Prabowo Minta Tak Perlu Warga Dikerahkan Untuk Penyambutan Kunjungan Kerja

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meminta para kepala daerah agar tidak secara khusus mengerahkan masyarakat untuk menyambut setiap kunjungan kerjanya ke daerah. Permintaan tersebut disampaikan karena ia merasa prihatin melihat warga harus menunggu berjam-jam di bawah terik matahari hanya untuk menyambut kedatangannya.

Pesan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Akad Massal KPR Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang berlangsung di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7). “Sekali lagi saya mohon kepada para gubernur dan bupati, kalau saya datang tidak perlu mengerahkan rakyat hanya untuk menyambut saya,” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan, dirinya selalu menikmati kesempatan mengunjungi berbagai daerah karena dapat bertemu langsung dan merasakan antusiasme masyarakat. Meski demikian, ia mengaku tidak tega apabila warga harus menunggu dalam waktu lama hanya karena diminta hadir untuk menyambut rombongan pemerintah.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Akan Renovasi 11.440 Sekolah dengan Anggaran Rp 16,9 T

“Saya kasihan dia nunggu berjam-jam di panas itu, saya yang kasihan. Santai-santai saja,” ucapnya. Kepala Negara mengingatkan, paling penting bukanlah seremoni penyambutan, melainkan memastikan pemerintah pusat dan daerah bekerja maksimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan, seluruh jajaran pemerintahan harus berorientasi pada kepentingan rakyat dan bangsa, serta menghadirkan hasil yang nyata melalui program-program yang dijalankan. “Yang penting kita bekerja untuk rakyat. Itu yang penting. Saya yakin, rakyat tahu pemerintah yang ini sekarang bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat Indonesia. Kita tidak ada kepentingan lain,” pungkasnya. (*/JawaPos.com)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  MK Diminta Percepat Pelantikan Prabowo-Gibran

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meminta para kepala daerah agar tidak secara khusus mengerahkan masyarakat untuk menyambut setiap kunjungan kerjanya ke daerah. Permintaan tersebut disampaikan karena ia merasa prihatin melihat warga harus menunggu berjam-jam di bawah terik matahari hanya untuk menyambut kedatangannya.

Pesan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Akad Massal KPR Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang berlangsung di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7). “Sekali lagi saya mohon kepada para gubernur dan bupati, kalau saya datang tidak perlu mengerahkan rakyat hanya untuk menyambut saya,” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan, dirinya selalu menikmati kesempatan mengunjungi berbagai daerah karena dapat bertemu langsung dan merasakan antusiasme masyarakat. Meski demikian, ia mengaku tidak tega apabila warga harus menunggu dalam waktu lama hanya karena diminta hadir untuk menyambut rombongan pemerintah.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Tak Lewat Entrop, Siswa Kecewa

“Saya kasihan dia nunggu berjam-jam di panas itu, saya yang kasihan. Santai-santai saja,” ucapnya. Kepala Negara mengingatkan, paling penting bukanlah seremoni penyambutan, melainkan memastikan pemerintah pusat dan daerah bekerja maksimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan, seluruh jajaran pemerintahan harus berorientasi pada kepentingan rakyat dan bangsa, serta menghadirkan hasil yang nyata melalui program-program yang dijalankan. “Yang penting kita bekerja untuk rakyat. Itu yang penting. Saya yakin, rakyat tahu pemerintah yang ini sekarang bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat Indonesia. Kita tidak ada kepentingan lain,” pungkasnya. (*/JawaPos.com)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Baca Juga :  MK Perintahkan Pemilu Nasional Dipisah Dengan Pemilu Daerah Dikritik

Berita Terbaru

Artikel Lainnya