Menurut Teddy, hasil diplomasi ekonomi juga terlihat dari kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan yang dilakukan beberapa waktu lalu. “Setelah kunjungan ke Jepang dan Korea, Indonesia memperoleh komitmen investasi baru dengan nilai sekitar Rp575 triliun,” ungkapnya.
Di sektor pertahanan, Teddy mengatakan pemerintah terus memperkuat kemampuan alat utama sistem persenjataan (alutsista) melalui kerja sama dengan sejumlah negara mitra. Ia menyebut pengadaan dan penguatan sistem pertahanan melibatkan berbagai negara seperti Prancis, Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, hingga sejumlah negara Eropa lainnya.
“Indonesia saat ini memiliki kerja sama pertahanan yang semakin luas. Penguatan alutsista dilakukan melalui kemitraan dengan banyak negara sehingga kapasitas pertahanan nasional semakin meningkat,” katanya. Teddy juga menilai diplomasi Indonesia memberikan dampak positif terhadap pelayanan ibadah haji. Menurutnya, penyelenggaraan haji dalam dua tahun terakhir berjalan lebih baik dengan berbagai kemudahan yang diperoleh jemaah Indonesia.
Ia mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi negara pertama yang memiliki kawasan khusus perkampungan haji di Arab Saudi setelah pemerintah setempat melakukan penyesuaian regulasi. “Pemerintah Arab Saudi bahkan melakukan perubahan aturan sehingga negara lain dapat memiliki lahan yang diperuntukkan bagi kebutuhan jemaah haji,” ujarnya.Dukungan untuk Palestina dan Perlindungan WNI
Menurut Teddy, hasil diplomasi ekonomi juga terlihat dari kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan yang dilakukan beberapa waktu lalu. “Setelah kunjungan ke Jepang dan Korea, Indonesia memperoleh komitmen investasi baru dengan nilai sekitar Rp575 triliun,” ungkapnya.
Di sektor pertahanan, Teddy mengatakan pemerintah terus memperkuat kemampuan alat utama sistem persenjataan (alutsista) melalui kerja sama dengan sejumlah negara mitra. Ia menyebut pengadaan dan penguatan sistem pertahanan melibatkan berbagai negara seperti Prancis, Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, hingga sejumlah negara Eropa lainnya.
“Indonesia saat ini memiliki kerja sama pertahanan yang semakin luas. Penguatan alutsista dilakukan melalui kemitraan dengan banyak negara sehingga kapasitas pertahanan nasional semakin meningkat,” katanya. Teddy juga menilai diplomasi Indonesia memberikan dampak positif terhadap pelayanan ibadah haji. Menurutnya, penyelenggaraan haji dalam dua tahun terakhir berjalan lebih baik dengan berbagai kemudahan yang diperoleh jemaah Indonesia.
Ia mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi negara pertama yang memiliki kawasan khusus perkampungan haji di Arab Saudi setelah pemerintah setempat melakukan penyesuaian regulasi. “Pemerintah Arab Saudi bahkan melakukan perubahan aturan sehingga negara lain dapat memiliki lahan yang diperuntukkan bagi kebutuhan jemaah haji,” ujarnya.Dukungan untuk Palestina dan Perlindungan WNI