Diduga Ada Target Lain Selain Andrie Yunus

Di sisi lain, Koordinator Komrad Pancasila Antony Yudha mengkhawatirkan adanya konflik kepentingan jika kasus ini hanya ditangani secara internal oleh Polri dan TNI. Ia menyarankan agar DPR RI melalui Dewan Pengawas Intelijen segera bertindak sebagai penengah yang independen. “DPR setahu saya punya Dewan Pengawas Intelijen DPR yang dipimpin Dasco kan? Nah itu harus kita dukung supaya turun, supaya bisa ketahuan nih dari eksekutor sampai intelektualnya siapa. Karena kalau kita berharap pada dua lembaga ini pasti tarik-menarik gitu. Makanya perlu yang lebih besar seperti DPR yang turun,” tegas Antony. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Kuota Haji Indonesia 100.051 Jamaah

Di sisi lain, Koordinator Komrad Pancasila Antony Yudha mengkhawatirkan adanya konflik kepentingan jika kasus ini hanya ditangani secara internal oleh Polri dan TNI. Ia menyarankan agar DPR RI melalui Dewan Pengawas Intelijen segera bertindak sebagai penengah yang independen. “DPR setahu saya punya Dewan Pengawas Intelijen DPR yang dipimpin Dasco kan? Nah itu harus kita dukung supaya turun, supaya bisa ketahuan nih dari eksekutor sampai intelektualnya siapa. Karena kalau kita berharap pada dua lembaga ini pasti tarik-menarik gitu. Makanya perlu yang lebih besar seperti DPR yang turun,” tegas Antony. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  Dandim 1712 Sarmi Pamit, Titip Jaga Silaturahmi

Berita Terbaru

Artikel Lainnya