Teddy: Diplomasi Presiden Prabowo Hadirkan Investasi Ribuan Triliun

Terkait isu kemanusiaan di Palestina, Teddy menegaskan Indonesia terus berperan aktif memberikan bantuan melalui berbagai jalur, termasuk pengiriman bantuan logistik, kapal rumah sakit, hingga program pendidikan bagi pelajar Palestina. Saat ini, kata dia, jumlah mahasiswa asal Palestina yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi Indonesia mendekati 100 orang.

Selain itu, ia mencontohkan keberhasilan diplomasi Indonesia dalam memulangkan seorang warga negara Indonesia yang sempat ditahan otoritas Israel di wilayah Lod. Menurut Teddy, proses tersebut dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat melalui koordinasi dan langkah diplomatik yang dilakukan Kementerian Luar Negeri.

Di akhir pernyataannya, Teddy menegaskan bahwa pemerintah lebih mengutamakan hasil konkret dibanding sekadar aktivitas diplomasi yang terlihat di ruang publik. Menurutnya, banyak capaian yang diperoleh melalui pendekatan diplomasi Presiden Prabowo, baik yang dipublikasikan maupun yang berlangsung di balik layar.

Baca Juga :  Transformasi Digital Kesehatan Berbasis AI Bisa Tekan Biaya Inflasi Medis

“Yang paling penting adalah manfaat nyata yang dirasakan masyarakat dan negara. Berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari hasil diplomasi Presiden Prabowo yang dilakukan melalui beragam jalur, baik yang diketahui publik maupun yang tidak dipublikasikan,” pungkas Teddy. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

 

Terkait isu kemanusiaan di Palestina, Teddy menegaskan Indonesia terus berperan aktif memberikan bantuan melalui berbagai jalur, termasuk pengiriman bantuan logistik, kapal rumah sakit, hingga program pendidikan bagi pelajar Palestina. Saat ini, kata dia, jumlah mahasiswa asal Palestina yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi Indonesia mendekati 100 orang.

Selain itu, ia mencontohkan keberhasilan diplomasi Indonesia dalam memulangkan seorang warga negara Indonesia yang sempat ditahan otoritas Israel di wilayah Lod. Menurut Teddy, proses tersebut dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat melalui koordinasi dan langkah diplomatik yang dilakukan Kementerian Luar Negeri.

Di akhir pernyataannya, Teddy menegaskan bahwa pemerintah lebih mengutamakan hasil konkret dibanding sekadar aktivitas diplomasi yang terlihat di ruang publik. Menurutnya, banyak capaian yang diperoleh melalui pendekatan diplomasi Presiden Prabowo, baik yang dipublikasikan maupun yang berlangsung di balik layar.

Baca Juga :  MRP Bangga Dua OAP Masuk Kabinet

“Yang paling penting adalah manfaat nyata yang dirasakan masyarakat dan negara. Berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari hasil diplomasi Presiden Prabowo yang dilakukan melalui beragam jalur, baik yang diketahui publik maupun yang tidak dipublikasikan,” pungkas Teddy. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

 

Berita Terbaru

Artikel Lainnya