Korban dilaporkan tengelam oleh pihak keluarga pada, Rabu (22/1) lalu. Tak tunggu lama setelah mendapatkan informasi itu Tim SAR Jayapura sebanyak tujuh orang personil langsung ke Last Know Position (LKP) dengan membawah Peralatan SAR berupa Rescue Dmax, Truk personil, Perahu Karet, Mopel 25 pk,peralatan komunikasi dan PalSAR pendukung lainnya.
Yono menjelaskan, bukan tanpa alasan dirinya belum membayarkan angsuran itu, karena pada tahun yang sama dirinya mengalami musibah kecelakaan yang mengakibatkan dirinya tidak bisa bekerja karena patah tulang belakang (punggung) dan kaki mengalami luka yang cukup serius.
"Kita butuh jawaban dari Sat Reskrim Polres Jayapura karena laporan kita sudah lama sekali, apakah kasus pengeroyokan ini sudah ditangani atau belum, kami butuh kepastiannya, apakah sudah dipanggil keluarganya pelaku pengeroyokan sejauh mana hasil penyelidikan dan pemanggilan para saksi-saksi baik dari korban maupun orang yang ada di lokasi kejadian termasuk pelakunya,"ungkapnya
Tim SAR yang mempergunakan perahu karet melihat keberadaan korban pada pukul 06.43 WIT. Setelah dimasukkan ke dalam kantung jenasah, korban kemudian dinaikkan di dermaga Perikanan Nusantara dan kemudian di bawa menuju kamar jenasah RSUD Merauke.
Ketua RAPI Daerah Papua Muhammad Fahri, ST, MT mengatakan bahwa, latihan Water Rescue yang digelarkan itu bertujuan untuk memberikan edukasi serta membagikan pengalaman dari Basarnas terkait pertolongan pertama ketika terjadinya hal tidak diinginkan terjadi terhadap wisatawan yang berkunjung ke pantai.
Sementara pelaku yang berjumlah dua orang kini dalam pengejaran. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo menyampaikan bahwa korban kini dirawat intensif di RS Bhayangkara Polda Papua dan dalam kondisi sadar.
Kejadian ini terjadi sekira pukul 00.26 WIT disaat mobil Damkar mendatangi lokasi kebakaran sebuah rumah milik Dr Ferdinand. Berawal dari informasi yang diterima bahwa telah terjadi kebakaran di wilayah Abepura. Dari laporan itu langsung disikapi Dinas Pemadam Pos Pasar Yotefa dengan mendatangi lokasi.
"Pukul 13.12 WIT, bertempat di Distrik ilu, Kab.Puncak jaya, telah terjadi Tindak Pidana Penganiayaan Berat (pembacokan) yang dilakukan oleh OTK terhadap Personil Polsek Ilu Polres Puncak Jaya atas nama Bripka Arif Hidayat,” ucap Kabid Humas melalui press rilis yang di terima cenderawasih pos, Minggu (27/10).
Namun dari kebanyakan peristiwa yang terjadi hanya sedikit orang yang mengadu atau melaporkan kejadian kekerasan yang menimpa dirinya ,sementara sebagian besarnya tidak melaporkannya.
Peristiwa penembakan yang terjadi di Kabupaten Lanny jaya pada Selasa (10/9) malam, mengakibatkan salah satu anggota Polres Lanny Jaya, Brigpol Johan Herik Sibarani (32) meninggal dunia dan satu warga sipil, Adi Fallo (20) mengalami luka tembak dan sekarang masih rawat di RSUD Tiom.
Meski baru kenal dalam satu bulan terakhir, Ida mengatakan bahwa ibu dua orang anak itu bahkan menghabiskan waktunya untuk mengurus kedua anaknya di rumah ketimbang berkumpul dengan tetangga untuk bergosip dan lain-lain.
Kepala Kantor SAR Jayapura, Anton Sucipto, ST membenarkan informasi tersebut, bahwa korban bernama, Yulius Wakum (47) berhasil ditemukan oleh tim SAR. Selanjutnya korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Papua menggunakan mobil jenasah Baznas Papua untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan akan diserahkan ke pihak keluarga.
"Dalam menunjang dan mempermudah kerja kami saat mencari dan menolong korban yang tenggelam atau terseret ombak di laut, maka kami sudah menggunakan drone, karena dengan menggunakan drone kita bisa lihat kondisi awal di lokasi kejadian,"ungkapnya.
Kasat Reskrim menjelaskan, berkaitan dengan penanganan kasus tersebut sebelumnya telah dilakukan reposisi terhadap lima orang terduga pelaku. Walau belum dapat membeberkan inisial para pelaku, Kasat Reskrim mengatakan dari hasil reposisi, ditemukan beberapa fakta-fakta baru yang menjadi peran masing-masing pelaku.
Kapolres Jayawijaya Melalui Wakapolres Jayawijaya Kompol Muh. Nurbakti membenarkan adanya kasus tindak pidana Penganiayaan oleh orang tak dikenal yang menyebabkan korban mengalami luka bacok pada bagian kepala sebelah kiri dan belakang atas nama Dani Alias Pertambo.
‘’Saat saya berusia 12 tahun, dia (SB) sudah memperlihatkan alat kemaluannya itu kepada saya,’’ kata korban. Rumah terlapor dengan rumah yang ditempati korban di Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke adalah tetangga rumah.
"Dugaan sementara telah terjadi kasus penganiayaan diatas kapal tersebut karena barang-barang kapal semua berantakan, menurut pemilik kapal, kapal tersebut sudah 1 bulan melaut. Kapal diawaki 1 nahkoda dan 7 orang ABK sehingga totalnya 8 orang, " katanya.
Menjelang peringatan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah, Pemkot Jayapura menyerahkan bantuan hewan kurban ke sejumlah masjid yang ada di Kota Jayapura. Penyerahan Herwan kurban langsung diserahkan oleh Penjabat Walikota Jayapura Christian Sohilait,ST,.M.Si kepada ketua umum masjid Baiturrahim Jayapura Ustadz Kahar Yelipelle.
Mirisnya pelaku saat melakukan eksekusi terbilang sadis dimana tangan korban bernama Katijo (65) harus putus akibat sabetan senjata tajam. Kejadian tersebut sempat direkam warga dimana korban akhirnya jatuh tergeletak dengan tangan bercucuran darah.
Salah satu pemilik kebun Mama Lalogosa Elopere, mengaku bahwa longsor terjadi selama dua hari yakni sejak Selasa (16/17/2024) kemarin, sehingga di tiga lokasi kebun miliknya yang tanami ratusan tanaman ubi, sayur-mayur dan puluhan keladi miliknya tertimbun longsor tanpa ada sisa sedikit'pun.
Penutupan operasi SAR ini tepat pada hari keempat pencarian dan berdasarkan evaluasi bersama tim SAR bersama keluarga korban yang diwakili oleh agen pengelola kapal, setelah tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Jasad Michael ditemukan oleh anak yang merupakan penduduk setempat. Tim SAR gabungan yang menerima informasi itu pun langsung merespon ke TKP dan mengevakuasi jasad Michael dari tepi sungai.
Posisi jenazah berusia 10 tahun ini bukan mengapung di air namun sudah tergeletak di pinggir pantai tak jauh dari PLTD. Saat itu juga jenazah langsung dibawa ke rumah duka atas kesepakatan keluarga.
Adapun perbuatan tersangka berinisial OR ini, bermula pada Kamis 08 Februari 2024 lalu, di Kompleks perumahan BTN atas Kanker Distrik Abepura, tepatnya di Asrama Imeko, tersangka mengonsumsi minuman keras (Miras) bersama korban Nikolaus Adolof.
Korban bernama Yosep Pulung dilaporkan tewas usai ditikam di bagian perut sebelah kanan. Ia sempat dievakuasi ke Sentani namun nyawanya tak tertolong. Yosep sendiri bekerja di Inspektorat Daerah Kabupaten Yahukimo.
Kronologi kejadiannya, ungkap Kapolres berawal saat korban berangkat menggunakan sepeda motor dari rumahnya dengan tujuan kampus tempat korban kuliah. Pada saat Korban melintas di area Kuburan Umum Yobar, tiba-tiba dihadang oleh terlapor yang pada saat itu membawa sebilah parang.
Sekelompok massa dari Kabupaten Lanny Jaya melakukan aksi penyerangan dan membunuh salah satu warga yang diduga sebagai pelaku pembunuhan yang terjadi di pasar Wouma.
Kapolsek Abepura AKP. Soeparmanto, mengatakan pasca ditemukannya tidak ada satupun anggota keluarganya datang melapor di Mapolsek Abepura. Karena itu, jenazah dari korban tersebut belum dapat disemayamkan.
Dikatakan, dari pemeriksaan sementara yang dilakukan terhadap suami korban, pada pagi hari itu yang duluan keluar rumah menuju ke sawah adalah suami korban disusul dengan korban. Hanya di lokasi kejadian belum ada saksi yang bisa dimintai keterangan.
Bermula tersangka JY dengan korban Yohana Ester bertemu di TKP. Sampai di TKP pelaku yang ketika itu dalam pengaruh minuman keras (Miras) tiba-tiba menganiaya korban menggunakan botol minuman keras jenis bronson. "Tersangka memukul korban menggunakan botol minuman, selain itu tersangka juga mendorong korban ke dalam got," kata Kapolsek.
Polisi memastikan akan menindak tindakan perbuatan main hakim sendiri ini agar menjadi pembelajaran bagi semua warga kota untuk tidak cepat menyimpulkan apalagi terprovokasi.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK menyatakan bahwa hari ini pihaknya telah mengantarkan dua jenazah korban ke rumah duka masing-masing. Pihaknya antar langsung guna mencegah adanya massa yang dapat memancing adanya aksi lanjutan
ALDP mencatat setidaknya ada 56 aksi kekerasan dan konflik bersenjata yang mengorbankan masyarakat sipil, aparat TNI-Polri dan Kelompok bersenjata TPNPB, memakan korban sebanyak 81 jiwa, dari jumlah itu terbesar dari masyarakat sipil yang berjumlah 44 orang, sementara dari TNI sebanyak 22 orang.
Mensos Risma sapaan Tri Rismaharani dalam rilis yang diterima di Jayapura, Sabtu, mengatakan peletakan batu pertama itu untuk menandai dimulainya pembangunan pemukiman sosial di atas lahan kurang lebih dua hektare bagi warga terdampak gempa di Dok V, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, pada 9 Februari 2023.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Polres Jayawijaya AKP. Ibnu Rudihartono, STrk, SIK menyatakan hingga saat ini korban belum membuat laporan kepolisian, namun pihaknya masih terus melakukan upaya pengejaran terhadap dua pelaku yag melakukan aksi perampasan motor pada rabu kemarin.
Adapun lokasi pelaksanaan Shalat Idul Adha, di tanah Papua diantaranya. Di Kota Jayapura pusat Salat Ied dilaksanakan di Halaman Pasca Sarjana Uncen, Kabupaten Keerom akan dilaksanakan di hlaman Asrama Putra Panti Asuhan Muhammadyiah Arso.