Diakui, untuk potensi kerawanan di Papua dan Papua Pegunungan yang perlu di antisipasi antara lain di Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mamberamo Tengah, Kepulauan Yapen dan lainnya. Dijelaskan, soal masalah penandatanganan dukungan dana hibah melalui NPHD sudah tidak ada masalah karena semua daerah telah menyanggupinya, sedangkan untuk logistik Pilkada juga tidak ada masalah termasuk kesiapan aparat yang sudah dilaporkan berapa personil yang disiapkan maupun personil tambahan lainnya tentu ini menjadi catatan penting.
Tapi yang lebih penting juga nantinya antusias masyarakat dalam menyalurkan hak suaranya juga harus terus didorong dengan baik agar masyarakat bisa benar-benar menggunakan hk pilihnya secara leluasa, tanpa tekanan dalam pesta demokrasi nanti.Â
“Kami juga ingatkan kepada seluruh Paslon Pilkada di Tanah Papua baik di provinsi dan kabupaten kota, agar berkomitmen menyatakan sikap, siap menang dan siap kalah tidak boleh bikin gerakan tambahan karena ini sangat penting sekali supaya pesta demokrasi ini benar-benar diikuti dengan sepenuh hati,”pintanya.
Sementara itu, Pj Gubernur Papua Ramses Limbong mengaku, pihaknya sudah melakukan berbagai hal untuk kesiapan pelaksanaan Pilkada serentak di Provinsi dan Kabupaten kota di Papua, baik melakukan rapat koordinasi bersama Forkopimda, pejabat daerah, pihak aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama dan lainnya, termasuk melakukan sosialisasi bersama paslon, masyarakat, penandatanganan komitmen bersama, doa lintas agama.
Oleh karena itu, nantinya pada saat dilakukan pencoblosan pada tanggal 27 November 2024 diharapkan masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik, tunjukkan di Papua masyarakatnya tidak ada yang Golput, mendukung pesta demokrasi yang dilaksanakan lima tahun sekali.(dil/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos