Wakil Papua, Persiker Keerom bergabung di grup K bersama Celebest FC, Perslotim Lombok Timur dan PS Mojokerto Putra. Persiker ditunjuk sebagai tuan rumah yang akan berlangsung di Stadion UNS Surakarta, Jawa Tengah.
Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Tanah Papua melakukan Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan. Pertemuan ini bertujuan memperkuat implementasi kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Papua
Selanjutnya penyelesaian tanah BTS di kampung Yowong, kampung Skofro, Warlef, Bagia dan Sawyatami. Untuk lahan alun-alun, Pemkab Keerom menyerahkan tapi asih atau tanda jadi senilai Rp1 miliar kepada pemilik hak ulayat. Untuk Kompi Arso VI
Bupati Gusbager menyatakan bahwa penyelesaian administrasi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mengamankan aset daerah sekaligus mendukung fasilitas pendidikan pertanian di wilayah Negeri Tapal Batas.
Wakil Bupati Keerom, Daud, memberikan apresiasi apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia, khususnya Sanggar Seni Jaranan Banyuwangi Sekar Tanjung, serta seluruh masyarakat Kampung Wiantre, Distrik Skanto, yang telah bekerja keras me
Pada tahun ini, Kabupaten Keerom memberangkatkan sebanyak 18 orang jemaah yang telah dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan kesehatan.
Rombongan jamaah ini lebih dulu akan berangkat dari Kabupaten Keerom menuju Makasar pada 7 Mei 2026,
Persiker merupakan juara Liga 4 zona Papua dan menjadi wakil Papua pada seri nasional. Mereka telah melakukan pemusatan latihan di Kota Solo sejak pekan lalu.
Manajer klub, Efendi Jaya mengatakan bahwa pertemuan ini menjadi motivasi bagi an
Bupati Gusbager menegaskan pengelolaan keuangan desa bukan sekadar pemenuhan kewajiban administrasi semata. Lebih dari itu, hal tersebut merupakan representasi dari kepercayaan masyarakat terhadap integritas pemerintah. Orang nomor satu di
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri di sepanjang jalur hijau ruas jalan Trans Papua, tepatnya mulai dari Kampung Yowong hingga ruas jalan Swakarsa.
Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen untuk melakukan pembersihan internal terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti melakukan pelanggaran hukum maupun etika.
Bupati Keerom, Piter Gusbager, melalui Plt. Sekretaris Daerah (Sekda)