​Ambil Langkah Preventif Untuk Selamatkan Satwa Langka

   Tidak hanya berfokus pada masyarakat dewasa, BBKSDA Papua juga memperluas jangkauan edukasi ke sektor pendidikan. Agenda penyuluhan perlindungan satwa endemik secara rutin diselipkan dalam setiap kegiatan dinas lapangan, mulai dari patroli pengawasan (controlling), program pemberdayaan masyarakat lokal, hingga kunjungan khusus ke sekolah-sekolah di berbagai jenjang pendidikan.

  Upaya masuk ke satuan pendidikan ini dinilai sangat strategis untuk menanamkan pemahaman ekologis dan kesadaran hukum sejak dini. Melalui edukasi di sekolah, para siswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang memahami pentingnya menjaga keanekaragaman hayati Papua, serta tidak tergiur untuk terlibat dalam aktivitas perburuan maupun perdagangan satwa liar yang dilindungi undang-undang.

Baca Juga :  Bupati Catue Ingatkan ASN Bijak bermedsos

  Selain pendekatan tatap muka, BBKSDA Papua mengoptimalkan saluran media sosial resmi mereka untuk melakukan kampanye edukasi publik secara terus-menerus. Saluran digital ini dimanfaatkan sebagai sarana menginformasikan jenis-jenis satwa yang dilindungi, regulasi dan ancaman pidananya, serta mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan indikasi kejahatan terhadap satwa liar. (jim/tri)

  

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

   Tidak hanya berfokus pada masyarakat dewasa, BBKSDA Papua juga memperluas jangkauan edukasi ke sektor pendidikan. Agenda penyuluhan perlindungan satwa endemik secara rutin diselipkan dalam setiap kegiatan dinas lapangan, mulai dari patroli pengawasan (controlling), program pemberdayaan masyarakat lokal, hingga kunjungan khusus ke sekolah-sekolah di berbagai jenjang pendidikan.

  Upaya masuk ke satuan pendidikan ini dinilai sangat strategis untuk menanamkan pemahaman ekologis dan kesadaran hukum sejak dini. Melalui edukasi di sekolah, para siswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang memahami pentingnya menjaga keanekaragaman hayati Papua, serta tidak tergiur untuk terlibat dalam aktivitas perburuan maupun perdagangan satwa liar yang dilindungi undang-undang.

Baca Juga :  Produksi Sampah Kota Jayapura Capai 240 Ton/Hari

  Selain pendekatan tatap muka, BBKSDA Papua mengoptimalkan saluran media sosial resmi mereka untuk melakukan kampanye edukasi publik secara terus-menerus. Saluran digital ini dimanfaatkan sebagai sarana menginformasikan jenis-jenis satwa yang dilindungi, regulasi dan ancaman pidananya, serta mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan indikasi kejahatan terhadap satwa liar. (jim/tri)

  

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya