Kedatangan kedua tokoh ini langsung mencuri perhatian publik karena berlangsung di tengah kencangnya isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih yang kabarnya akan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto. Nama Chatib Basri santer dis
“Pandangan yang menyebut kunjungan luar negeri Presiden hanya sebatas pencitraan atau seremoni tidak tepat. Yang perlu dilihat adalah berbagai hasil konkret yang telah dicapai dalam kurun waktu 1,5 tahun terakhir,” ujar Teddy. Salah satu ca
Isu reshuffle kembali menguat setelah kekosongan posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono. Hal ini setelah Thomas ditetapkan DPR RI sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Kepala Staf Kepresidenan
Ny. Sri Suparni Bahlil mengatakan, kunjungan Seruni Kabinet Merah Putih telah berlangsung selama tiga hari dan tidak hanya dilakukan di Sentani, tetapi juga di Kota Jayapura serta wilayah perbatasan RI–PNG. Dalam rangkai
Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jayapura juga menyampaikan permohonan kepada pemerintah pusat terkait program pemasangan listrik gratis di wilayah Kabupaten Jayapura. Selain itu, pemerintah daerah telah me
Tak hanya itu muncul juga nama Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono yang juga keponakan Prabowo Subianto. Kabar perombakan kabinet ramai diperbincangkan saat jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) kosong
Salah satu momen bantahan itu disampaikan pada Maret 2025, dalam konferensi pers yang digelar secara mendadak di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu, ia secara tegas, Sri Mulyani membantah dan memastikan tidak mundu
Guntur Ohoiwutun melihat bahwa kunjungan kerja silent yang dilakukan tersebut sebagai salah satu bentuk efisiensi yang dilakukan oleh Pemerintah. ‘’Kalau setiap pejabat terutama seorang menteri yang datang ke daerah ke
Burhanuddin mengatakan, tingkat kepuasaan terhadap Nasaruddin di kalangan umat Kristen juga tinggi. Hal itu tidak lepas dari keakraban yang diperlihatkan Nasaruddin saat Pemimpin Umat Katolik, Paus Fransiskus mengunjungi Tanah Air beberapa waktu lalu.
"Kami mengutuk keras tindakan pelecehan seksual yang dialami seorang mahasiswi magang di Semarang. Kementerian BUMN mendukung sepenuhnya proses hukum yang sedang berlangsung di Kepolisian dan siap memberikan bantuan pendampingan kepada korban jika yang bersangkutan berkenan,"
"Ini yang diharapkan oleh Bapak Presiden dan Bapak Menteri Dalam Negeri di setiap provinsi, baik daerah DOB maupun provinsi lain yang ada di Papua memang harus berdiri universitas-universitas representatif yang akan menampung anak-anak dari Papua untuk belajar," kata Ribka dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
"Pak Natalius Pigai seorang aktivis HAM yang diangkat oleh bapak Presiden sebagai menteri yang menangani urusan HAM, kita berharap beliau betul-betul dengan jajaran kementeriannya akan mampu membangun kesadaran yang lebih tinggi dalam menegakkan hak asasi manusia," kata Yusril.
Sebagaimana Yusrli sendiri berlatarbelakang sebagai advokat, dan juga akademisi di bidang hukum tata negara, termasuk salah seorang tokoh pemikir dan intelektual Indonesia. Dengan menjabat sebagai Koordinatoe Bidang Hukum di Kabinet Merah Putih, maka persoalan persoalan hukum di Indonesia akan dilakukan secara berbeda.
Melalui unggahan di akun media sosial resminya, PT Pindad menunjukkan Maung MV3 Mobile Jammer. Rantis itu dikombinasikan dengan senjata anti drone SPS-1 Pindad dalam operasi pengamanan VVIP rangkaian kegiatan pembekalan khusus Kabinet Merah Putih di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah yang berlangsung pekan lalu.
Gustaf berharap keberadaan Natalius diistana Jakarta tidak hanya sebagai pelengkap apalagi sekedar untuk memberikan pencitraan akan tetapi betul-betul memberikan dampak terutama menyelesaikan berbagai permasalahan di Indonesia terutama masalah pelanggaran HAM di tanah Papua.
Dari puluhan peristiwa kekerasan itu, korbannya sebanyak 92 orang. Dimana 40 orang mengalami luka luka dan 52 orang meninggal dunia. Direktur Lembaga Study dan Advokasi Hak Asasi Manusia (Elsham) Papua, Pdt Matheus Adadikam mengharapkan adanya dua perwakilan Papua dalam susunan Kabinet Merah Putih bukan sebatas polesan belaka. Namun bisa memperhatikan isu-isu Papua.
Tiga bidang ini kata Dr. Husni sudah sangat sesuai dengan kebutuhan masalah pendidikan di Indoensia saat ini. Sebab dengan terbentuknya masing masing bidang, maka efisiensi kerja untuk mendorong perkembangan pendidikan di Indonesia akan semakin kuat. "Idealnya memang seperti ini, sehingga masing-masing bidang bisa lebih fokus pada target," katanya di ruang kerja
“Kita memang berharap dengan kabinet yang besar, namun kabinet yang besar ini memperlihatkan sistem politik yang pada akhirnya dikuasai oleh orang-orang partai,” ujarnya. Menurutnya, jika sudah seperti ini, seakan tak penting lagi orang-orang dengan pendidikan yang cukup tinggi di pemerintahan. Kalah saing dengan orang-orang Parpol.
"Tadi Presiden menekankan pentingnya kualitas pembelajaran matematika dan bagaimana metode pembelajarannya diperbaiki termasuk di dalamnya ya konsekuensi untuk pelatihan guru matematika," kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.
Para wakil menteri dan wakil kepala badan itu berasal dari berbagai latar belakang. Ada politisi, jurnalis, birokrat, profesional, hingga purnawirawan TNI/Polri.
Prabowo memanggil satu per satu para menteri yang akan membantu pemerintahannya. Pemanggilan itu dari urutan Menteri Koordinator (Menko). Prabowo menyebut nama Budi Gunawan, Yusril Ihza Mahendra, Airlangga Hartarto, dan Pratikno. Ada juga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, dan Zulkifli Hasan ( Zulhas).
Disinggung apa yang dibutuhkan Papua saat ini, Anum menyampaikan bahwa pemerintah pastinya memiliki banyak referensi dari pemerintahan sebelumnya. Seperti tuntutan untuk adanya tata kelola pemerintahan yang efektif di seluruh tanah Papua, pemenuhan hak-hak dasar OAP dan lainnya.
Menangapi terkait dengan hal itu, Ketua MAjelis Rakyat Papua (MRP), Nerlince Wamuar Rollo, mengaku bangga dan senang, serta menyampaikan ucapan terimakasih kepada presiden terpilih Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang telah memberikan kepercayaan untuk orang Papua terlibat dalam sistem.
Kehadiran Ribka Haluk di Kertanegara santer diprediksi akan menduduki posisi menteri atau wakil menteri, tentunya hal ini akan menjadi sejarah bagi masyarakat di tanah Papua. Pasalnya, Ribka Haluk akan menjadi perempuan pertama asli Papua pegunungan yang diberikan kepercayaan menjabat menteri.
"Iya rencananya sih seperti itu, diundang calon menteri yang kemarin sudah menandatangani kesediaan membantu," kata Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/10).
Guru Besar Ilmu Sosiologi Pedesaan, Universitas Cenderawasih Prof. Avelinus Lefaan, MS, mengatakan wacana tersebut perlu dikaji, baik dari sisi penggunaan anggaran, urgensi untuk pemenuhan kebutuhan negara, sehingga tidak terkesan sekedar bagi bagi kue karena memiliki hubungan primordialisme.