Senada dengan DPRK, Wali Kota Jayapura Dr. Abisai Rollo meminta agar kawasan yang terdampak kebakaran ditata kembali secara baik dan terencana. Salah satu persoalan yang perlu segera dibenahi adalah akses jalan lingkungan.
Ia menilai jalan yang sempit dan padat jadi kendala bagi petugas pemadam kebakaran ketika harus menjangkau titik api. “Kalau terjadi musibah seperti kebakaran, akses harus diperhatikan. Jangan sampai kondisi lingkungan justru menyulitkan petugas pemadam kebakaran untuk masuk dan melakukan pemadaman,” demikian penekanan Wali Kota saat meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Mandala, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, evaluasi tidak boleh hanya dilakukan di lokasi kebakaran. Pemerintah juga perlu memetakan kawasan lain di Kota Jayapura yang memiliki kepadatan permukiman tinggi dan berpotensi mengalami persoalan serupa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Jayapura, Stefanus Ireeuw, mengakui pihaknya masih menghadapi sejumlah keterbatasan dalam penanganan kebakaran. Salah satu persoalan utama adalah keterbatasan dan kebutuhan peningkatan armada pemadam kebakaran agar dapat bekerja lebih optimal di lapangan.
“PR kita ke depan selain armada yang ada, Damkar juga membutuhkan penambahan armada dari sisi perairan,” jelasnya.
Menurut Stefanus, dalam penanganan kebakaran Mandala, Damkar telah berupaya semaksimal mungkin bersama berbagai unsur, termasuk TNI dan Polri. Namun, kondisi lingkungan dan keterbatasan sarana menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Senada dengan DPRK, Wali Kota Jayapura Dr. Abisai Rollo meminta agar kawasan yang terdampak kebakaran ditata kembali secara baik dan terencana. Salah satu persoalan yang perlu segera dibenahi adalah akses jalan lingkungan.
Ia menilai jalan yang sempit dan padat jadi kendala bagi petugas pemadam kebakaran ketika harus menjangkau titik api. “Kalau terjadi musibah seperti kebakaran, akses harus diperhatikan. Jangan sampai kondisi lingkungan justru menyulitkan petugas pemadam kebakaran untuk masuk dan melakukan pemadaman,” demikian penekanan Wali Kota saat meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Mandala, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, evaluasi tidak boleh hanya dilakukan di lokasi kebakaran. Pemerintah juga perlu memetakan kawasan lain di Kota Jayapura yang memiliki kepadatan permukiman tinggi dan berpotensi mengalami persoalan serupa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Jayapura, Stefanus Ireeuw, mengakui pihaknya masih menghadapi sejumlah keterbatasan dalam penanganan kebakaran. Salah satu persoalan utama adalah keterbatasan dan kebutuhan peningkatan armada pemadam kebakaran agar dapat bekerja lebih optimal di lapangan.
“PR kita ke depan selain armada yang ada, Damkar juga membutuhkan penambahan armada dari sisi perairan,” jelasnya.
Menurut Stefanus, dalam penanganan kebakaran Mandala, Damkar telah berupaya semaksimal mungkin bersama berbagai unsur, termasuk TNI dan Polri. Namun, kondisi lingkungan dan keterbatasan sarana menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q