Konstentan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang telah mendaftar resmi ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Puncak, ada empat pasangan calon. Dari empat pasangan calon tersebut, empat diantaranya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Puncak. Bahkan dua diantaranya merupakan pimpinan OPD.
Sekretaris Komisi A, Yoan Alfredo Wanbitman mengatakan rakor tersebut untuk memastikan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) yang dikerjakan Pantarlih selama ini. Dari raker tersebut beberapa hal yang dipertegas Komisi A kepada Komisioner KPU salah satunya, terkait DPT pada pemilu 2024 yang telah meninggal dunia, namun sampai saat ini masih terdata sebagai DPS.
Terkait dengan pleno verifikasi semua dokumen dari para calon, Steve mengatakan akan dilakukan dalam waktu dekat. Termasuk pengumuman hasil kesehatan yang sudah diterima KPU dari pihak RSUD Jayapura empat hari lalu.
Abdullah menjelaskan tahapan verifikasi aktual ini dilakukan mulai 6-8 September kemarin, adapun proses di dalamnya meliputi, perbaikan data identitas ataupun syarat berkas adminitrasi yang diinput Paslon kedalam aplikasi Silon.
"Daerah yang pelaksanaan Pilkadanya hanya terdiri dari satu pasang calon dan tidak mendapatkan suara lebih dari 50 persen, secara bersama menyetujui Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali kota dan Wakil Wali kota diselenggarakan kembali pada tahun berikutnya yakni tahun 2025," katanya.
Sekretaris KPU Provinsi Pappua Selatan Jimmy Winata saat membuka rapat koordinasi penyelesaian data ganda, invalid dan anomali tersebut menyatakan bahwa daftar pemilih sementara telah ditetapkan beberapa waktu lalu. Nah, dalam proses ini juga ditemukan data-data yang belum valid 100 persen dan ada juga yang ganda.
Kemudian untuk syarat kedua adalah pendaftaran calon, yakni Calon Bupati dan Wakil Bupati Jayapura masing masing harus menyerahkan rekam jejak kehidupan maupun kekayaan harta bendanya dan ini dilaporkan kepada KPK, semua harus ditanda tangani termasuk rekening pribadi harus dilaporkan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Jayawijaya Kilion Wenda menyatakan pada prinsipnya Bawaslu memiliki kewenangan dalam menyelesaikan sengketa pemilihan maupun sengketa Pemilu terutama yang sedang berjalan sengketa pemilihan antara peserta Pemilu dengan penyelenggara atau antar peserta.
Tampak ada oknum yang berusaha menjegal langkah paslon Miren-Mendi. Oknum tersebut bukan penyelenggara pemilu, tapi mengecek keabsahan ijazah, calon bupati, Mendi, di setiap kampusnya.
Anggota KPU Papua pegunungan Melkias Kambu dalam siaran pers di Jayapura, Jumat, mengatakan enam kabupaten tersebut yakni Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Mamberamo Tengah, Kabupaten Lanny Jaya dan Nduga
Sekretaris KPU Papua Pegunungan, Agus Filma mengatakan saat ini proses pengadaan telah dilakukan mini kompetisi sehingga telah dihasilkan beberapa penyedia yang siap untuk memproduksi beberapa item logistik yang akan dibutuhkan saat pilkada nanti.
"Dalam penelitian persyaratan administrasi calon pasangan bupati dan wakil bupati Mimika, kami KPU memastikan kelengkapan dan kebenaran dokumen persyaratan dengan dikawal oleh Bawaslu, berdasarkan hasil penelitian, ketiga pasangan calon ini, dinyatakan belum memenuhi syarat," ungkap Koordinator Divisi Hukum KPU Mimika, Hironimus Ladoangin Kia Ruma kepada wartawan usai pleno.
Dandim 1701/Jpr, Kol Inf Hendry Widodo menyampaikan bahwa dari pemetaannya secara umum wilayah Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura relative bisa terpantau secara baik. Meski demikian Hendry mewanti agar KPU harus bisa tegak lurus dengan aturan.
Dari laporan pendaftaran pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati serta wali kota dan wakil walikota se-Provinsi Papua tahun 2024, terdapat 34 pasangan calon yang akan bertarung.
PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd, MM menyatakan berharap dengan Rancangan Teknokrat RPJMD yang sudah diserahkan beberapa waktu lalu ke KPU. Maka, visi dan misi yang akan diusung oleh Calon Bupati Jayawijaya dapat selaras dengan perencanaan pembangunan yang ada saat ini.
Pertimbangan dan persetujuan terkait keaslian orang asli Papua (OAP), dari Majelis Rakyat Papua (MRP) menjadi penting bagi bakal calon kepala daerah Gubernur Papua yang akan betarung di Pilkada November mendatang.
Verifikasi berkas pendaftaran, perlu dilakukan verifikasi factual, terutama terkait dengan pengunaan ijazah yang digunakan oleh bakal calon yang akan maju di Pilkada. Hal ini, untuk mengantisipasi, ijazah palsu yang digunakan bakal calon kepala daerah, yang bisa memiliki konsekuensi hukum nantinya.
‘’Saat ini kita sedang melakukan verifikasi faktual terhadap ijazah dari setiap ijazah dari bakal calon gubernur dan wakil gubernur Papua Selatan yang sudah mendaftar dan diterima KPU Papua Selatan,’’ kata Ketua KPU Provinsi Papua Selatan Theresia Mahuze.
“Jika MRP tidak berikan rekomendasi itu yang jadi masalah, dan dengan waktu yang singkat rekomendasi MRP tersebut apakah bisa kita abaikan atau harus ganti pasangan,” kata Steve.
Berdasarkan rekapitulasi hibah pemilihan kepala daerah per 22 Agustus tahun 2024, tiga daerah yang belum menyelesaikan NPHDnya yakni Kabupaten Keerom, Kabupaten Jayapura dan Mamberamo Raya.
Dia menjelaskan, benar tidaknya syarat calon tersebut ditentukan oleh verifikator. Hasil verifikasi akan disampaikan oleh KPU antara 5-6 September 2024. Sedangkan perbaikan dari dokumen tersebut dilakukan oleh Paslon dari tanggal 6-8 September 2024.
Ketua KPU Papua Steve Dumbon, mengatakan berkurangnya tempat pemilihan dari 3.105 menjadi 2.010 dikarenakan jenis pemilihan hanya dua. “Pemilihan kali ini tidak seperti sebelumnya yang banyak jenis pemilihnya, namun pada November itu kepala daerah Gubernur dan wakil gubernur, lalu bupati dan wakil bupati serta Walikota dan Wakil Walikota,” katanya di Jayapura, Selasa.
Apa yang disampaikannya itu mengacu pada, ketentuan Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara Pasal 56 dan pasal 59 ayat 3, yang menyatakan bahwa pejabat pimpinan tinggi madya dan pejabat pimpinan tinggi pratama yang akan mencalonkan diri menjadi gubernur dan wakil gubernur, bupati/walikota, dan wakil bupati/wakil walikota wajib menyatakan pengunduran diri secara tertulis dari ASN sejak ditetapkan sebagai calon.
Tes kesehatan bagi bakal calon kepala daerah dilaksanakan untuk menilai status kesehatan kandidat serta mengidentifikasi kemungkinan adanya ketidakmampuan secara jasmani dan rohani, yang dapat mengganggu kemampuannya dalam menjalankan tugas dan kewajiban.
Setelah diperiksa, Paslon yang didukung 6 partai plitik ini nantinya akan kembali ke Kabupaten Tolikara untuk melanjutkan berbagai tahapan menuju Pilkada serentak 27 November 2024 mendatang.
Ia menyebut, apabila dari hasil pemeriksaan ada Bapaslon yang tidak memenuhi syarat dapat diganti sesuai prosedur yang tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 8, pasal 126 ayat 1 yang mengatur tentang penggantian calon.
“Tiga komponen yang bisa menggugurkan seorang calon yaitu ketika calon itu berhalangan tetap, terkena kasus pidana dan gugur lantaran hasil pemeriksaan kesehatan,” kata Steve.
Dikatakan dr Andreas, sesuai jadwal pemeriksaan kesehatan Bacakada berakhir pada 2 September. Setelah itu, tim dokter yang telah ditunjuk melakukan pleno untuk menentukan hasil dari pemeriksaan kesehatan yang sudah dilakukan kepada Bacakada.
Pengamanan yang dinamakan operasi mantap praja Cartenz II 2024 ini melibatkan lebih dari 400 personel gabungan yang terdiri dari TNI Polri, Pas Brimob 3 Polda Papua, Brimob Batalyon B Pelopor, Senkom Mitra Polri, Basarnas, BPBD Kabupaten Mimika, Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, Satpol PP dan Emergency Respons.
Dari 5 Bapaslon tersebut, setidaknya 3 Bapaslon telah memeriksakan kesehatan di RSUD Dok II Jayapura dan Rumah Sakit Jiwa Abepura yakni pasangan Alpius Toam -Giri Wijayantoro pada tanggal 28 Agustus 2024, Paslon Yunus Wonda- Haris R. Yocku pada tanggal 31 Agustus 2023 dan Paslon Jan Jap Ormuseray -Asrin Rate Tasak pada tanggal 31 Agustus 2024.
“Ini partai besar yang sudah mendukung dan menyukseskan bapak Presiden dan Wakil Presiden. Dan mereka juga mendukung kami di Papua Tengah. Tidak hanya mendukung tapi melihat sepak terjang Willem Wandik selama memimpin Kabupaten Puncak,” ungkap Wandik kepada awak media, Senin (2/9).
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Supiori, Uria Awom mengatakan tiga pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Supiori melewati pemeriksaan kesehatan dengan lancar tanpa kendala.
Perpanjangan itu dikarenakan pemeriksaan bakal pasangan calon (Bapaslon) bupati di RSUD Merauke belum seluruhnya selesai. Sementara berdasarkan Pasal 110 PKPU 8 tahun 2024, pemeriksaan kesehatan bagi Bapaslon tersebut dijadwalkan dari 27 Agustus sampai 2 September 2024 hari ini
"Pasangan Apolo Safanpo dan Paskalis Imadawa dan seluruh tim relawan bakal pasangan calon Apolo Safanpo di seluruh Provinsi Papua Selatan untuk pertama bahwa pada saat ini kita tidak sedang dalam posisi melawan kandidat tertentu.
Ketua Bawaslu Provinsi Papua Selatan Marman, ditemui Cenderawasih Pos mengungkapkan bahwa Bapaslon gubernur dan wakil gubernur maupun bupati dan wakil bupati tersebut, meskipun sudah mendaftar ke KPU dan pendaftarannya diterima namun mereka belum ditetapkan sebagai calon kepala daerah.
Pendaftaran pasangan bakal calon ini juga dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Yalimo Yohanes Dogopia bersama anggota, Staf Sekretariat KPU Kabupaten Yalimo. Pendaftaran juga dihadiri oleh utusan Bawaslu Propinsi Papua Pegunungan,
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui pada Regu 1 Satgas Pam Objek Pilkada Polres Jayapura, Ipda Ahmad Mustain mengungkapkan, patroli berlangsung aman dan kondusif, tanpa adanya kejadian yang menonjol.
Hal ini tentu akan mempengaruhi secara teknis atau mempengaruhi dalam tahapan itu sendiri, karena jika terjadi perubahan regulasi, pasti berpengaruh pada Calon Kandidat yang akan mendaftarkan diri dalam Pilkada Kabupaten.
Ketua KPU Mappi Yati Enoch di Merauke saat mendampingi para Bapaslon dalam melakukan pemeriksaan kesehatan mengatakan, kelima Bapaslon Kabupaten Mappi tersebut adalah pertama, Barekmas Reynoldus Bapaimu-Agus Salim yang diusung PKS dan PSI. Kedua, Bapaslon Benediktus Amoiye-Benedictus Tori Paliling yang diusung PDI-Perjuangan dan Demokrat.
Humas RSUD Merauke dr.Paul Kalalo mengakui jika pihaknya menambah jumlah Bapaslon yang diperiksa mengingat waktu yang diberikan oleh KPU sangat terbatas yakni hanya 7 hari sesuai dengan jadwal dan tahapan pelaksanaan Pilkada serentak.
Sebelumnya, justru di hari pertama, pasangan calon dari jalur non-parpol Yotam Wakum-Marinus Maryar dikembalikan. Namun kata Uria Awom, berkas dari paslon perseorangan itu telah dipenuhi kelengkapannya, dan dinyatakan lengkap pada hari ketiga atau hari terakhir pendaftaran.
“Saya dan wakil saya datang dari Nduga untuk melakukan rangkaian pemeriksaan kesehatan di RSUD Jayapura. Mulai dari pemeriksaan mata, gigi, radiologi, rekam jantung dan beberapa tahapan pemeriksaan lainnya,” ucap Namia kepada Cenderawasih Pos yang didampingi wakilnya usai melakukan tahapan pemeriksaan kesehatan di RSUD Jayapura.
“Dokumen yang kami serahkan ke MRP bagian dari tindak lanjut pendaftaran kemarin, kita serahkan ke MRP untuk kemudian diverifikasi faktual di lapangan,” kata Ketua KPU Papua, Steve Dumbon kepada wartawan usai penyerahan dokumen di Kantor MRP, Jumat (30/8).
Foto Bersama Komisioner dan Staf KPU Papua Pegunungan Usai menutup Pendaftaran Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan di Gedung Tongkonan Wamena Jumat (30/8) kemarin. (foto: Denny/ Cepos)
“Untuk calon tunggal itu nanti yang pertama, desainnya surat suara dengan foto pasangan calon, yang kemudian itu surat suara tidak berfoto, atau diawali dari surat suara yang tidak berfoto, lalu pasangan calon,” kata Idham menjawab pertanyaan wartawan.
Bakal calon Bupati Lanny Jaya Yemis Kogoya menyatakan rasa terimakasihnya kepada KPU, Bawaslu dan juga kepada aparat TNI/Polri yang menemani sampai saat ini, biarlah kebaikan kalian Tuhan yang balas.
Dijelaskan pula bahwa pada tanggal 15—18 September 2024 masa tanggapan masyarakat, kemudian klarifikasi tanggapan, lalu pada tanggal 22 September 2024 masuk pada tahapan penetapan pasangan calon.
Bahkan dalam melakukan pengamanan di dua tempat pendaftaran dalam kota Wamena Kapolres Jayawijaya heri Wibowo, SIK berpartisipasi langsung melakukan pengamanan bersama dengan personel nya guna memberikan rasa aman dan nyaman serta masyarakat lainnya tidak terganggu dengan aktifitas tersebut.
Ketua KPU Kabupaten Merauke Rosina Kebubun menjelaskan bahwa biaya pemeriksaaan kesehatan secara lengkap terhadap Bapaslon kepala daerah tersebut dibebankan kepada KPU. ‘’Untuk biaya pemeriksaan kesehatan secara lengkap dengan 18 item pemeriksaan, sudah dibiayai oleh negara yang anggarannya dari pemerintah ke KPU lewat NPHD,’’ jelasnya.
“Kami juga berterimakasih kepada seluruh pimpinan partai politik yang berkesempatan hadir dan memberikan dukungan dan mengusung kami berdua, sehingga dalam kesempatan ini kita sama-sama hadir untuk lakukan pendaftaran,” ungkap Bakal Cabup Biak Numfor Markus Mansnembra.
Penyerahan dokumen ini dilakukan Ketua KPU Provinsi Papua Selatan Theresia Mahuze diterima Ketua MRP Papua Selatan Damianus Katayu disaksikan Pansus MRP Papua selatan yang akan melakukan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual. Penyerahan dokumen ke MRP ini setelah KPU Provinsi Papua Selatan menutup pendaftaran Bapaslon gubernur dan wakil gubernur Papua Selatan.
Tiga pasangan yang berkasnya telah dinyatakan lengkap di akhir masa pendaftaran ke KPU Biak Numfor adalah, Pasangan Saint Benhur Mansnandifu-Anthon Kho yang mendaftar di hari kedua. Kedua adalah pasangan Herry Ario Naap – Kerry Yarangga serta Markus O. Mansnembra Jimmy Kapisa, yang kedua bapaslon tersebut mendaftar di hari terakhir pendaftaran.
Sebagaimana Papua merupakan tanah yang diberkati, tanah yang kaya akan sumber daya alam, budaya, dan keberagaman. Kemakmuran bukan hanya tentang kekayaan alam, tetapi tentang bagaimana pemimpin mengelola kekayaan itu untuk kesejahteraan seluruh rakyat.
Pada pendaftaran kali ini semua kandidat datang dengan berbagai macam warna tersendiri. Ada yang membawa serta pendukung dan relawan yang banyak dan ada juga yang melaksanakan kegiatan Deklarasi apa adanya, seperti yang dilakukan oleh Pasangan calon walikota dan wakil walikota Jayapura Frans Pekey dan Mansur.
Pendaftaran hari pertama yakni Paslon Alpius Toam sebagai Calon Bupati, Giri Wijayantoro Calon Wakil Bupati. Sedangkan di hari kedua disusul Paslon Jan Jap Ormuseray sebagai Calon Bupati dan Asrin Rante Tasak sebagai calon Wakil Bupati, serta pasangan Ted Mokay sebagai calon Bupati dan Hj. Supardi sebagai calon Wakil Bupati.
Salah satu bakal calon walikota Jayapura, Jhon Banua Rouw (JBR) menyebut adanya indikasi politik identitas pada saat kampanye nanti. Misalnya yang harus menjabat Walikota Jayapura adalah anak Port Numbay. Menurutnya sebaiknya isu Sara tidak digunakan dalam berkampanye. Karena hal itu akan menimbulkan tendensi.
Setelah dilakukan pemeriksaan, KPU Papsel menyatakan syarat pencalonan dan syarat calon dari Bapaslon Romanus-Albert lengkap dan benar sehingga pendaftaran tersebut diterima dengan dukungan suara sah pada pileg 14 Februari 2024 sebanyak 61.554 suara.
Kedua pasangan selanjutnya disambut oleh Ketua KPU Kabupaten Mimika bersama jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mimika. Di hadapan penyelenggara dan pengawas, Ketua Tim Pemenangan MP3, Mariunus Tandiseno menyampaikan ungkapan terima kasih atas sambutan tersebut.
Usai KPU Binum menerima berkas pendaftaran bapaslon Herry-Kerry, dan membacakan serta menyerahkan berita acara, untuk selanjutnya diberikan surat rekomendasi pelaksanaan tahapan pemeriksaan kesehatan di Jayapura. Herry-Kerry dikabarkan akan melangsungkan pemeriksaan di tanggal 1 September mendatang.
Pendaftaran yang dilakukan oleh bakal calon Athenius Murib dan Roni Elopere ini merupakan yang kedua kalinya sebab pada hari kedua pendaftaran pasangan calon ini sempat mendaftar, namun karena ada beberapa berkas yang belum dilengkapi sehingga tak diterima KPU Jayawijaya dan hari ini barulah bisa dilengkapi dan diterima KPU.
Namun memang Paslon Marwa dan rombongan koalisi partai politik serta jajarannya, baru muncul ke Kantor KPU bersama rombongan pukul 15.00 WIT. Setelah itu langsung disambut dan melakukan rangkaian kegiatan yang telah diatur oleh KPU Supiori.
Bakal Calon Gubernur Papua Pegunungan Dr (HC) Jhon Tabo, SE, MSi menyatakan Slogan pertama adalah Papua Pegunungan maju dan bersinar dan visi misi utama pembangunan Sumber Daya Manusia yang menjadi unggulannya, dengan kesehatan, infrastruktur dan ekonomi kerakyaan.
Menurut Ramses, pihaknya bakal terus melakukan pemantauan persiapan Pilkada serentak di Provinsi Papua agar berjalan dengan lancar, aman dan damai sehingga tidak terjadi kericuan.
Ketua KPU Biak Numfor, Joey Lawalata mengatakan Untuk pemeriksaan kesehatan sudah direkomendasikan rumah sakit type B yang menjadi rujukan. Meski di Biak ada RSUD Biak yang telah terakreditasi type B, namun perysaratan kepengurusan ini diperlukan sejumlah alat khusus, dan tenaga dokter spesialis yang cukup lengkap.
Komisioner KPU Papua Pegunungan Devisi Teknis Melkianus Kambu menyatakan, untuk hari ke tiga ini pihaknya telah menerima Paslon Jhon Tabo dan Ones Pahabol, dimana usai dilakukan verifikasi berkas kedua bakal pasangan calon ini dinyatakan lengkap dan mendapatkan tanda terima serta pengantar untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.
“Kami diterima KPU dengan baik dan berkas kami sudah diserahkan dan dinyatakan lengkap. Selanjutnya kami menunggu verifikasi lebih lanjut,” ungkap Solossa kepada awak media dalam konferensi pers di KPU Keerom.
"Dukungan kami begitu nyata baik lewat doa maupun dengan adat tradisi kami dengan memainkan suling tambur. Ini sebagai bentuk nyata dukungan kita ini bagi Paslon MARI-YO,’’ungkap Ramses Wally.
Pertama, sekira pukul 15:30 WIT pasangan Mathius Fakhiri - Aryoko Rumaropen yang datang menyerahkan dokumen berupa syarat pencalonan dan syarat calon. Kemudian sekira pukul 20.00 WIT, dokumen berhasil di upload dan syarat calon maupun pencalonan dari pasangan bakal calon Fakhiri-Rumaropen dinyakan lengkap dan diterima dokumennya.
Didampingi sang istri dan sejumlah pengurus partai pengusung serta para pendukung, semua proses dilakukan dengan tenang selama pendaftaran. Seperti diketahui partai pengusung bakal pasangan calon Benhur Tomi Mano-Yermias Bisai ialah PDI perjuangan dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).
Tak hanya ramai, komisioner KPU juga disibukkan dengan padatnya pendaftaran. Sebanyak empat pasangan calon memilih mendaftar kemarin. Empat pasangan ini adalah Jhony Banua Rouw yang berpasangan dengan Darwis Massi, Boy Markus Dawir berpasangan dengan Dipo Wibowo, Frans Pekei berpasangan dengan H. Mansur dan Abisai Rollo berpasangan dengan Rustan Saru.
Pasangan ini tiba sekira pukul 14.40 WIT diantar ribuan pendukunganya. Ribuan pendukung dan relawan hadir dengan iringan alat musik tradisional, tarian rumbay-rumbay dari Serui mewarnai prosesi pendaftaran. Setibanya di kantor KPU Matius dan Aryoko ditemani ketua tim koalisi langsung menyerahkan dokumen yang diminta. Dalam sambutannya Fakhiri mengatakan bahwa dirinya telah siap mengikuti Pilkada periode 2024-2029.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Victor Mackbon, mengungkapkan selama tahap pendaftaran ada 400 personel yang terbagi 200 personel di KPU kota Jayapura, kemudian 200 personel di KPU Provinsi Papua. Mereka disebarkan di beberapa titik strategis yang ada di sekitar dua kantor KPU tersebut. Penempatan personel ini sebagai langkan antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan.
Saat datang mendaftar pasangan Darius Gebze-Petrus Safan diantara pendukungnya dan ketua dan sekretaris Partai Politik (Parpol) pengusung yakni Gerindra, Golkar, Perindo dan Demokrat dengan kekluatan 12 kursi di DPR Provinsi Papua Selatan. Setelah dilakukan verifikasi oleh Tim Verifikasi, baik syarat pencalonan maupun syarat calon oleh KPU Provinsi Papua Selatan dinyatakan benar dan lengkap.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga yang turun langsung lapangan memantau pengamanan di KPU Kabupaten Merauke tersebut mengungkapkan bahwa dalam rangka pengamanan dan pengaturan lalu lintas, pihaknya telah menurunkan ratusan personel untuk pendaftaran Bupati dan Wakil Bupati Merauke Kristian Gebze dan Kusmanto.
Dalam kesempatan tersebut JJO juga mengucapkan terimakasih kepada Ketua Tim Koalisi Maju dipimpin oleh Ketua Partai Golkar Kabupaten Jayapura Yanto Eluay sekaligus Ondofolo Kampung Sereh.
Ketua KPU Kabupaten Merauke Rosina Kebubun didampingi 4 komisioner KPU lainnya mengungkapkan, ketiga Bapaslon yang telah mengajukan surat pemberitahuan untuk mendaftar adalah pasangan Yoseph Bladib Gebze-Fauzun Nihayah yang diusung Nasdem dan partai Demokrat. Pasangan ini rencananya akan mendatangi KPU Kabupaten Merauke sekitar pukul 10.00 WIT.
Mereka kemudian disambut jajaran KPU selaku penyelenggara dan juga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mimika, di hari kedua pendaftaran setelah pada Selasa, 27 Agustus 2024. Meski dilanda hujan lebat, aparat keamanan juga terlihat siaga mengawal proses pendaftaran berlangsung.
Usai ditetapkan berkasnya lengkap Pasangan Befa -Natan langsung diberikan tanda terima dan surat pengantar untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Dok II Jayawpura mulai besok, Dimana KPU Papua Pegunungan telah menyiapkan tim yang akan mengawal mereka selama melakukan pemeriksaan kesehatan.
Bagaimana tidak dengan dokumen dukungan kepada pasangan ini, tiba - tiba dimasa injury time dukungan justru berbalik arah. Tak hanya itu, dari beberapa kali pertemuan ABR - Hadir, logo partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu juga sudah ikut digabung berjejer dengan partai lainnya. Damun dari pencabutan dukungan ini alhasil tim koalisi perubahan harus bergerak cepat menata kembali dokumen dengan mengeluarkan semua yang berkaitan dengan Gerindra.
Ketua pemenangan Koalisi Gerakan Perubahan, Paslon Samako Ir. Zeth Sandy mengatakan sangat bersyukur atas antusias masyarakat yang memadati dan mengiring kedua paslon dan pengusung ke Kantor KPU.
Dari mepetnya waktu pendaftaran ini juga terjadi kejutan - kejutan yang tak diduga. Yang cukup menarik adalah bergesernya dukungan Partai Gerindra. Yang sebelumnya mendukung Jhony Banua Rouw dan Darwis Massi, tiba - tiba pagi kemarin bergabung dengan pasangan Abisai Rollo dan Rustan Saru.
Bakal Calon Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi yang juga petahana menyatakan jika dirinya bersama Marthin Yogobi, SH, M.Hum berterimakasih pada Tuhan karena telah menyelesaikan pendaftaran ini bersama dengan tim kuallisi dari 13 partai politik di KPU Kabupaten Jayawijaya.
Partai Gerindra untuk Kota Jayapura misalnya, justru diberikan dihari kedua pendaftaran. Ketua KPU Provinsi Papua Steve Dumbon mengatakan di hari pertama dan kedua masa pendaftaran belum ada yang mendaftar. Meski demikian untuk Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, KPU Papua sudah terkonfirmasi bahwa hari terakhir pada 29 Agustus nanti ada dua pasangan bakal calon gubernur yang akan mendaftar.
Jika kondisi ini tidak berubah maka bisa dipastikan Pilkada Gubernur Papua tahun 2024 ini hanya akan diikuti dua pasangan calon. Keduanya juga telah memiliki pasangan masing - masing dimana Mathius Fakhiri memilih Aryoko Rumaropen sedangkan Tomi Mano menjatuhkan pilihannya pada Yeremias Bisai. Ia menyatakan seperti komitment awal bahwa dirinya ingin mengambil sosok wakil dari wilayah Adat Saireri.
Sebagai pengganti, masyarakat diminta untuk mandiri mengecek status pemilih melalui website DPT Online. Jadi sebelum ke TPS atau mulai dari sekarang, masyarakat diminta untuk mengecek status pemilihnya di setiap Kelurahan/Kampung, di masing masing TPS, atau melalui website DPT Online.
Suasana di sekitar kantor masih sepi. Mulai dari pintu gerbang, hingga pintu masuk ruangan pendaftaran terbentang karpet merah, sebagai tanda jalur pendaftaran bagi pasangan bakal calon.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, mengatakan bahwa pagi hari ini personil Polres Merauke hadir untuk mengamankan jalannya pendaftaran Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Merauke.
Hari pertama waktu pendaftaran, belum ada bakal pasangan calon (Bapaslon) bupati dan Wabup yang mendaftar di KPU Kabupaten Merauke. Ketua KPU Kabupaten Merauke, Rosina Kebubun kepada wartawan menyampaikan bahwa pihaknya belum menerima surat pemberitahuan untuk mendaftar di hari pertama.
Kata Kapolres Ari, dirinya sama sekali tidak akan mentolerir jika ada massa pendukung yang datang membawa sajam, dalam keadaan mabuk, hingga membuat aksi-aksi propaganda. Meski demikian, pendekatan yang dilakukan ke masyarakat lebih mengedepankan pendekatan yang humanis atau soft-approach.
Pasangan lainnya, lanjut Theresia Mahuze adalah pasangan Romanus Mbaraka-Alberth Muyak. Namun pemberitahuan yang diterima pihaknya tersebut masih bersifat lisan. ‘’Baru secara lisan disampaikan kepada kami. Rencananya, mereka akan datang mendaftar pada hari ketiga pendaftaran atau hari terakhir yakni pada Kamis 29 Agustus 2024,’’ jelasnya.
Yang menjadi syarat utama adalah 10% dari tota suara sah. Dimana totalnya adalah 7.311 suara. Dari total suara ini, gabungan lima parpol non-seat tertentu untuk mengusung satu pasangan calon.
Ketua KPU Papua, Steve Dumbon mengatakan bahwa di hari pertama pendaftaran tersebut dibuka pada pukul 09.20 WIT, diawali dengan melakukan sidang pleno pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Papua. Namun hingga pukul 16.00 WIT belum ada calon satupun yang datang untuk mendaftar.
"Untuk hari pertama tanggal 27 Agustus sejak pagi pukul 08.00 WIT KPU sudah membuka pleno pendaftaran Bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur sampai dengan pukul 16.00 Wit belum ada bakal calon yang mendaftar dan juga berkonsultasi dengan KPU soal persyaratan calon dan pencalonan."ungkapnya Selasa (27/8) kemarin di Gedung Tongkonan Wamena
Ketua KPU Papua, Steve Dumbon mengatakan bahwa di hari pertama pendaftaran tersebut dibuka pada pukul 09.20 WIT, diawali dengan melakukan sidang pleno pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur provinsi Papua. Sampai dengan pukul 16.00 WIT hari ini, Selasa (27/8) belum ada calon satupun yang datang untuk mendaftarkan diri
Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum KPU Mimika, Hironimus Ladoangin Kia Ruma mengatakan, sampai dengan sore hari belum ada satupun Paslon yang hadir untuk melakukan pendaftaran untuk menghalalkan kontestasinya pada Pilkada 2024.
“Ini tahapan yang cukup rawan, untuk itu diperlukan sikap profesionalitas yang ditunjukan oleh setiap bakal calon kepala daerah, partai pengusung maupun penyelenggara bisa memastikan bahwa proses pencalonan tidak memunculkan konflik konflik dualisme dukungan dan lain lain,” tegasnya.
Wakil Direktur RSUD Jayapura, dr Andreas Pekey, Sp.PD mengatakan beberapa daerah sudah menghubungi pihak rumah sakit. Seperti KPU Papua Induk, KPU Papua Pegunungan dan KPU Tengah.
Pasangan yang sejak awal sudah digadang - gadang bakal terjadi persaingan sengit. Sama - sama berstatus ketua DPR. Abisai Rollo (ABR) berstatus Ketua DPRD Kota Jayapura dan Jhony Banua Rouw (JBR) berstatus sebagai Ketua DPR Papua.
Khusus di Kota Jayapura, untuk masa pendukung bakal calon, saat pendaftaran tidak ada batasan jumlah, akan tetapi saat pendaftaran di Kantor KPU, yang boleh masuk kedalam ruangan hanya LO dari pasangan bakal calon, kemudian ketua ketua partai pengusung, sekretaris partai dan pasangan Bakal Calon.
Kepala Divisi Teknis KPU Kota Jayapura, Abdullah Rumaf menyampaikan bahwa pendaftran Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Jayapura, akan berlangsung mulai 27-29 Agustus 2024. Syarat pendaftaran, mengacu pada perubahan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 8 Tahun 2024 tentang Pencalonan Kepala Daerah. Perubahan PKPU ini sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).