Lokasi yang tengah dilakukan pembangunan berada di Jl Pantai Hamadi yang bersebelahan dengan lokasi sengketa di tahun 2023 lalu. Ketika itu di tahun 2023 BBKSDA bersengketa dengan pemodal yang mengklaim menguasai lokasi
Plt Kepala Karantina Papua, Krisna Dwiharniati menjelaskan, petugas berhasil mengamankan 25 ekor burung langka dalam kondisi hidup. Satwa endemik yang diselamatkan terdiri atas 21 ekor Nuri Kabare (Kasturi Raja), dua eko
"Patroli bersama ini adalah langkah konkret kami dalam mengawal Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019, terutama di tengah meningkatnya arus pengiriman barang selama periode Natal dan Tahun Baru. Dalam pemeriksaan, tim menemu
Dalam aksi reflektif yang digelar di Wamena, DPD I KNPI Papua Pegunungan, Pemuda Adat Papua Pegunungan, dan OKP Cipayung menyerahkan pernyataan sikap, rekomendasi, dan draf usulan Raperdasus tentang Perlindungan Satwa En
Yang dilakukan BBKSDA dengan cara membakar dianggap salah dan itupun diakui oleh pihak BBKSDA. Alhasil sasaran tembak semua ditujukan ke gedung berwarna hijau di Kotaraja tersebut. Bahkan Menteri Kehutanan, Raja Juli har
“Ke depan, saya minta MRP, Ondoafi, Ondofolo, serta tokoh masyarakat adat, kalau itu berkaitan dengan budaya Papua, mari kita proteksi melalui regulasi Perdasi maupun Perdasus, sehingga siapapun, termasuk pemerintah daer
Terkait rencana ini Ondoafi Warke, George Awi mengaku tak setuju jika mahasiswa melakukan demo yang berkaitan dengan pembakaran Mahkota Cenderawasih. Ia tak mau sesuatu yang harus dihormati dan diselesaikan secara bermar
"Ke depan, saya minta MRP duduk bersama masyarakat adat membahas tatanan adat yang dituangkan dalam suatu aturan. siapa pun yang datang di tanah Papua, termasuk aparatur pemerintah yang di bawahnya harus menghormati buda
Dalam keterangan perwakilan Masyarakat adat Tabi-Saereri, Ismael Mebri mengatakan hal ini dilakukan oleh pihaknya sebagai bentuk keperihatinan pihaknya terhadap situasi dan kondisi yang terjadi belakangan ini ditengah ma
“Burung cenderawasih adalah simbol kehormatan masyarakat Papua, saya sangat memahami adanya kekecewaan di masyarakat. Namun kami berharap masyarakat tidak terprovokasi dan menyikapi peristiwa ini secara arif,” kata Yohan
Mahkota yang dianggap sakral karena hanya boleh digunakan oleh seorang ondoafi sebagai tanda kebesarannya itu dimusnahkan dengan cara dibakar. Ini yang diprotes warga. "Ini sudah kelewatan, kenapa harus dibakar? Itu dipa
Kepala BKSDA Papua Santoso Silaban menyebutkan bahwa pemusnahan tersebut dilakukan pihaknya dari hasil patroli selama kurang lebih tiga hari lamanya yakni dari, 15-17 Oktober 2025 di Kota/Kabupaten Jayapura, dan Kabupate
“Patroli ini dilakukan untuk menindaklanjuti peredaran TSL ilegal, yang sering kali terjadi di titik-titik krusial seperti bandara, pelabuhan, perbatasan dan sebagainya.” ungkap Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam P
Karena itu masyarakatnya dengan tegas menolak keberadaan tambang tersebut di lakukan di kawasan Cycloop. Aksi demonstrasi pun telah dilakukan masyarakat setempat dan mahasiswa Kantor Bupati Jayapura. Dengan tujuan Pemeri
Kepala Bagian Tata Usaha BKSDA Amin Suprajitno mengatakan bahwa lokasi yang ditimbun oleh sekelompok masyarakat itu merupakan lokasi yang telah dijual oleh salah seorang yang berinisial LD, yang mengaku pemilik hak Ulayat kepada LW.
Kepala KSDA Bidang Wilayah I Merauke melalui Kepala Pokja Tehnis KSDA Bidang Wilayah I Merauke Teguh Mujiarto, ketika ditemui Cenderawasih Pos di kantornya, mengungkapkan bahwa rusa bukan satwa asli dari Merauke. Tapi rusa dibawa oleh penjajah Belanda dari NTT ke Merauke.
Jarak kandang transit dengan pusat Kota Jayapura berkisar 15 Km. Jika ditempuh dengan kendaraan bisa memakan waktu 24 menit untuk sampai dilokasi. Adapun kandang transit itu berfungsi menampung merawat tumbuhan dan satwa yang diperoleh dari warga sebagai bentuk sitaan atau penyerahan secara sukarela maupun temuan hasil rescue tim BBKSDA.
Ini tak lepas dari laporan warga yang menyebut di dalam lokasi proyek ini ada kandang dari teralis besi yang berisi satwa endemic Papua dan berstatus dilindungi. Saat itu juga petugas dari Gakkum dan BBKSDA mendatangi lokasi dan mempertanyakan keberadaan satwa tersebut.