Reskrim AKP Arrya Nusa Hindrawan, menyampaikan bahwa AM (25) diamankan pada Kamis (16/1) lalu disekitar Dermaga Pantai Yahim.
"Berdasarkan bukti awal yang ada disekitar TKP, AM diduga kuat terlibat dalam kasus pembunuhan ini," ujar AKP Aryya Nusa Hindrawan dalam rilisnya
Menurutnya, pada pukul 16.30 WIT, Tim Tindak Blukar ODC-2025 dari Satuan Brimob Resimen 3 Batalion B tersebut melaksanakan patroli menggunakan dua kendaraan. Setibanya di sekitar Pos Covid di area Gunung Signal, rombongan mobil pertama melihat sebuah sepeda motor yang ditumpangi dua orang terhalang palang kayu yang melintang di tengah jalan.
Terkait ini Ketua Komisi D DPRK Jayapura, Deli Lusyana Watak tegas mengecam dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh seorang pemuda berinisial berusia 25 tahun terhadap dua anak di bawah umur di Hamadi, Distrik Jayapura Selatan.
Kematian korban asal Nusa Tenggara Barat itu tidak hanya dibahas pihak keluarga tetapi juga ramai diperbincangkan warga di Mappi terkait penyebab kematian. Kapolres Mappi AKBP YS Kadang saat dihubungi media ini lewat telpon selulernya, membenarkan korban yang ditemukan meninggal dunia di rumah yang ditempati di jalan menuju Bandara Kepi.
Yono menjelaskan, bukan tanpa alasan dirinya belum membayarkan angsuran itu, karena pada tahun yang sama dirinya mengalami musibah kecelakaan yang mengakibatkan dirinya tidak bisa bekerja karena patah tulang belakang (punggung) dan kaki mengalami luka yang cukup serius.
Kedua melakukan aksinya terlebih dahulu menganiaya korban Laurens Merauje (51), dengan memukul korban di bagian wajah yang mengakibatkan korban mengalami luka dibagian bibir serta bengkak bagian pipi dan kelopak mata.
Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Arrya Nusa Hindrawan,S.I.K., CPHR., CBA menyampaikan Korban tersebut berinisial PK (61), yang diketahui berprofesi sebagai petugas kebersihan, ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tubuh bersimbah darah.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Mimika, AKP Fajar Zadiq menjelaskan, pihaknya telah mengirimkan berkas perkara kasus tersebut dengan dua tersangka berinisial YRY (19) dan SW (17) kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika.
Kedua pelaku mengaku bahwa saat itu mereka merasa akan dibegal oleh korban. Kemdian, mereka kembali untuk mengambil senjata tajam untuk kembali mencari korban. "Setelah mengambil senjata tajam para pelaku mencari korban, setelah mendapat korban langsung melakukan penganiayaan,” ungkap AKP Fajar.
Adapun proses pencarian atau penangkapan pelaku tersebut dilakukan dengan memperkuat personil gabungan baik dari Jayapura, Mimika maupun jajaran Polres Yalimo.
Kepala kepolisian sektor (Kapolsek) Abepura Kompol Komarul Huda membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara pelaku saat ini masih dalam pengejaran aparat. "Pelaku setelah melakukan aksinya langsung kabur. Saat ini anggota sementara olah TKP, sementara yang lainnya mencari keberadaan pelaku," jelas Kapolsek dalam keterangan tertulisnya
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, MM, ditemui media ini mengungkapkan bahwa jika pihaknya masih tetap intensif melakukan pencarian terhadap ke-6 tahanan yang kabur tersebut. ‘’Anggota masih di lapangan melakukan pencarian,’’ kata Kapolres.
AKP Andi menjelaskan, pada tanggal 12 Januari 2025, sekitar pukul 16.00 WIT, Sat Resnarkoba Polres Mimika bersama Bea Cukai melakukan penangkapan terhadap seorang pelaku berinisial A. Saat ditangkap, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa 4.150 butir pil kuning. “Pil kuning ini patut kami duga merupakan obat yang tidak memiliki izin edar dan tidak memenuhi standar sebagai mana telah ditetapkan dalam undang-undang,” kata AKP Andi.
AKP Fajar menjelaskan, saat itu, pemilik rumah pergi meninggalkan rumah tanpa menyadari bahwa sedang merebus air. Akibatnya, kompor kemudian meledak menyebabkan kebakaran hebat hingga menghanguskan dua unit rumah.
Namun hal tersebut langsung dibantah Kabag Ops Polres Mimika, Kompol Sajuri. Persoalan dari ketegangan ini sendiri sejatinya dipicu karena masalah sepele. Ada seorang warga yang datang ke pos penjagaan dalam kondisi dipengaruhi minuman beralkohol. Anggota yang sedang berjaga telah menyarankan agar yang bersangkutan untuk pulang, namun sampai di depan pos pria tersebut malah terjatuh.
"Tiga pelaku melakukan dengan cara atau sistem tempel. Sebelumnya ada komunikasi yang dilakukan menggunakan Hp dan Whatsapp. Setelah diatur kemudian diambil oleh konsumen," kata Kepala Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika, AKP Andi Basuki Rahmat, Rabu (8/1). Saat ini ada tiga narapidana yang kembali diproses yakni F, I dan T.
Kasat Samapta Polres Jayapura, Iptu Sukardi, S.Sos, menjelaskan bahwa Strong Point dilaksanakan di lokasi-lokasi yang memiliki potensi gangguan keamanan dan kerawanan lalu lintas, seperti persimpangan jalan utama, area sekolah, dan pusat aktivitas masyarakat.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, SIK, ketika di konfirmasi membenarkan adanya penemuan jenazah seorang remaja yang mengapung di sebuah telaga yang ada di Kampung Sabulama Distrik Wesaput Minggu (5/1) sekitar Pukul 07.20 sampai dengan pukul 09.40 wit,
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K. melalui Kapolsek Depapre, Ipda Febri Yudha Asmara, S.H, mengungkapkan bahwa penyebab utama kecelakaan adalah kegagalan rem pada mobil Daihatsu Grandmax yang dikemudikan oleh Rehabeam Yarisetouw (38).
Wakapolres Jayawijaya Kompol. I Wayan Laba, SH, MH menyatakan pembinaan tradisi yang di laksanakan pada hari ini untuk membangkitkan jiwa korsa serta semangat kebersamaan antar teman seangkatan dan dalam rangka mempererat hubungan antar junior dan senior.
Sembari bertugas Ia melanjutkan pendidikannya dengan mengikuti pendidikan Sekolah Calon Perwira Polri (Secapa) di Sukabumi Jawa Barat. Setelah tujuh bulan pendidikan tepat tahun 2016 yang mengantarnya menjadi Perwira Polri.
"Saya tidak tahu apakah itu peluru nyasar atau tidak tetapi selongsongan pelurunya sudah dapat, itu peluru yang 9 mm," bebernya. Justin menjelaskan peristiwa itu terjadi pada saat dirinya bersama keluarga sedang ibadah bersama lepas sambut tahun baru di kediamannya di Kota Raja. Saat ibadah itulah tiba-tiba ia tertembak. Sementara Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Victor Mackbon, membantah jika Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, Justin Sitorus, ditembak orang tak dikenal (OTK).
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, S.IK menyatakanpihaknya telah menutup pelaksanaan olerasi Lilin Cartenz yang diperuntukan untuk pengamanan natal dan tahun baru kemarin dimana yang menjadi fokus darioperasi tersebut adalah pelayanan dan pengamanan yang telah dilakukan selama 14 hari kemarin.
‘’Sepanjang 2024, jumlah tindak pidana umum yang ditangani Polres Merauke sebanyak 428 kasus atau mengalami penurunan 28 persen dibandingkan 2023 sebanyak 548 kasus,’’ kata Kapolres didampingi Wakapolres Merauke Kompol Dian Novita Piterz dan Kasi Humas AKP Pri Sutejo, saat menggelar konfrensi pers di Mapolres Merauke.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, didampingi Dandim 1707/Merauke seusai memimpin gelaran pasukan dalam rangka pengamanan tahun baru membenarkan kejadian tersebut. Para tahanan, kata Kapolres, kabur dari ruang isolasi Rutan dengan cara menggergaji besi plafon sekira pukul 04.00 WIT.
Kapolres Merauke, AKBP Leonardo Yoga mengatakan puluhan personel yang naik pangkat terdiri dari 3 orang dari AKP ke Kompol, enam orang Iptu ke AKP, tujuh orang Ipda ke Iptu, satu orang Aipda ke Aiptu, sembilan orang Bripka ke Aipda. Lalu, tiga orang Brigadir ke Bripka, 20 orang Briptu ke Brigadir, empat orang Bripda ke Briptu dan dua orang Baratu ke Baraka.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK menyatakan sebagai umat beragama marilah mengucapkan syukur kepada tuhan yang maha kuasa, karena dengan kasih dan ridhonya karena masih diperkenankan hadir dan berkumpul dilapangan ini dalam rangka upacara korps raport kenaikan pangkat pengabdian tmt 1 juni 2024 dari Kompol ke AKBP.
Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, SIK., MH., melalui Kasie Humas Polres Biak Numfor, Ipda Joko, mengungkapkan bahwa sejak senja usai gelar pasukan di Mapolres Biak Numforr, personel pengamanan sudah disebar ke berbagai titik strategis. Sebelum bertugas, pasukan dikumpulkan untuk menerima arahan terkait prosedur pengamanan, baik di tempat ibadah maupun area publik lainnya.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK saat memimpin gelar pasukan kesiapan pengamanan malam pergantian yang dilaksanakan di Lapangan Mapolres Jayawijaya, menyatakan sejak awal pihaknya telah mengambil langkah antisipasi sehingga pelaksanaan malam pergantian tahun bisa berjalan dengan aman.
IPTU Adhitya Dikav, SIK, selaku Kasat Lantas Polres Biak Numfor, menegaskan bahwa pihaknya telah turun langsung ke lapangan selama pelaksanaan Operasi Lilin Cartenz 2024, dalam berbagai situasi terutama menjaga kamtibmas saat Ibadah Natal.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasi Humas Ipda M Suryanto menyatakan dalam rangka menjaga Sitkamtibmas di akhir Tahun, Polres Jayawijaya menggelar razia terhadap minuman keras dan senjata tajam, Razia dilaksanakan di perbatasan Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Yalimo guna mencegah masuknya minuman keras serta di seputaran Kota Wamena.
Dia menerangkan, dalam pelaksanaannya secara seremonial tutup tahun yang diselenggarakan oleh Pemkot Jayapura itu akan melibatkan masyarakat dan stakeholder terkait yang ada di wilayah pemerintahan Kota Jayapura.
Kapolres Jayawijaya AKBP. Heri Wibowo, SIK mengaku jika pihaknya telah menyiapkan 150 personil gabungan untuk melakukan pengamanan malam pergantian tahun di tugu salib Wamena, sebab ini menjadi bagian dari operasi lilin cartenz 2024 yang masih terus berjalan.