Kondisi ini membuat fasilitas pengolahan air bersih itu aman dari segala aktivitas yang dapat merugikan dan merusak bangunan yang telah menghabiskan dana miliaran itu.
Kepada Cenderawasih Pos Kepala Balai Wilayah Sungai Papua Dave Muhaimin, mengakui pihaknya yang telah membangun fasilitas tersebut dengan tujuan agar air Danau Sentani dapat dimanfaatkan sebagai air bersih dan sebagai sumber air bagi masa depan Kota dan Kabupaten Jayapura.
Sejak tahun 2019, Balai Wilayah Sungai Papua sudah membangun reservoir agar air Danau Sentani menjadi bahan baku utama air bersih yang akan dikelola PT Air Minum Jayapura (PT AMJ), dulu PDAM Jayapura.
Meski demikian kepala BWS itu mengatakan, Air Danau Sentani sendiri tidak dapat langsung dimanfaatkan karena harus diproses dahulu hingga menjadi air bersih. Karena itu BWS Papua membangun reservoir dengan menyedot air danau tersebut agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kota/Kabupaten Jayapura.
“Kita sudah bangun fasilitas pengolahan air bersih di Danau Sentani, hingga sekarang belum juga dimanfaatkan karena belum ada dia punya IPA (Instalasi Pengelolaan Air) yang seharusnya disediakan oleh Balai Cipta Karya, yang kemudian diserahkan ke PDAM untuk didistribusikan,” jelas Dave kepada Cenderawasih Pos, Rabu (22/4).