Satuan Lalu Lintas Polresta Jayapura Kota mencatat angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kota Jayapura pada triwulan pertama tahun 2026 mencapai 381 kasus. Dari jumlah tersebut, 18 orang meninggal dunia, 131 meng
Berdasarkan informasi yang diterima Cenderawasih Pos, korban meninggal dunia dengan kondisi kepala belakang bocor, keluar darah dari hidung, keluar darah dari telinga kiri dan luka lecet pada lutut kaki kanan, hingga men
Kanit Gakkum Satlantas Polres Merauke, Ipda D Watora, mengatakan kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 13.40 WIT di kawasan pertigaan Tugu Tunas Kelapa depan Bandara Mopah Merauke. Insiden itu melibatkan kendaraan rod
Dugaan awal yang berkembang di media sosial menyebut korban tewas akibat dibegal. Akibatnya, pihak keluarga korban pun melakukan aksi blokade jalan di beberapa perempatan jalan SP5, SP6, SP7, Iwaka.
Dimana dalam kecelakaan tersebut merenggut nyawa 47 orang dan mengakibatkan 183 luka berat, serta 82 orang mengalami luka ringan. Adapun kerugian materil senilai Rp 827.400.000.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK melalui Ps Kasi Humas Ipda Adre MS, mengungkapkan, korban diduga meninggal dunia yang diduga ditabrak oleh roda empat. Hanya saja, pihak Satuan Lalu Lintas masih melakukan penyeli
Kasat Lantas Polres Merauke melalui KBO Satuan Lantas Polres Merauke Ipda Jhony Tuwing, menjelaskan, berdasarkan laporan polisi yang diterima pihaknya, insiden itu melibatkan sepeda motor Yamaha Jupiter Z1 tanpa tanda no
Kronologi kejadiannya, kata Andre, berawal saat mobil Terios yang dikemudikan RG melaju dari arah Buti menuju Yobar. Saat melintas di depan Gereja Katolik Buti, mobil sempat menyenggol kendaraan yang sedang parkir di bah
Menurut keterangan, Isuzu Microbus tersebut membawa tujuh penumpang, antara lain Inisial TN, RA, B, RW, TE, AN dan VD. Kecelakaan terjadi saat sopir berusaha menghindari kendaraan lain yang datang dari arah berlawanan. A
Menurut Cahyo, peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 05.10 WIT. Seorang saksi yang hendak mandi di belakang barak menemukan korban dalam kondisi tertelungkup dan sudah tidak bernyawa.
AKP Akbar menerangkan peristiwa kecelakaan ini berawal, pengendara bersama penumpangnya datang dari arah Dok II menuju pusat Kota Jayapura. Setibanya di lokasi kejadian, diduga dalam kondisi dipengaruhi minuman keras (mi
“Mobil dalam keadaan hidup saat pengemudinya turun. Diduga posisi persneling belum benar-benar netral, sehingga mobil tiba-tiba bergerak maju," ujar AKP Lalang dalam keterangan tertulisnya.
Berdasarkan data yang dihimpun Cenderawasih Pos, setidaknya telah terjadi dua kali laka lantas di wilayah tersebut selama dilakukan perbaikan jalan di ujung jembatan. Sebelumnya terjadi pada, 18 Agustus 2025 dan hari ini
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay melalui Kasat Lantas Polres Jayapura, AKP Robertus Rengil menjelaskan dari 150 kasus tersebut, tercatat laka lantas yang mengakibatkan korban meninggal dunia (MD) sebanyak 8 kasus.
Di mana akibat jalan yang licin ini, ami Ryzqy Al Haqqu (32), salah seorang korban laka tunggal mengalami nasib naas setelah melintasi Jln Raya Abepura – Entrop, tepatnya Tikungan Lebar Skyline Distrik Jayapura Selatan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sarmi, Anton Siga, mengatakan, CATMARK merupakan bagian dari upaya strategis Dishub untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengendara.
Tidak ada korban dalam kecelakaan lalu lintas ini. Namun 8 orang baik pengemudi maupun penumpang dari kedua kendaraan tersebut mengalami luka berat. Sedangkan 3 orang lainnya mengalami luka ringan.
Kepala Unit Bin Ops (KBO) Sat Lantas Polres Mimika, Ipda Rudolof Sormin, menerangkan bahwa berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan terjadi ketika sepeda motor yang dikendarai korban melaju melawan arah dari arah bundara
Akibat kecelakaan ini, 2 penumpang dari Xenia tewas di TKP yakni Ibu Kartini dan ibu Sumarni yang sedang hamil 4 bulan. Sedangkan 3 lainnya mengalami luka berat yakni Haji Ahang, Najalaila berumur 8 tahun dan Sopir trukk
Korban Almh. Fiyanita diketahui salah satu pegawai di Dinas Kesehatan Provinsi Papua. Saat kejadian korban hendak memasuki halaman kantor. Namun karena ada upacara, dirinya sempat berhenti sejenak. Tidak lama setelah itu
“Pengemudi truk diduga mengantuk dan kehilangan kendali kemudian naik ke trotoar sebelah kiri. Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Scoopy PA 4348 RU yang dikendarai korban hendak berbelok masuk ke Kantor Dinas Keseha
Akibat tabrakan keras tersebut, pengemudi Toyota Kijang bernama Falderio (28) tewas di lokasi akibat luka robek di bagian belakang kepala. Penumpang mobil lainnya, yaitu Raul (25), Marfin (24), Rina (26), Gilbert (32), d
Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota, AKP I Dewa Gede Ditya, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika sejumlah warga, termasuk pelaku berinisial DM alias Hengki, mendengar suara benturan keras di sekitar Jembatan Merah
Menurut Kapolsek Jayapura Selatan, AKP Beddu Rachman, insiden itu melibatkan sebuah mobil yang diduga dikemudikan dalam kondisi mabuk dan melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jembatan Merah menuju Pantai Cyberi.
Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Boby Pratama menerangkan, pengemudi roda empat tersebut diduga dalam pengaruh alkohol saat mengemudi. Hal ini dikarenakan adanya botol sisa minuman keras yang ditemukan di dalam mobil.
Kapolresta Jayapura Kota AKBP Fredrickus W.A. Maclarimboen, melalui Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota AKP Muh. Akbar, membenarkan kejadian nahas tersebut. Ia mengungkapkan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 20.40 WI
Untuk korban Patmawati mengalami luka lutut, kaki kanan retak dan lecet, dan tangan kanan luka lecet. Ia diketahui pekerjaan ASN di BNN Papua. Keduanya diketahui, ditabrak oleh David Fernando Sanoy (37) pengendara sepe
Berdasarkan data yang dihimpun Cenderawasih Pos, Crisna Widyarto diketahui dalam pengaruh Minuman alkohol (Miras) sehingga tidak dapat mengontrol laju mobil yang dikemudikannya. Pada kejadian tersebut dirinya tidak me
"Sesampainya di TKP, tepatnya di tikungan ex Tanjung Elmo, Asei Kecil, pengemudi mobil truck hilang kendali karena mengantuk, aehingga mobil trucuk canter, keluar badan jalan dan menabrak pondasi parit lalu terbalik,"
"Korban mengalami benturan kepala belakang, keluar darah dari hidung dan meninggal dunia. Dia (Korban) tidak menggunakan helm. Setelah diselidiki ternyata korban dalam pengaruh minuman beralkohol," jelas Akbar dalam kete
"Untuk menertibkan lalulintas dan mengurangi laka lantas di Kabupaten Jayapura, kami setiap hari melakukan pemeriksaan kendaraan (rasia) baik itu pagi, sore maupun malam," jelasnya.
Insiden tragis ini mengakibatkan dua orang pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian. Menurut keterangan saksi mata, AW menuturkan kecelakaan terjadi sekira pukul 9.58 WIT. Dimana kedua motor Vixion tersebut melaju dari arah berlawanan.
Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Boby Pratama mengatakan, mobil tersebut ditemukan saat kepolisian melakukan penanganan kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalan Yos Sudarso, depan Koramil kota Mimika.
Menurut Kanitlantas Polsek Abepura, Ipda Adit, dari tanggal 31 Maret sampai tanggal 7 April kemarin, jumlah kecelakaan berdasarkan pembuatan laporan polisi hanya ada satu LP saja. Dibanding tahun 2024 jumlah lapor
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kasat Lantas AKP Robertus Rengil menerangkan, Menurut keterangan saksi, mobil Daihatsu Xenia berwarna abu-abu metalik dengan nomor polisi DD 1893 KD dikemudikan oleh NP (21) Kendaraan tersebut melaju dari arah Abepura menuju Sentani.
Sepeda motor yang dikendarai seorang pria dengan seorang wanita sebagai penumpang ini kehilangan kendali saat tiba di pertigaan. Diduga karena tidak mengurangi kecepatan, motor tersebut menabrak trotoar dan terpental hingga melewati pagar pembatas Mess Satpom Lanud Manuhua Biak. Akibat benturan keras, kedua korban terlempar ke dalam area mess.
‘’Dugaan sementara karena laka tunggal. Kemarin dilakukan olah TKP oleh Satlantas. Tapi tadi pagi dilakukan olah TKP ulang dengan melibatkan Inafis dari Reskrim Polres Merauke. Jadi untuk sementara masih dalam penyelidikan,’’ tandas Kapolres
Pantauan Cenderawasih Pos, ratusan kendaraan yang sedang terparkir ini dalam kondisi rusak parah ada juga yang masih layak untuk dipakai. Kemungkinan yang mengalami rusak berat atau parah itu merupakan barang bukti tilang kecelakaan lalu lintas.
Kejadian ini dibenarkan oleh Kasatlantas Polresta Jayapura Kota melalui Wakapolsek Muara Tami AKP Muh. Anwar. Wakapolsek mengatakan kejadian itu terjadi tepatnya di dekat SD Negeri Holtekamp sekira pukul 06.50 WIT, namun Polsek Muara Tami mendapatkan informasi pada pukul 07.00 WIT.
Tepatnya di depan Ruko Sebelum Hotel Suni Hawai Sentani yang mengakibatkan pengemudi mobil Mengalami luka luka dan Mobil mengalami Kerusakan (Kerugian Material). Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay saat dikonfirmasi wartawan Cenderawasih Pos, terkait kejadian tersebut membenarkan.
Kanit Lantas Polsek Jayapura Selatan, Iptu Safrudin mengatakan bahwa kecelakaan yang terjadi Sabtu (7/12) siang kemarin, diduga karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor Honda Beat PA 5996 RJ saat mencoba melambung kendaraan di depannya.
Diduga akibat pengaruh minuman keras, keduanya tidak bisa mengendalikan laju kendaraan, sehingga tabrakan keras terjadi. IDY tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya, sehingga keluar jalur dan langsung menabrak korban hingga tewas terlindas di bawah kolong mobil. Dalam waktu hampir bersamaan juga mobil menyenggol Sepeda motor Honda Vario PA 3350 RI yang berada di belakang korban yang meninggal.
Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, AKP Muhammad Akbar membenarkan kejadian tersebut. Diungkapkan bahwa akibat kejadian tersebut dua orang anggota Brimob Polda Papua menjadi korban, satu diantaranya meninggal dunia dan satunya lagi masih dalam keadaan kritis.
Kapolsek Abepura, Kompol Komarul Huda, mengungkapkan laka maut ini terjadi dini hari kemarin, sekira pukul 01.00 WIT.. Peristiwa ini berawal saat korban melaju dari dari arah Waena tujuan Abepura dalam pengaruh miras.
Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, AKP Muhammad Akbar, mengatakan kejadian tersebut bermula saat Truk Mitsubishi colt diesel PA 8976 AN datang dari arah turunan Sekolah Kalam Kudus tujuan Kota Jayapura, remnya blong sehingga sopir hilang kendali.
“Jadi benar telah terjadi kecelakaan di Sp2, Jalan Cenderawasih tepatnya di depan Meubel Galonta antara mobil R6 dengan pejalan kaki. Korban meninggal di tempat kejadian perkara (TKP),” kata AKP Boby melalui sambungan telepon.
Namun di saat yang bersamaan Theo Aliknoe datang menggunakan sepeda motor Honda CRF PA 4846 RR, dari Arah Kamkey menuju Tanah Hitam dengan kecepatan tinggi, dan dalam pengaruh minuman beralkohol. Karena jarak yang berdekatan sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Kapolsek Jayapura Selatan (Japsel) AKP Beddu Rachman membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pasca kejadian kedua korban telah dilarikan ke RS Angkatan Laut, untuk mendapat perawatan medis.
Dijelaskan, Kasat Lantas Polresta Jayapura AKP Baharudin Buton, setiap tahun jumlah kendaraan di Kabupaten Jayapura terus mengalami peningkatan baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.
Menurut keterangan Kapolsek Abepura, Kompol Komarul Huda, peristiwa kecelakaan tunggal itu bermula korban bernama E. Sepinus B. Deal bersama teman boncengannya almarhum Dipitung Yevince Mallo datang dari arah jalur alternatif menuju Furia Kotaraja menggunakan sepeda motor honda beat warna biru.
Kecelakaan beruntun ini, menyebabkan 1 orang tewas di tempat yakni sepeda motor Honda CRF bernama Yoseph Ndiken. Sedangkan yang mengalami berat Gabrriella Ndiken (8), anak dari Yoseph Ndiken yang saat itu dibonceng orang tuanya. Sedangkan luka ringan pengendara sepeda motor Yamaha Vega Cleif Glen Maike. Sementara pengemudi mobil tidak mengalami luka.
Dijelaskan, Kapolres Jayapura, awalnya anggotanya mau berangkat kerja menuju Polres Jayapura pada pagi hari menggunakan kendaraan sepeda motor Honda Beat Street Nomor Polisi PA 2344 JT dan ia informasinya tinggal di sekitaran Waena, Kota Jayapura, namun saat perjalanan menuju Polres Jayapura sesampainya di batas Kota Jayapura dan Sentani
Dijelaskan, identitas Pengemudi Mobil Mitsubishi XPander warna hitam DS 1787 RH an. Brusli Karafir, laki - laki (32/L), dengan kronologis kejadian menurut keterangan saksi - saksi awalnya Mobil Mitsubishi XPander warna hitam DS 1787 RH yang dikemudikan oleh Saudara Brusli Karafir melaju dari arah Sentani menuju kearah Kemiri dengan kondisi mengantuk.
Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Baharuddin Buton, S.H., menyampaikan, korban mengalami cedera kepala berat, luka lecet di pelipis dan wajah kanan, pendarahan dari hidung, mulut, serta telinga dan benturan keras di beberapa bagian tubuh. Korban dinyatakan meninggal dunia saat tiba di RS Yowari.
Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota, AKP Muhammad Akbar, S.Sos, mengatakan kejadian tersebut berawal saat korban yang dalam pengaruh minuman keras ini terbaring di tengah jalan, kemudian ada kendaraan roda empat yang datang dari arah Koya menuju Jembatan Merah dengan kecepatan tinggi.
Akibat dari kejadian tersebut pengendara Sepeda motor Yamaha Vixion PA 3107 RB Meninggal Dunia di TKP, sedangkan pengendara Sepeda motor Honda Beat Street PA 5072 BA dibawa ke RSUD Ramela Koya Barat guna mendapatkan perawatan medis.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., Melalui Kasat Lantas AKP Baharuddin Buton, S.H menjelaskan, menurut keterangan saksi dan rekaman CCTV, sepeda motor Honda Beat yang datang dari arah Kemiri menuju Hawai kehilangan kendali dan menabrak Honda Vario yang saat itu keluar dari Bengkel Pangkep Indah. Akibat tabrakan tersebut, kedua pengendara jatuh dan mengalami luka-luka.
Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda CRF warna hitam dengan cutting sticker hijau berplat nomor PA 5264 RS dan sebuah truk tangki air warna kuning dengan nomor polisi PA 8980 JA, yang mengakibatkan dua orang terluka dan kerugian material.
Kapolres Biak Numfor, melalui Kasat Lantas Iptu Adhitya Rizki R. Dikav, SIK membenarkan kejadian tersebut. Kejadian Laka Tunggal itu diakibatkan pengendara sepeda motor dibawah pengaruh minuman keras.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke yang menerima laporan terkait dengan kejadian ini langsung merespon dengan menurunkan 2 alut air yakni Rigid Inflatable Boat dan sebuah speed boat untuk menuju ke lokasi kejadian guna melakukan pencarian korban.
Berdasarkan keterangan tetangga, Adrian (39) mengatakan, korban saat itu hendak menjemput sang ibu setelah mengikuti apel upacara HUT RI ke-79 di stadion Mandala, kelurahan Imbi Jayapura Utara kota Jayapura.
Walaupun ia tidak mengalami luka berat, namun kondisi mobil yang dia kendarai rusaknya cukup parah, karena bodi samping dan depan mobil hancur dan ringsek, karena menabrak tebing, terbalik hingga terjepit di tiang Telkom.
Dijelaskan, untuk korban meninggal dunia di tahun 2023 sebanyak 1 orang, untuk di tahun 2024 sampai saat ini juga memiliki 1 kasus meninggal dunia, sehingga di tahun 2024 ini tidak mengalami peningkatan dalam hal jumlah, sama dengan tahun lalu.
AKP Matheus menyebutkan, truk tersebut mengangkut sebanyak 16 ton Avtur dari arah Poumako menuju kota Timika, Rabu, 17 Juli 2024 pagi. Saat tiba di lokasi kejadian, truk tersebut terbalik usai menghindari satu unit pick up yang melaju kencang dari arah berlawanan.
Yang menjadi sasaran dalam operasi ini kendaraan roda dua maupun roda empat dengan tujuan untuk menanggulangi pelanggaran kasat mata seperti penggunaan helm, pengendara di bawah umur, penggunaan handphone saat berkendara, penggunaan knalpot brong, dan pengaruh minuman keras saat berkendara.
Korban sempat terpelanting lebih dulu sebelum dinyatakan meninggal. Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota Kompol Dian Novita Pietersz menjelaskan bahwa kasus laka lantas ini terjadi antara SPM Yamaha Mio PA 6257 QA dengan mobil Strada Triton PA 8266 AD yang akhirnya Teko meninggal dunia di tempat kejadian.
Angka kecelakaan lalu lintas di Papua juga cukup tinggi. Pada tahun 2022 hingga akhir Juni 2024 terdapat sediktnya 1.758 korban yang meninggal di jalan raya, dipengaruhi oleh berbagai faktor-faktor tadi.
Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay melalui Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Baharudin Buton membenarkan peristiwa Laka tunggal tersebut. Korbannya hanya supir inisial KPR yang mengalami luka di kepala dan telah dilarikan ke RS Dian Harapan untuk diberikan pertolongan.
Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Darwis membenarkan, saat itu, sepeda motor merek Honda CRF warna merah hitam tanpa TNKB yang dikendarai Briptu Paulinus menabrak median jalan.
Pertikaian yang diduga dipicu kasus Laka Lantas tersebut menyebabkan 2 orang meninggal dunia dan 5 orang lainnya mengalami luka-luka pada hari pertama kemarin akibat saling serang menggunakan alat tajam, batu serta alat perang tradisional, sampai saat ini jumlah korban belum bisa teridentifikasi dengan baik karena warga yang luka lebih memilih dirawat oleh keluarga tanpa harus ke RSUD Wamena.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK melalui Kasi Humas AKP Ahmad Nurung, SH membenarkan laporan tabrakan pejalan kaki tersebut. Kronologi kejadiannya, kata Kasi Humas berawal saat pengendara sepeda motor Yamaha Yupiter Slamet Riyadi melaju dari selatan ke utara di Jl. Raya Mandala Muli. Sesampainya di depan Toko Senyum 5000 berbenturan dengan pejalan Kaki atas nama Anthon Menanti yang pada saat itu hendak menyeberang jalan.
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen melalui Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Baharudin Buton saat diwawancarai wartawan Cenderawasih Pos membenarkan, telah terjadi laka lantas seperti yang disebutkan di atas, dimana saat itu kendaraan truk melindas kepala korban hingga meninggal dunia di tempat.
Laka Tunggal tersebut, menyebabkan pengemudi bernama Agus Heri Nasikin (56) tewas lantaran mengalami benturan di kepala dan luka dibagian belakang kepala. Sementara Titin Kartini (52) yang menjadi penumpang mengalami luka berat lantaran mengalami benjolan dan luka di pelipis kiri.
Tabrakan ini berawal saat salah satu pengendara berinisial LR yang dalam keadaan dipengaruhi minuman keras, hilang kendali dan menabrak pengendara lain dari arah berlawanan dan akhirnya tewas.
Kronologi kejadiannya, ungkap KBO Iptu Purwantoro, kejadian bermula saat sepeda motor Yamaha M3 tanpa TNKB yang dikendarai oleh korban yang dalam pengaruh minuman beralkohol melaju dari arah Selatan ke Utara atau dari arah Blorep menuju Kelapa Lima Kondap Merauke.
Sesampainya di Perumahan Angkatan Laut menabrak bagian belakang sebelah kanan dari mobil truck Mitsubhisi Canter Pol PA 9898 GC yang pada saat itu sedang parkir diatas badan jalan. Akibat dari kecelakaan lalu lintas itu, pengendara sepeda motor terjatuh di atas badan jalan serta mengalami luka-luka dan meninggal dunia di TKP.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK, melalui Kasat Lantas AKP Novi Gultom, SIK membenarkan kecelakaan antara Truk Fuso dan Sepeda Motor yang menyebabkan pengendara motor meninggal dunia.
Operasi Keselamatan Cartenz 2024 kali ini dilaksanakan dalam bentuk Operasi Kepolisian Terpusat sebagai bagian dari program aksi keselamatan jalan yang melibatkan lembaga terkait. Dan operasi ini diharapkan dapat mendorong tercapainya sasaran yang melibatkan segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata di jalan raya.
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Lantas Iptu Toni Alua saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus Laka tunggal dimana pengendara sepeda motor Yamaha Vixion dengan No Pol DA 3636 IP warna hitam menabrak gundukan pasir di pinggir jalan yang ada di dekat Puskesmas Kampung Milima, Distrik Usilimo.
Soeparmanto mengatakan laka maut tersebut memberikan warning bagi pengguna jalan yang lain, berkendara wajib menggunakan helm, serta patuh dengan aturan lalu lintas, sehingga tidak berdampak fatal, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.
Kapolsek Abepura. AKP. Soeparmanto mengatakan kejadian itu berawal sepeda motor (SPM) honda beat streat dengan nomor polisi PA 3269 QE, yang dikendarai korban dengan membawa 3 orang penumpang, datang dari arah Entrop menuju Tanah Hitam, Distrik Abepura, setibanya di TKP sepeda motor yang dikendarai korban tersebut mencoba melambung truk molen melalui lajur kanan, atau mendekati garis batas lalu lintas.
Operasi Keselamatan Cartenz 2024 yang dicanangkan mulai 4 Maret 2024 terfokus pada bagaimana angka kecelakaan lalu lintas bisa berkurang. Dari data yang dipublis Mabes Polri disampaikan bahwa dalam setiap jam, bisa 3 hingga 4 orang yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.
Bermula mobil Toyota Rush PA 1474 DT yang dikendarai AM dari arah ring road menuju pasar Otonom, dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di tempat kejadian, AM yang ketika itu berkendara dalam keadaan pengaruh minuman keras (Miras) tampaknya hilang kendali, sehingga menabrak pengendara sepeda motor CB150 dan Honda CRF. Akibatnya kedua pengendara sepeda motor tersebut meninggal dunia.
Benturan hebat membuat remaja tersebut mengalami luka serius di bagian dada maupun kepala. Iapun meregang nyawa usai dibawa ke rumah sakit. Terkait ini Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota Kompol Dian Novita Pietersz menjelaskan bahwa kejadian tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang terjadi di Jl. SPG - Taruna Bakti Waena.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus Laka tunggal di Distrik Pyramid. Saat ini para korban kecelakaan telah dievakuasi ke RSUD Wamena untuk mendapatkan perawatan medis.
Saat itu sopir Daihatsu Ayla dengan nomor polisi PA 1571 RI dibawa oleh YW (48) dengan seorang penumpang berinisial AA (18). Diketahui YW ketika itu mengemudi dalam keadaan dipengaruhi minuman keras.
Soeparmanto menambahkan setelah diperiksa pihak Rumah Sakit Abepura, Jenazah Korban langsung dikembalikan ke pihak keluarga. “Pasca kejadian pihak keluarga langsung mendatangi rumah sakit, dan membawa pulang jenazah," bebernya.
Kapolsek Jayapura Selatan, AKP Frets Lamahan membenarkan adanya dua kecelakaan lalulintas yang terjadi di dua lokasi yang berbeda. "Kecelakaan pertama terjadi di dekat dealer Suzuki Entrop dimana mobil menabrak petugas kebersihan, yang kedua antara sepeda motor," ungkap Frets Lamahan.
“Korban pengemudi mobil starwagon warna putih menabrak sepeda motor Vixion yang dikendarai dua orang pemuda sehingga mengakibatkan mobil menabrak pagar rumah dan sepeda motor masuk ke parit dengan roda depan patah.”ungkapnya di Wamena.
Dan lagi-lagi diakibatkan karena diduga pengendara motor dalam keadaan dipengaruhi minuman keras. Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon melalui Kasi Humas Iptu Muh. Anwar saat dikonfirmasi menerangkan bahwa 1 Januari kemarin ada dua kecelakaan yang berujung tewasnya dua pengendara.
Terkait kejadian kecelakaan ini Kapolres memberi atensi khusus, dimana ia meminta anggotanya untuk melakukan patroli lebih intens guna memastikan minuman keras tidak menjadi biang terjadinya kecelakaan.
Selain itu, ada 456 orang mengalami luka berat dan 1.273 luka ringan. Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Victor Mackbon didampingi Wakapolresta AKBP Deni Herdiana dalam giat refleksi akhir tahun 2023 di Aula Mapolresta Jayapura Kota, Jumat (22/12) siang.
Kasus laka maut ini kini ditangani unit Lakalantas Polsek Muara Tami yang mengakibatkan pengendara motor meninggal dunia dan penumpangnya alami luka berat. Kejadian laka maut tersebut terjadi di KM.13 Jalan Holtekamp Distrik Muara Tami pada Rabu (20/12) malam.
Ia melajukan SPM Honda Beat Street nomor polisi PA 2737 RK dengan kecepat tinggi hingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya kemudian menabrak satu unit mobil dump truck Mitsubishi nomor polisi PA 8658 AG yang diparkir di sebelah kiri jalan. Sopir truk bernama Agus (36) memilih berhenti dan parkir karena alami ban pecah.
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., M.H melalui Kapolsek Sentani Barat Ipda Ahmad Erfan Muharya, SH., MH menjelaskan, Anggota Polsek Sentani Barat menerima laporan darurat dari masyarakat mengenai kecelakaan lalu lintas di turunan jalan baru TPA Waibron.
Kapolsek Muting menjelaskan laka kerja tersebut terjadi karena lalainya mengakibatkan orang meninggal dunia yang terjadi Pada hari Senin 11 Desember 2023 sekitar pukul 17.00 Wit di areal PT. Berkat Cipta Abadi Blok VI Jalur 6/4 Distrik Ulilin Merauke
Namun untungnya setelah dicek ternyata sopir hanya mengalami luka – luka dan saat itu juga langsung dilarikan ke rumah sakit. Kejadian ini terjadi pada Rabu (13/12) sekira pukul 08:45 WIT di Jl Buper Waena.
Kapolsek Muting menjelaskan laka kerja tersebut terjadi karena lalainya mengakibatkan orang meninggal dunia yang terjadi Pada hari Senin 11 Desember 2023 sekira pukul 17.00 Wit di areal PT. Berkat Cipta Abadi Blok VI Jalur 6/4 Distrik Ulilin Merauke