Seorang pengusaha di Jayapura bernama Yohanes terpaksa melaporkan salah satu pejabat Spil Jayapura, karena merasa dirugikan akibat harus membayar uang ratusan juta untuk mengeluarkan container yang berisi barang – barang jualan berbentuk sembako.
 Robby menjelaskan, dengan purna tugas Plt Kepala Bapenda Kota Jayapura Ali Mas'udi di bulan April ini, maka Plt Kepala Bapenda sesuai dengan SK Pj Wali Kota Jayapura Frans Pekey yang menggantikan adalah Kepala Bidang PBB dan BPHTB Bapenda Kota Jayapura Adolfina Taniau sampai dengan ada pejabat definitif dari Bapenda Kota Jayapura.
Tercatat sudah 29 knalpot racing yang disita petugas dan disimpan di gudang. Ini juga untuk menjawab keresahan warga pengguna jalan lainnya yang mengeluh dengan kebisingan knalpot tak standart tersebut.
Terbukti, ada pelaku usaha di Distrik Muara Tami kedapatan menjual minuman keras pada siang hari, di luar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah Kota Jayapura, Kamis (30/3) pekan kemarin.
Ketua AJI Indonesia Sasmito Madrim menyampaikan tentang pemaparan kondisi kebebasan pers di Indonesia wilayah timur. Sementara Ahmad Fathanah dari LBH Pers Jakarta menyampaikan materi upaya dan strategi menghadapi situasi dan permasalahan kebebasan pers serta kekerasan terhadap jurnalis di Tanah Papua.
Sebelum memasuki misa ekaristi, umat sebelumnya mengikuti misa pemberkatan daun palma didepan Gerja. Setelah pemberkatan daun palma berlangsung, umat diarak masuk ke dalam Gereja. Saat masuk kedalam gereja, umat diringi dengan lagu Yerusalem.
  Pasca pemekaran kata Yonas, pemerintah tidak lagi mentransfer dana melalui provinsi induk melainkan langsung ke provinsi yang telah dimekarkan dan kondisi ini mau tidak mau telah terjadi gejolak, karena ketidaksiapan dari provinsi induk dengan pemotongan anggaran yang cukup signifikan.
Kanit Sidik menyebutkan narkotika jenis ganja seberat 609,7 gram merupakan hasil pengungkapan dari Subbid Gakkum Direktorat Polairud di bulan Maret mulai dari tanggal 2 hingga 15 Maret.
Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Jayapura Robert LN Awi mengakui, untuk stok bahan pokok di Kota Jayapura selama ini masih aman tidak ada masalah. Sebab, Pj Wali Kota Jayapura setiap waktu selalu melakukan sidak, termasuk koordinasi yang dilakukan Disperindagkop bersama distributor di Kota Jayapura.