Thursday, April 3, 2025
27.8 C
Jayapura

Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Cenderung Meningkat 

JAYAPURA – Pelaksanaan Operasi Keselamatan Cartenz 2024 Polda Papua dan Polres jajaran yang dilaksanakan selama 14 hari dari tanggal 4 Maret 2024 hingga tanggal 17 Maret 2024, akhirnya berakhir.

  Operasi Keselamatan Cartenz 2024 kali ini dilaksanakan dalam bentuk Operasi Kepolisian Terpusat sebagai bagian dari program aksi keselamatan jalan yang melibatkan lembaga terkait. Dan  operasi ini diharapkan dapat mendorong tercapainya sasaran yang melibatkan segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata di jalan raya.

  Adapun sasaran khusus dalam operasi ini mencakup larangan penggunaan hand phone saat berkendara, larangan berbonceng lebih dari satu orang, serta penindakan terhadap pengendara yang melanggar aturan, seperti di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI, berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus, dan tidak menggunakan safety belt.

   Adapun hasil pelaksanaan operasi keselamatan Cartenz selama 14 hari untuk data kasus kecelakaan di tahun 2024 terdapat kenaikan untuk kasus kecelakaan.

Baca Juga :  Diminati 1.344 Pelanggan di Papua, Diskon Tambah Daya PLN Satu Hari Lagi

“Untuk tahun 2024 ada sebanyak 98 kasus jika dibanding tahun 2023 hanya 52 kasus sehingga  tahun ini terjadi kenaikan sebanyak 46 kasus,” kata Kombes Benny.

   Lalu untuk korban meninggal dunia di tahun 2023 terdapat 8 korban sama halnya dengan tahun 2024 yang memiliki 8 kasus meninggal dunia sehingga di tahun 2023 tidak mengalami peningkatan maupun penurunan.

   Untuk korban luka berat di tahun 2023 memiliki 23 korban, sedangkan di tahun 2024 memiliki 55 korban sehingga di tahun 2024 mengalami kenaikan sebanyak 32 korban.

Sedangkan untuk korban luka ringan di tahun 2023 memiliki 52 korban, jika dibandingkan dengan tahun 2024 terdapat sebanyak 97 korban, sehingga di tahun 2024 mengalami kenaikan sebanyak 45 korban.

Baca Juga :  Hasil Seleksi DPRK Jalur Adat Belum Ada di Meja Pj. Gubernur

   Kerugian materil  juga mengalami kenaikan dimana ditahun 2023 sebanyak Rp 193.850.000, jika dibandingan dengan tahun 2024 sebanyak Rp. 230.250.000 sehingga di tahun 2023 maka tahun ini mengalami kenaikan sebanyak Rp. 39.400.000 atau 21%.

   Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo  mengatakan, selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Cartenz 2024 dapat menimbulkan kesadaran lalu lintas bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan.

  “Kami dari Polda Papua akan terus mengawal kegiatan masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang ada di Papua,” tambahnya.

  Ia juga berharap ada kesadaran masyarakat terutama bagi pengguna jalan sehingga terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di tanah Papua. (ade/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURA – Pelaksanaan Operasi Keselamatan Cartenz 2024 Polda Papua dan Polres jajaran yang dilaksanakan selama 14 hari dari tanggal 4 Maret 2024 hingga tanggal 17 Maret 2024, akhirnya berakhir.

  Operasi Keselamatan Cartenz 2024 kali ini dilaksanakan dalam bentuk Operasi Kepolisian Terpusat sebagai bagian dari program aksi keselamatan jalan yang melibatkan lembaga terkait. Dan  operasi ini diharapkan dapat mendorong tercapainya sasaran yang melibatkan segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata di jalan raya.

  Adapun sasaran khusus dalam operasi ini mencakup larangan penggunaan hand phone saat berkendara, larangan berbonceng lebih dari satu orang, serta penindakan terhadap pengendara yang melanggar aturan, seperti di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI, berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus, dan tidak menggunakan safety belt.

   Adapun hasil pelaksanaan operasi keselamatan Cartenz selama 14 hari untuk data kasus kecelakaan di tahun 2024 terdapat kenaikan untuk kasus kecelakaan.

Baca Juga :  ABG Penjambret Tak Berkutik Saat Dibekuk

“Untuk tahun 2024 ada sebanyak 98 kasus jika dibanding tahun 2023 hanya 52 kasus sehingga  tahun ini terjadi kenaikan sebanyak 46 kasus,” kata Kombes Benny.

   Lalu untuk korban meninggal dunia di tahun 2023 terdapat 8 korban sama halnya dengan tahun 2024 yang memiliki 8 kasus meninggal dunia sehingga di tahun 2023 tidak mengalami peningkatan maupun penurunan.

   Untuk korban luka berat di tahun 2023 memiliki 23 korban, sedangkan di tahun 2024 memiliki 55 korban sehingga di tahun 2024 mengalami kenaikan sebanyak 32 korban.

Sedangkan untuk korban luka ringan di tahun 2023 memiliki 52 korban, jika dibandingkan dengan tahun 2024 terdapat sebanyak 97 korban, sehingga di tahun 2024 mengalami kenaikan sebanyak 45 korban.

Baca Juga :  Kejati Papua Siap Amankan PSN, OPD Diminta Siapkan Data 

   Kerugian materil  juga mengalami kenaikan dimana ditahun 2023 sebanyak Rp 193.850.000, jika dibandingan dengan tahun 2024 sebanyak Rp. 230.250.000 sehingga di tahun 2023 maka tahun ini mengalami kenaikan sebanyak Rp. 39.400.000 atau 21%.

   Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo  mengatakan, selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Cartenz 2024 dapat menimbulkan kesadaran lalu lintas bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan.

  “Kami dari Polda Papua akan terus mengawal kegiatan masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang ada di Papua,” tambahnya.

  Ia juga berharap ada kesadaran masyarakat terutama bagi pengguna jalan sehingga terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di tanah Papua. (ade/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya