Ojol Jayapura Galang Dana Untuk Korban Kebakaran 

​JAYAPURA – Musibah kebakaran hebat yang melanda permukiman padat penduduk di kawasan Dok V, Kecamatan Jayapura Utara, pada Senin (31/8) lalu menorehkan duka mendalam sekaligus memantik kepedulian dari berbagai lapisan masyarakat.

   Di tengah masa sulit ini, gelombang empati ditunjukkan secara nyata oleh para pengemudi ojek online (Ojol) yang tergabung dalam Komunitas Pejuang Receh Jayapura (PRJ) melalui aksi penggalangan dana secara masif di titik-titik strategis kota.

  Jika biasanya para pejuang jalanan ini menghabiskan waktu dengan mondar-mandir menjemput orderan dan melayani pelanggan, suasana berbeda terlihat sejak siang hingga menjelang sore hari. Puluhan anggota PRJ tampak berkumpul dan memadati kawasan lalu lintas sekitar lampu merah Lingkaran Abepura sembari menyodorkan kotak donasi kepada setiap pengendara yang melintas.

Baca Juga :  Konferensi HIV AIDS di Kota Jayapura Akan Dihadiri 2000 Peserta

   “Kami sengaja meluangkan waktu dan menepi sejenak dari aktivitas mencari nafkah rutin karena memanggil jiwa kemanusiaan jauh lebih penting dalam situasi mendesak seperti saat ini,” kata Arjuna Lamongan, Pendiri PRJ sekaligus Koordinator lapangan pengalangan dana di Abepura, Kamis (3/9).

   Langkah turun ke jalan ini bukanlah respons tanpa alasan. Sebelumnya, beberapa perwakilan dari komunitas PRJ telah mendatangi langsung lokasi bencana untuk meninjau keadaan dan menyerahkan bantuan awal secara mandiri, sehingga mereka menyaksikan sendiri betapa besarnya dampak musibah tersebut terhadap kehidupan para warga terdampak.

​JAYAPURA – Musibah kebakaran hebat yang melanda permukiman padat penduduk di kawasan Dok V, Kecamatan Jayapura Utara, pada Senin (31/8) lalu menorehkan duka mendalam sekaligus memantik kepedulian dari berbagai lapisan masyarakat.

   Di tengah masa sulit ini, gelombang empati ditunjukkan secara nyata oleh para pengemudi ojek online (Ojol) yang tergabung dalam Komunitas Pejuang Receh Jayapura (PRJ) melalui aksi penggalangan dana secara masif di titik-titik strategis kota.

  Jika biasanya para pejuang jalanan ini menghabiskan waktu dengan mondar-mandir menjemput orderan dan melayani pelanggan, suasana berbeda terlihat sejak siang hingga menjelang sore hari. Puluhan anggota PRJ tampak berkumpul dan memadati kawasan lalu lintas sekitar lampu merah Lingkaran Abepura sembari menyodorkan kotak donasi kepada setiap pengendara yang melintas.

Baca Juga :  Jalan Bergelombang Disebabkan Kondisi Bebatuan

   “Kami sengaja meluangkan waktu dan menepi sejenak dari aktivitas mencari nafkah rutin karena memanggil jiwa kemanusiaan jauh lebih penting dalam situasi mendesak seperti saat ini,” kata Arjuna Lamongan, Pendiri PRJ sekaligus Koordinator lapangan pengalangan dana di Abepura, Kamis (3/9).

   Langkah turun ke jalan ini bukanlah respons tanpa alasan. Sebelumnya, beberapa perwakilan dari komunitas PRJ telah mendatangi langsung lokasi bencana untuk meninjau keadaan dan menyerahkan bantuan awal secara mandiri, sehingga mereka menyaksikan sendiri betapa besarnya dampak musibah tersebut terhadap kehidupan para warga terdampak.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya