JAYAPURA–Kodam XVII/Cenderawasih akan menggelar upacara puncak perayaan HUT ke-81 TNI di Lapangan Trisila, Distrik Jayapura Selatan, Senin (5/10). Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perayaan kali ini dilaksanakan dengan sesederhana mungkin.
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan, kesederhanaan itu merupakan wujud empati terhadap situasi yang tengah dihadapi bangsa.
Sejumlah musibah terjadi di berbagai daerah, mulai dari gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah, tenggelamnya Kapal Virgo di perairan Surabaya, erupsi Gunung Krakatau, hingga hilangnya lima jurnalis di Selat Sunda, serta peristiwa lain yang menelan korban jiwa.
  “Kita akan adakan upacara tidak dilakukan secara besar-besaran, mengingat sebagian besar personel kita masih melaksanakan tugas operasi dan penanganan Karhutla. Ini juga sebagai bentuk keprihatinan kita kepada masyarakat terkait bencana yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya, Sabtu (3/10)
 Menurut Pangdam, langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden melalui Panglima TNI agar peringatan HUT ke-81 TNI dilakukan secara sederhana. “Sebagian besar prajurit kami masih terlibat berbagai kegiatan, ada penanganan karhutla, ada pelaksanaan operasi di sini. Ini tidak hanya terjadi di Papua saja, tetapi hampir di seluruh Indonesia,” jelasnya.
 Iapun mengungkapkan bahwa menjelang puncak peringatan, Kodam XVII/Cenderawasih telah melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya olahraga yang melibatkan pelaku UMKM serta turnamen e-sport yang disponsori Telkomsel. Turnamen e-sport ini menjadi wadah bagi remaja untuk menyalurkan bakat di bidang tersebut. “Dengan pelibatan UMKM, diharapkan ekonomi kerakyatan tumbuh sehingga perputaran ekonomi dapat berjalan dengan baik,” kata Pangdam.
 Pangdam menegaskan, rangkaian HUT ini menjadi upaya TNI untuk hadir di tengah masyarakat dan memberi solusi nyata. Sebelumnya, Kodam telah melaksanakan turnamen olahraga, bakti sosial, pengobatan massal, penanaman pohon, dan pembersihan Danau Sentani.
 TNI juga membantu warga yang telah kembali ke pangkuan NKRI, dengan membangun rumah serta menyiapkan sarana usaha, seperti kandang babi. “Keberadaan TNI betul-betul bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
 Di usia ke-81, Pangdam berharap TNI semakin solid. “TNI lahir dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat, dan tentunya memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di Tanah Papua,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q