JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, mendorong pengembangan sektor pariwisata di Kota Jayapura dilakukan secara terarah, terpadu dan berkelanjutan agar mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal itu disampaikan Abisai Rollo saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPDA) Kota Jayapura Tahun 2026–2041, di Hotel Horizon Kotaraja, Selasa (1/9).
Menurutnya, pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat identitas dan karakter daerah.
“Pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat identitas dan karakter sebuah daerah,” ujar Abisai.
Ia mengatakan, Kota Jayapura memiliki potensi pariwisata yang sangat besar, mulai dari kawasan pesisir dan laut, teluk, pantai, perbukitan, hutan hingga berbagai panorama alam yang memiliki daya tarik bagi wisatawan.
Selain kekayaan alam, lanjutnya, Kota Jayapura juga memiliki kekayaan budaya, adat istiadat, seni, kuliner, tradisi, sejarah serta kehidupan masyarakat yang menjadi bagian penting dari identitas Papua.
“Semua potensi tersebut merupakan aset pembangunan yang harus kita kelola secara baik, terencana dan terwujud sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.