LPTQ – Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Tingkat Provinsi Papua Tahun 2022 secara resmi dibuka oleh Gubernur Papua yang diwakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Ir. Iman Djuniawal, M.Si., pada Senin malam (01/08) di Aula Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kotaraja, Kota Jayapura.
Hal ini dikatakannya karena menurutnya tujuan dari PRP bukan untuk memulangkan masyarakat dari Papua tetapi mengajak mereka untuk sadar akan situasi Papua. Sehingga bersama-sama melawan sistem pemerintahan Indonesia yang menindas orang Papua dan juga masyarakat non Papua di Papua.
Ia menyatakan, sejak masalah Bupati Mamteng dan KPK ini mencuat ke publik, kondisi pemerintahan sempat lumpuh sebab banyak ASN mengungsi ke Wamena, namun saat ini aparat keamanan dari Polda Papua sudah dikirim ke sana untuk mengamankan situasi.
“Jika melihat dari sisi aturan maka harus eselon 1 tapi jika didata kembali berapa sih orang Papua yang punya jabatan eselon satu? Yang kami tahu hanya Dr. Felix Wanggai karena selebihnya adalah eselon II,” katanya saat ditemui di DPRP, Selasa (2/8) siang kemarin.
Dengan perincian hasil pengawasan di Kota Jayapura, jumlah sarana yang diperiksa sebanyak 16 sarana, 8 sarana tidak memenuhi ketentuan, dengan nilai ekonomi sebesar Rp 25.576.000, sedangkan jumlah produk kosmetik yang disita sebanyak 416 piecies.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua, William Manderi menyebut hingga saat ini data yang diterima sebanyak 548 warga yang terdampak dan 4 orang dilaporkan meninggal dunia dimana dua di antaranya adalah anak-anak.
Para petani di Kampung Ansudu Distrik Sungai Biri sangat membutuhkan mesin giling padi untuk memaksimalkan hasil pertanian padi. Bupati Sarmi Markus Mansnembra SH MM yang diajak warga Kampung Ansudu mendengar keluhan dan masukan.
Kabid Destinasi dan Pemasaran Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Jayawijaya, Naftali Rumbiak, SE mengatakan,pelaksanaan mini FBLB ini akn dibuka 8 Agustus oleh Bupati Jayawijaya, Jhon Ricard Banua, SE, M.Si yang ditandai dengan penanaman pohon yang juga diikuti oleh para turis.
Menurunya sejak dilantik menjadi penjabat Bupati Sarmi dua bulan lalu dan telah mengunjungi beberapa titik di daerah terpencil disitu ada yang terlihat ada lulusan Uncen. "Ya, saya baru ke beberapa tempat, melihat fasilitas kesehatan dimana tenaga kesehatannya adalah lulusan Uncen, disitu saya mulai merasa bahwa lulusan Uncen ini memang tangguh," katanya.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Jayawijaya, Senius Hilapok menyatakan, Kabupaten Jayawijaya sebagai kabupaten induk di wilayah Lapago tentu memiliki masyarakat dari berbagai daerah. Tak hanya dari kabupaten pemekaran lainnya, tetapi juga dari wilayah lain di luar Papua dan selama ini sudah hidup dengan damai serta tidak ikut campur dengan politik