Jangan Sampai Jadi Celah Kejahatan
SENTANI-Orang tua diminta tidak menganggap aktivitas anak bermain game online hanya sebagai hiburan. Penggunaan gadget yang tidak diawasi dapat membuka celah bagi anak berinteraksi dengan orang tidak dikenal dan berpotensi menjadi sasaran berbagai bentuk kejahatan di ruang digital.
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengingatkan orang tua agar lebih aktif mengawasi penggunaan gadget, termasuk saat anak bermain gim online.
Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat modus yang memanfaatkan sejumlah permainan daring seperti Roblox, Free Fire, dan PUBG sebagai sarana untuk memengaruhi hingga merekrut anak-anak melakukan tindakan melawan hukum.
“Orang tua perlu membatasi sekaligus mengawasi penggunaan gadget oleh anak-anak. Jangan sampai anak berkomunikasi dengan orang yang tidak dikenal tanpa sepengetahuan orang tua,” kata Axel, Senin (10/8).
Ia menjelaskan, perkembangan teknologi membuat interaksi anak tidak lagi terbatas pada lingkungan rumah maupun sekolah. Melalui gim online, anak dapat berkomunikasi dengan pemain lain yang identitasnya belum tentu diketahui.
Jangan Sampai Jadi Celah Kejahatan
SENTANI-Orang tua diminta tidak menganggap aktivitas anak bermain game online hanya sebagai hiburan. Penggunaan gadget yang tidak diawasi dapat membuka celah bagi anak berinteraksi dengan orang tidak dikenal dan berpotensi menjadi sasaran berbagai bentuk kejahatan di ruang digital.
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengingatkan orang tua agar lebih aktif mengawasi penggunaan gadget, termasuk saat anak bermain gim online.
Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat modus yang memanfaatkan sejumlah permainan daring seperti Roblox, Free Fire, dan PUBG sebagai sarana untuk memengaruhi hingga merekrut anak-anak melakukan tindakan melawan hukum.
“Orang tua perlu membatasi sekaligus mengawasi penggunaan gadget oleh anak-anak. Jangan sampai anak berkomunikasi dengan orang yang tidak dikenal tanpa sepengetahuan orang tua,” kata Axel, Senin (10/8).
Ia menjelaskan, perkembangan teknologi membuat interaksi anak tidak lagi terbatas pada lingkungan rumah maupun sekolah. Melalui gim online, anak dapat berkomunikasi dengan pemain lain yang identitasnya belum tentu diketahui.